
...Assalamualaikum, Anu.. :)...
...Aku tahu, kita memang masih di bilang remaja, belum dewasa....
...Tapi seumuran kita ini sudah tahu apa itu rasa suka, dan cinta....
...Aku sudah bilang sama Ibu dan Bapak, kalau aku memiliki perasaan lebih padamu....
...Aku sangat berharap kamu menjaga rasa itu hanya untukku, seperti aku yang akan menjaga rasa ini hanya untukmu....
...Kamu bisa saja tidak percaya padaku, tapi aku bisa membuktikan kalau perasaan ini hanya akan untuk kamu....
...Jangan mengelak dan bertanya-tanya siapa yang memberitahu perasaanmu padaku, dari matamu saja aku sudah bisa melihatnya....
...Harusnya dari mataku dan perilaku ku kamu juga sudah bisa menebak rasaku padamu....
...Aku sayang kamu Anu, semoga kita bisa bersatu... KeAnugrah...
..............
__ADS_1
Anugrah melipat kertas putih yang tulisannya tidak rapi itu, namun masih bisa baca dengan baik.
Memasukan kembali ke amplop biru muda itu, dan memasukannya ke laci meja. Di atas tumpukan buku-buku.
"Ngomong sama Bu Ranti? Astaghfirullah malu lah aku ...."
"Terus, aku udah di tembak gitu. Kan tadi dia bilang sayang sama aku."
"Halah pret! Nanti juga kalau udah di sana bakalan lupa, apa lagi di kota kan gadisnya pada bening-bening kaya air putih dalam kemasan."
Tapi sejurus kemudian ia tersenyum, perasaannya terbalas. "Huhh..." Ia mengembuskan nafas kasar.
Menarik selimut dan tidur, mencoba menyelami mimpi, agar bertemu dengan sang pujaan hati.
***
Tak ada yang spesial seperti di adegan sinetron atau film. Yang ada malah seperti tak ada apa-apa dia antara ke dua Anu itu.
Keanu di antar oleh Pak Runo dan Bu Ranti ke Jakarta, dengan menyewa sopir. Terlalu lelah jika Pak Runo membawanya hanya bergantian dengan Keanu.
__ADS_1
Apakah Anugrah mengantar, atau sekedar mendatangi Keanu di rumahnya. Mengantar sampai mobil pergi dan tidak terlihat? seperti yang biasanya ada di sinetron-sinetron?
Jawabannya adalah tidak. Anugrah bahkan dari semalam tak memperdulikan ponselnya yang berdering. Story di aplikasi pesan nya pun ia abaikan, sampai Keanu memasang story pun Anugrah tidak tahu.
Apa yang Anugrah lakukan? Ia kini tengah sibuk, menyusun barang dagangannya yang akan di borong oleh pelanggan nya.
Mamak membantu anaknya, karena hari ini ia tidak ada kerjaan. Barang akan di ambil jam sepuluh, dan ia harus jualan di pasar jam sembilan. Jadi, jangankan untuk membuka ponsel ke pasar saja ia bolak balik dua kali. Membawa barang dagangan dan membawa pesanan borongan.
Sementara di mobil yang sedang dalam perjalanan jauh itu, pemuda yang dari semalam tidak bisa tidur itu masih terus menatap room chat, melihat tulisan terakhir di lihat 21:22.
"Galau ni mas Kean," ucap orang yang sedang menjalankan setir di sampingnya.
"Biasa Yud, orang kalo lagi jatuh cinta ya gitu. Galau." Ujar Bu Ranti.
Mas Yuda hanya membalasnya dengan senyum, sembari mengangguk.
"Tenang Yan, bapak sama Ibu jagain. Ya nggak bu... Siapa yang nggak mau punya mantu kayak Anugrah," ucap Pak Runo selanjutnya.
Keanu memberi dua jempol nya pada Bapak, perjalanan yang akan memakan waktu sampai enam jam-an itu ia nikmati. Memutar musik, dan membalas pesan-pesan yang ada di ponselnya.
__ADS_1
Berharap asa satu saja pesan dari seseorang yang sedang ia tunggu-tunggu kabarnya.