Kawin Lari Dengan Janda Kembang

Kawin Lari Dengan Janda Kembang
Ide Gila Andre


__ADS_3

“Saya gak bisa, Ndre! Saya gak bisa alihkan pikiran sama dari Melati. Dia yang udah buat saya bahagia, walaupun hanya sekejap,” bantah Marvel, membuat Andre merasa sangat bingung harus berkata apa lagi padanya.


Muncul sebuah ide gila, pada benak Andre. Ia memandang dengan tegas ke arah Marvel, berusaha untuk memberitahu apa yang ia pikirkan.


“Vel, kamu sekarang sadar atau engga?” tanya Andre, sembari menepuk-nepuk pipi Marvel dengan pelan.


Walaupun terlihat tepar, Marvel tetap memiliki sedikit kesadaran.


“Ah? Iya ... kenapa?” ujar Marvel, yang berusaha mendapatkan kesadarannya kembali.


Kepalanya menggeleng, saking pusingnya ia.


“Kau beneran cinta sama Melati?” tanya Andre, berusaha untuk meyakinkan hati Marvel.


Marvel memandangnya dengan lekat, “Ya, saya cinta sama Melati.”


“Melati itu janda, lho. Kenapa kamu gak pilih wanita yang lain, yang lebih baik dari dia? Yang lebih cantik, yang lebih berpendidikan,” ujar Andre lagi, masih berusaha meyakinkan hati Marvel.

__ADS_1


Marvel menggelengkan kepalanya, “Saya gak bisa, Ndre. Apa jadinya saya tanpa Melati. Dari pertemuan pertama kami saja, dia udah berbeda dari wanita lain. Jarang wanita seperti Melati di dunia ini,” ujarnya, membuat Andre mengerti dengan maksud Marvel.


“Ya sudah, kalau kau beneran cinta sama Melati, sekarang ... kau bawa lari aja Melati! Sekalian kau kawin lari dengan dia,” ujar Andre setengah tertawa, tidak benar-benar serius mengatakannya, karena ia sadar bahwa itu adalah ide yang sangat gila.


Marvel terdiam sejenak, berusaha untuk mencerna ucapan Andre.


“Benar juga ...,” gumam Marvel, sontak membuat Andre mendelik mendengarnya.


“Ah? Apa? Kau gak beneran mau bawa dia lari, ‘kan?” tanya Andre memastikan, Marvel memandangnya dengan setitik harapan.


“Apa?! Jangan gila, Vel!” bentak Andre, yang malah kelimpungan saat ini.


Marvel bangkit dari tempat duduknya, berusaha membuat kakinya tegap berdiri. Ia sudah meyakinkan dirinya, kalau ia akan mengikuti apa yang Andre katakan.


Sementara Andre sama sekali tidak mengizinkan Marvel, untuk melakukan hal konyol itu.


“Mau ke mana kau, Vel?” tanya Andre, yang juga ikut bangkit dari tempat duduknya.

__ADS_1


Marvel memandangnya dengan semangat yang membara, “Saya akan ke rumah Melati, mengobrak-abrik pesta, terus saya bawa lari Melati dari sana!” ujar Marvel, sontak membuat Andre mendelik kembali.


“Kau gila, Vel? Itu tadi saya asal ceplos saja, jangan kau ikutin! Itu supaya kau gak tegang aja, biar saya kasih becanda sedikit!” ujarnya yang merasa sangat bersalah, melihat pemikiran Marvel yang saat ini malah berubah, karena saran darinya.


Apa pun yang Andre katakan, Marvel tetap tidak ingin melewati kesempatan ini. Tinggal menghitung menit, untuk Melati bisa menjadi istri dari orang asing yang tak dikenalinya.


“Gak, Ndre! Saya sudah bulat! Ayo, temani saya ke rumah Melati sekarang! Kita gak ada banyak waktu lagi!” ujarnya yang berusaha untuk menguatkan tenaganya.


Marvel melangkah pergi dari sana, membuat Andre mendelik khawatir dengan keselamatan Marvel yang masih mabuk itu.


“Vel, tunggu! Bayar dulu ini!” pekik Andre yang merasa sedikit bingung dengan keadaan.


“Ahh ... jadi gue yang harus bayar, deh!” gerutunya, sembari mengeluarkan dompet kulitnya yang berwarna hitam.


Kebiasaan buruk Marvel, yang pernah ia lakukan juga saat sedang makan pecel lele dengan Marsha.


***

__ADS_1


__ADS_2