Kala Senja Di Kota Kecil

Kala Senja Di Kota Kecil
Episode 92 Tentang Rasa Ini


__ADS_3

"Kalau boleh aku jujur.


Sejujurnya ingin aku seperti Syifa yang bisa memelukmu,bermanja denganmu."


Dhea masih tidak percaya yang menerobos masuk kamarnya adalah mas bojonya.


"Mungkin karena saking rindunya aku padamu


hingga seakan kamu hadir dekat denganku?"


Kini Dhea mempercepat memakai baju dan hijabnya. Lalu ia segera keluar kamar niat hati untuk memastikan yang mengendong Syifa benar-benar suaminya.


Dhea keluar kamar.


Dan DEG.


Sosok yang ia kira hanya bayangan semu itu.


Kini bener-bener nyata adanya.


Wajah yang terlihat nampak berseri dengan senyum menghias bibir yang dihiasi kumis tipisnya


saat Dhea masih terpana memandang wajah gantengnya,tangan itu menarik Dhea membawanya masuk lagi ke kamarnya.


Masih dalam kebingungannya,dan belum sempat bibir itu bertanya.


Wajah itu sudah begitu dekat dengannya.


Tubuh Dhea merasa bergetar saat terdengar suara


lirih membisikkan kata-kata tentang kerinduaanya.Hangat nafasnya begitu terasa.


Dhea hanya diam,ia tak pernah berdaya manakala


tangan kekar itu membawa dalam peluknya.


Kini Dhea ikut hanyut dalam suasana.


Dan ketika bibir itu semakin dekat dan secepat kilat menguasainya,Dhea kini berani membalasnya. Sesaat keduanya tengelam dalam suasana.


Dhea kini memejamkan matanya.


Menikmati setiap sentuhan suaminya. Jujur hatinya merindukan semua ini.


Tiba-tiba terdengar tawa cengegesan mas bojo.


Membuat Dhea seketika membuka matanya.


"Haiii,kamu begitu menikmatinya,kamu menginginkan yang lebih dari ini kan..?"


Bisiknya di telinganya.


Seketika Dhea menyadari kejahilan suaminya.

__ADS_1


Rasa malu menghias wajah Dhea,ketika orang yang sudah membakar dan membangkitkan rasa,


malah berhenti melayangkan angannya.


"Mas bojoooo,kenapa jailmu tak ilang-ilang!"


Kata Dhea kesal sambil memukul pelan dada bidang suaminya.Yang tak berhenti mentertawakannya.


"Mas nekat amat kamu,bagaimana kalau bapak dan ibu tau hubungan kita?"


Kini Dhea mulai cemas perbuatan mereka akan ketahuan bapak dan ibu.


"Tenanglah beliau bersama ibu dan Syifa sedang pergi ke pondok tempatnya ustadz Maliki.


Bisik Anajib ditelinga Dhea.


Dan lagi-lagi Anajib membawa Dhea dalam peluknya.Lalu ia menidurkan Dhea di atas ranjangnya.Kini ciuman itu semakin dalam ketika Anajib menuntut haknya,Dhea bertanya jail pada suaminya,"apa yang kamu lakukan mas..?"


Tanya Dhea menggoda.


"Syifa mo ade katanya!"


Jawab Anajib bisa saja mengeles dari kejailan Dhea.Lalu tak ada lagi percakapan ataupun kejailan keduanya.


Hening tak ada suara,yang ada hanya pergerakan


dan keduanya tengelam dalam surga dunia.


****


melaju dengan kecepatan sedang.


Syifa nampak duduk di bangku depan.


Dan sang ustadz beserta istri duduk di bangku belakang.


Sepertinya mereka melupakan kalau dirumah hanya ada Anajib dan Dhea.


Mobil itu terus melaju menaklukkan panjangnya


jalan aspal penghubung kota kecil dan pondok pesantren yang terkenal di Jawa.


Niat kedatangan beliau untuk silaturohmi dulu,dan setelah Anajib selesai wisuda dan benar-benar kembali dan menetap di Indonesia.


Beliau baru akan melamar Ashofa putri sang kyia


untuk Anajib putra Ramadhan.


Dan akhirnya mobil itu memasuki gerbang pondok.


Kedatangan beliaupun disambut ramah oleh keluarga sang kyia dan kedua sahabat itu larut dalam obrolan mengenang kebersamaan mereka


ketika menuntut ilmu bersama.

__ADS_1


Dan keduanya begitu akrab.


Syifa yang cerdas selalu menjawab sapaan sang kyia.Tingkah polah bidadari kesayangan Anajib


mencuri perhatian semua mata yang memandangnya.


Dan setelah merasa cukup keluarga ustadz Abdul


pamit untuk kembali.


Di dalam sebuah kamar yang penuh dengan fasilitas yang cukup mewah. Pemilik kamar itu


Adalah pemilik sebuah hati yang sedang sunyi.


Ia selalu berdiskusi dengan hatinya tentang sebuah rasa.


"Dhe...


Sampai kapan aku akan menantimu?"


Terlalu lelah jiwaku menunggumu.


Dhe...


Bagaimana aku bisa melupakanmu.


Karena kamu adalah cinta sejatiku..


Kini ia merasakan gejolak cintanya bangkit lagi


setelah Dhea hadir lagi,dihadapannya ditiap harinya.


Dhea yang sempat menghilang dan tak bisa ia temukan keberadaannya.


kini kembali membangunkan kembali tentang semua rasa.Dan tentang semua kenangan masa lalunya.Tiga tahun kebersamaan dalam satu sekolah dan selalu satu kelas.


Kesederhanaan seorang Dhea Anatasya.


Telah mampu membuatnya jatuh cinta.


Kini ia bertekad tak ingin kehilangan Dhea lagi.


Biarlah hari-hari ku rela selalu memandangmu


dan mengagumimu dengan caraku sendiri.


Bisiknya dalam hati.


****


💕💕💕💕💕💕


Sekian dulu nanti kita sambung lagi..🥰

__ADS_1


Sampai jumpa dan terimakasih atas dukungannya.


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2