
Semua mimpi kita akan menjadi nyata. Jika kita punya keberanian untuk mengejarnya.
"Deru motor itu terus memecah keheningan malam, pekatnya malam tak menghalangi laju
motornya. Ia yakin akan kuasa Tuhan."
Bagaimanapun seorang bapak dengan semua pengaruh, Dan darah biru yang beliau jaga.
Selalu berusaha memisahkan diantara keduanya.
Aku memilih Tuhan untuk menjadi penolongku.
Anajib bukan bermaksud durhaka.
Semua ini ia lakukan demi cintanya pada Dhea.
Maafkan putramu .
Ini adalah jalan yang ku pilih.
Sudah hampir lima Jam di potong beberapa saat untuknya beristirahat dan menunaikan sholat Isya.
Motor itu terus melaju memecah keheningan malam. Menembus panjangnya jalan aspal antara kota kembang dan kota kecil.
Pukul 03.00 dini hari motor itu menepi di halaman rumahnya.
Rumah yang masih mempertahankan bentuk Joglo Asli yang turun temurun dari Eyangnya.
Rumah itu memiliki halaman yang luas.
Bangunan rumah itu masih terlihat kokoh dan
terus bertahan dengan gayanya yang tak akan pernah tergeser dan tergerus oleh majunya jaman.
Mendengar suara motor putra kesayangan.
Sang ibu bergegas ke arah pintu. Dan pintu itu pun di buka "Krekk."
Ibu berjalan keluar menghampiri Anajib.
"Lhooo... mas ibu kira nginep di rumah Beni.
Langsung berangkat kuliah dari sana."
Najib mendorong motornya ke dalam rumah.
Dihampiri ibunya, Lalu ia salim.
"Leptop lupa ngga kebawa bu.., jadi pulang dulu."
Katanya sambil membuka helmnya.
"Oo... Jawab ibu tanpa curiga pada sang putra.
Lalu ibupun kembali ke kamarnya . Begitu juga
dengan Anajibpun pergi ke kamarnya.
Karena belum masuk subuh ia memilih menyiapkan leptop dan peralatan kuliahnya.
Setelah itu ia baru meluruskan pinggangnya.
"Drettt... Dreettt.."
Hp nya bergetar karena ada panggilan masuk.
__ADS_1
Siapa lagi wayah gini, Pakai nelpon .
Seperti tak ada waktu lain ajaaa ..
"Assalamualaiku.. mas..
walahh Dhea ? kata hatinya.
"walaikumsalam Dhe.
"Kenapa..?
Udah kangen?
Tanyanya tidak ada titik dan koma.
"Ichhh.. mas kok gitu..?
"Kalau Iya kenapaaa..? Canda Dhea nimpalin candaan Anajib.
Lalu keduanya tertawa.
"Mas njenengan dah sampai rumah..?
"Sudah Dhe."
"Och.. Alhamdulilah, ya udah ya mas.
Assalamualaikum. "
Heninggg...
Dasar "KUTU BUKU" asal putusin aja.
Mendengar obrolan anaknya Ibu mendekat.
Tok Tok Tok..
Mas kamu ngobrol sama siapa..??
Ehh ibu denger ternyata.
wajah ganteng itu muncul dari balik pintu.
Nggak ada siapa-siapa bu.
Tadi itu teman nanya kabar.
Memastikan Najib sudah sampai rumab belum.
Jawabnya memberi penjelasan pada ibunya.
"O dari Beni ya mas..?
Eemm temannya bu bukan Beni.
O ya dah bersiap sebentar lagi masuk subuh.
Kata ibu sambil berlalu meninggalkan Najib.
"Uchhhh masih untung ibu nggak banyak tanya.
Jadi nggak harus berbohong aku.
Adzan subuh akhirnya terdengar memanggil
__ADS_1
Setiap jiwa-jiwa yang beriman.
Tanpa di minta semua anggota keluarga bersiap pergi ke masjid untuk menunaikan kewajibannya.
Di Jln gegerkalongpun Dhea masih Istiqomah
mengikuti kuliah subuh bersama ibu Euis dan
jamaah kost putri lainnya.
Sepulang kajian pasti ibu kost selalu mampir
sekalian beli sarapan. setelah membayar belanjaannya mereka berjalan beriringan.
Tiba-tiba ibu kost itu memulai pembicaraan.
"Mbak Dhea, Semalam Anajib minta maaf nggak
sempet pamit.
Oh.. nggak papa bu.
Mas Najibnya dah kirim pesan semalam pas Beliau istirahat untuk sholat isya.
Oh.. syukurlah ibu takut mbak Dhea ngambek aja. kata ibu kost sambil tertawa.
Dan langkah keduanya terpisah ketika ibu kost masuk rumah besarnya, Dan Dhea meneruskan
langkahnya masuk ke kamarnya.
Di dalam kamar Dhea merapikan kamarnya.
Menyiapkan peralatan tulis beserta leptopnya untuk ngampus.
Baru ia sarapan.
Setiap suapnya angannya masing tergiang-giang
pertanyaan Tawa lebar.
Ada rasa bahagia karena ia akan memilikinya.
Tapi sisi hati yang lainnya Dhea juga sedih sudah
mengingkari syarat dari ustad yang harus Dhea
jalani.
Ketika perperangan batin seperti ini ingin ia curhatkan pada ibunya. Tapi Dhea urungkan ia tak ingin menambah beban pikiran ibu.
Dhea putuskan tak akan cerita pada ibu.
Biarlah sampai waktunya nanti tiba.
***
πΊπΊπΊπΊπΊ
Oke sampai di sini dulu ya kakak Reader.π₯°π₯°
Terimakasih semua yang sudah meluangkan waktunya untuk mampir.
Terimakasih juga untuk semua rekan Author
yang sudah memberi dukungan.
__ADS_1
πππ