Kala Senja Di Kota Kecil

Kala Senja Di Kota Kecil
Episode 28 Rasa Ini


__ADS_3

Shalat Isya telah berlalu.


Itu berarti Dhea akan kehilangan moment


bersamanya beserta tawa yang ia punya.


Ke dua sohib Dhea sudah melangkah keluar ke Masjid duluan. "Nampak dari kejauhan Anajib melangkah menuju pintu masjid.


Badan Dhea tiba-tiba panas dingin.


Kenapa kakiku terasa lemas. "Bagaikan tak bertulang."


Sungguh jantungku ini terasa mo lepas.


Ketika langkah itu semakin mendekat kearah


Dhea. "Ingin rasanya menghilang saja dari pandangannya.


Tuhan , ku tak sanggup menghadapinya.


Bisik hati Dhea berkecambuk.


Kejadian di padasan tadi.


Semua temannya mungkin tak tahu.


"Tapi mungkinkah .. , Sepasang tatapan mata tajam itu ?juga tak menyaksikan kejahilannya.


Anajib.


"Tuhan."


Kenapa aku sulit berdamai dengan gejolak hatiku. ,dan langkah itu semakin mendekat.


Tapi tumben dia cuma tersenyum.


Dan terus menatap Dhea.


Semua itu cukup membuat Dhea salah tingkah.


Ketika Dhea mulai melangkah bersama ke dua


sohibnya. " Tiba-tiba suara salman menahannya.


Seperti yang sudah ku duga, batin Dhea.


Benar saja Salman memberikan


Sepucuk surat beramplop biru.


"Masih sama .." warnanya sama dengan sebelumnya.


Yang menyampaikan juga masih salman.


"Ciee..Cieeee..." Suara candaan ke dua sohibnya."


lalu Aminah dan Siti tertawa..


Dan mereka berpisah di persimpangan jalan.


"Assalamuallaikum...


"Dhea mengucap salam.. pada ibunya.


Walaikumsalam, ibu pun menjawab salamnya.


Dhea langsung.

__ADS_1


Masuk kekamarnya, Di kuncinya kamarnya rapat-rapat. "Dhea langsung mengeluarkan.


Si amplop biru.


Dhea membuka amplop itu.


"ANAJIB"... Aku berharap semoga saja.. , Di surat


ini kamu menulis kan kata "CINTA.."


Suratnya dihias kaligrafi terukir indah.


Di buka dengan salam.


"Haiii... Kamu,πŸ˜‡


Yang selalu ku rindu.


Ku ingin selalu mengisi hari-hari ku bersamamu.


Seperti masa kecil kita dulu..


Masa kecil yang kita lalui bersama, "tak pernah harus menunggu lamaaaa..., "untuk berjumpa dan kita akan selalu bermain air padasan .


"Setiap senja"


Heeeehee


Dheee.. , Aku sungguh tak mampu menahan rinduku.."Tapiii jarak dan waktu selalu,


Jadi penghalang.


Kala aku merindukan mu..


"KAMU.


"Tapiii... "Dhe.."


Yang terpenting ada aku, selalu di hati mu.


"Haaaahaaa.."


"Belajar yang rajin yaa."


Biar kamu bisa sekampus denganku nanti.


"Haaa.haa..


Ooo.. yaaa terutama belajar berhitungmu.!


"Alias matematikamu..


"Payahhhh...!


"Besok aku harus kembali lagi ke pondok.


Kala senja tibaaa..., "Kamu jangan melamun


Di padasan nanti kesambet..!


"Siapa yang akan memelukmu...?


"Haaahaa.. "


maksudnya yang akan menolongmu.?


Kalau aku jauhhh darimu.

__ADS_1


"Okee.. sampai nanti.


Surat tawa lebar akhirnya diakhiri.


"Dhea membawa surat itu dalam peluknya.


Angan Dhea melayang sa'at kejadian di Padasan


Tadiii.


"Dhea semakin memeluk surat dari Anajib.


walau sebenarnya Surat yang ini pun..


"Tak ada kata Cintanya..?


Apa artinya kerinduannya?


Terussss... apa arti ciumannya?


"BODOHNYAA AKU MEMBIARKAN ANAJIB


MELAKUKANNYA!!!.


Tapiiii, sejujurnya aku rela .


Bibir itu..,??


"Yaa Tuhan Maafkan khilaf kami."


Malam semakin larut... "Namun mata Dhea tak mampu untuk terpejam jua.


"OOOCHHH ... Jailnya kamu saat ini....


Dhea terus memegang bibirnya.


"Dan terus berdamai dengan Perasaan hatinya.


***


"Pemuda yang mulai berjambang... Dan berkumis


Itu selalu tersenyum, "Matanya pun sulit untuk


Terpejam, "Anajib juga heran ..


Dari mana keberanianku tadi ku dapatkan.?


"Mungkin ini yang dimaksud dari Nasehat pak Ustad". "JANGAN SUKA BERDUAAN .. KARENA KETIGANYA....??


"Anajib masih merasakan gejolak ..yang meledak-ledak di dadanya.


Dia tarik nafasnya... Dan Ia terus berjuang ..


Meredakan gejolak Jiwanya.


***


NEXT...


Terimakasih buat Semua yang masih.


Berkenan mampir di karya saya.


jangan lupa tinggalkan jejaknya.


Like dan VotenyaπŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

__ADS_1


__ADS_2