Kala Senja Di Kota Kecil

Kala Senja Di Kota Kecil
Episode 47


__ADS_3

Tuk.. tuk... tuk ..tuk..!


Bunyi langkah sepatu miss Erna begitu penuh irama, Dan semua yang di kelas otomatis menoleh ke sumber bunyi.


Miss Erna adalah Dosen bahasa Inggris.


Beliau berwajah cantik dan selalu menghias wajahnya dengan senyum.


Bilqis maupun Dhea sangatlah antusias mengikuti kelas perdana.


Mk pertama dan ke dua adalah bahasa Inggris.


Dan miss menyampaikan materi dengan bahasa


Yang sederhana sangat membantu dan mudah di Pahaminya.


Dhea rasa semester satu nggak jauh beda dengan materi SMA. karena masih dasar.


Semester awal kuliah belumlah padat.


Pulang kuliah Bilqis, dan Reynata mengajak Dhea untuk menjelajah kampus.


Dan akhirnya ketiganya memilih pergi ke perpus.


Setelah sudah menemukan buku yang mereka cari. ketiganya menuju Masjid kampus.


Untuk sholat ," Walahhhhh..."


"Kenapa ada orang Aneh itu lagii..??


Yaa iyalah Umar kan satu kampus dengannya.


Dhea cuma mengalihkan pandangannya pura-pura tak melihat .


Setelah selesai sholat Reynata dan Bilqis mengajak Dhea ke kantin.


Ketiganya berjalan berjejer.


Tiba-tiba... "Awasssss ada air PANAS.."


Spontan kami pun berebut menepi.


Dan "Ha ha ha.." Duchhh tiga Bocil ...


kalau jalan jangan menuhin jalan.!!


Mang ini jalan nenek moyang kalian??


"Umar terus cengegesan".


Mentertawakan Ekspresi ke tiga adik tingkatnya.


Dan tangannya menarik pelan tangan Dhea.


Tanpa mempedulikan pelototan mata Dhea.


Tanda protesnya.


"Okeee... man teman kakak Umar yang ganteng


Pinjam Dhea dulu yaaaa...!!


Kata Umar pada ke dua teman Dhea.

__ADS_1


Nampak Bilqis dan Reynata mengacungkan


Jempol tanda setuju.


"Aduhhhh... kakak..!!


Pelan-pelan donk jalannya kata Dhea kesel.


Oke adik kecil..!!


kakak lupa kalau kamu langkahnya nggak sepanjang langkah kakak.


lalu Umar memperlambat langkahnya.


"Dhe.. kamu dah makan belum??


"Emmm udah kak.!


Padahal belum, malessss banget makan sama


Kak Umar batin Dhea .


"Kalau gituuuuu... temanin kakak makan ya.!


Tangan Umar menarik tangan Dhea .


"Maaf kak.., aku banyak tugas..!


Sepertinya aku pulang duluan.


Kata Dhea sambil melangkah meninggalkan Umar. "Okee hati-hati yaaa..."


Kata Umar dengan hatk kecewa.


Orang aneh itu. padahal aku lapar..


Tapi biarlah ku tahan laparku untuk sementara.


Kira-kira orang aneh itu masuk kamarnya.


Aku baru beli makan.


Kenapa Kak Umar tempat kostnya bersebrangan


Dengan tempat kost Dhea.


walaupun bersebrangan tetapi masih satu komplek. Dan pemiliknya masih orang yang sama ibu Euis.


Sesampai di kamar Dhea memilih langsung


merebahkan badannya di kasur.


Dengan menahan perut lapar.


"Hal yang Dhea benci ketika dalam kesendiriannya..


Wajah Anajib selalu datang menyapa.


" DAN " Dhea harus melupakannya!!


Namun Dhea tak bisa melupakannya.


Maafkan Dhea pak Ustad..

__ADS_1


Bisik hati Dhea , Yang selalu tersiksa akan rindunya.


***


Anajib tak jauh berbeda setiap senja Dia selalu


Berharap Dhea hadir dalam kajian bersama Siti dan Aminah.


Namun harapnya hanya sia -sia.


Padasan tetaplah sama...


Yang berbeda "kamu tak pernah ada di sini di setiap senjanya".


Posisi Anajib berada pada posisi Dhea kala Anajib pergi untuk mondok.


Tak berbeda Kala Dhea selalu merindukannya


Setiap senjanya.


Kini Anajib merasakan apa yang dulu Dhea rasa.


Sepulang dari sholat jamaah dan kajian.


Anajib selalu mengunci diri di kamar.


Ketika bapak dan ibunya bertanya dia berdalih Tugas kuliah yang numpuk.


saat ini Anajib membuka bukunya.


Dan mulai dia tumpahkan "RINDUNYA"


Hari-hari terus berlalu..


Namun tak pernah ku jumpai dirimu..


Senja pun masih setia menemaniku.


Bersama rindu yang terus membuat ku.


Hanyut bersama kenangan bersamamu.


Aku selalu mencarimu...


Tetapi semua tak ada yang tau.


Dhe...


Andai aku senja yang selalu kita rindu bersama.


Namun kamu berada diufuk yang berbeda.


walaupun kita berada di langit yang sama..


Tetapi kita tak pernah berjumpa...


Aku merindukanmu..


Lalu Anajib pun menutup bukunya.


Dan Ia memandang Photo kebersamaannya bersama Dhea.


Dia berharap Tuhan mempertemukan dalam mimpinya.

__ADS_1


***


__ADS_2