Kawin Lari Dengan Janda Kembang

Kawin Lari Dengan Janda Kembang
Kesalahan Marvel


__ADS_3

“Jangan menolak, kalau aku nolak, aku gak akan bisa menjamin bapak sama ibu selamat dari masalah ini,” gumamnya, berusaha untuk menguatkan hati dan perasaannya.


Namun, sekali lagi perasaannya menolak, karena ia yang lebih mencintai Marvel daripada lelaki tua tak tahu diri itu.


Sekuat apa pun Melati menguatkan dirinya sendiri, ia tetap tidak bisa menerima kenyataan.


Melati merengek, “Kurang dari 6 jam lagi, aku bakalan jadi istri orang tua itu! Aku harus gimana?” teriaknya yang masih tertahan.


Mau bagaimana lagi? Itu sudah suratan takdir, yang harus Melati jalani.


Pikiran yang jahat bermunculan di benaknya. Ia tidak mau menikah dengan lelaki tua itu, karena ia tidak mau disentuh sedikit pun dengan orang yang tidak ia sukai.


Kesadarannya kembali, Melati masih tetap harus menerima apa yang sudah menjadi jalan kehidupannya.


“Ah ... gimana ini?!” pekiknya, yang merasa kesal sendiri dengan keadaan ini.

__ADS_1


Karena merasa sudah tidak sanggup berpikir, Melati akhirnya melihat kembali ke arah handphone-nya. Ia melihat ke arah akun Marvel yang sudah ia blokir, dan merasa sangat sendu.


Sebenarnya, Melati tidak ingin memblokir nomor telepon Marvel. Akan tetapi, ia harus melakukannya, karena ia tidak ingin mereka kembali menjalin hubungan, dan membuat pendirian Melati sampai goyah karenanya.


Namun, saat melihat kembali akun chat Marvel, Melati merasa sangat tidak kuat melakukannya. Ia merasa sangat bersalah, karena ia terlalu meninggi di atas Marvel, yang kedudukannya jauh lebih tinggi darinya.


“Aku gak bisa, Vel ....” Melati mengusap air matanya, yang masih membasahi area sekitar wajahnya.


Melati benar-benar tidak bisa melakukannya. Perasaannya masih bertaut pada hati Marvel, tetapi dipaksa untuk meninggalkannya, hanya karena seorang yang sangat licik.


Dengan perasaan menyesal, Melati segera membuka kembali blokiran pada akun chat milik Marvel. Perasaannya campur aduk, karena sekarang ia sudah tidak memblokir akun Marvel lagi.


Hasrat ingin menghubunginya begitu besar, membuatnya tidak bisa menahan perasaannya sendiri.


“Aku mau hubungin Marvel ... gimana ini?” gumam Melati, yang ingin melakukannya, tetapi ia sadar diri dengan statusnya yang sebentar lagi akan menjadi istri orang lain.

__ADS_1


“Aku sudah mau menikah, tapi hatiku masih untuk Marvel. Bagaimana ini?” gumam Melati, yang benar-benar sudah tidak mengetahui harus bagaimana lagi.


Satu pembaruan status, masuk ke layer aplikasi chat tersebut. Matanya mendelik, karena ternyata Marvel yang membuat status terbaru.


Matanya mendelik kaget, karena melihat Marvel yang sudah terlihat mabuk, dengan menyekik botol di tangannya.


Di dalam video tersebut, Marvel sedang menenggak alkohol, sembari terus menyebutkan nama Melati. Hal itu membuat Melati kaget, dan merasa sangat kesal dengan hal yang Marvel lakukan itu.


“Kenapa Tuan Marvel sampai mabuk begitu, sih? Kenapa?” gumam Melati, yang sangat tidak suka melihat seseorang yang ia cintai, mabuk seperti itu.


Sama dengan Martin, kini Marvel melakukan hal yang tidak Melati sukai.


Dulu, Martin tidak pernah menafkahinya, tetapi masih meminta uang padanya untuk membeli alkohol.


Sekarang, walaupun Marvel tidak meminta uang padanya, tetap saja Melati merasa sangat kesal, karena sudah melihat orang yang ia sayangi, melakukan hal yang tidak baik seperti itu.

__ADS_1


Walaupun Melati mengerti perasaan Marvel yang hancur, tetapi hal seperti itu tetap sama sekali tidak dibenarkan.


__ADS_2