Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Mamak Ada-ada Saja


__ADS_3

Sebentar lagi dua Anu akan kumpul dan tak lagi terpisahkan, iya sebentar lagi. Hari ini Anugrah dan Ibu Ranti serta Bapak Runo berangkat ke Jakarta. Untuk menghadiri wisuda Keanu yang akan di lakukan esok hari. Rencananya Anugrah ingin memberi surprise, dengan membohongi suaminya kalau ia tak bisa ikut ke Kota karena sebuah alasan, padahal nyatanya ia akan ikut dan mengagetkan suaminya.


Perasaan Anugrah campur aduk, ada rasa deg-degan tidak karuan, dan rasa bahagia karena akhirnya suaminya menyelesaikan pendidikannya, dan sudah langsung mendaftar menjadi Guru Olahraga di Sekolah Dasar di Desanya. Seenggaknya setelah ini, Keanu langsung dapat kerjaan.


Pagi tadi Mamak bangun pagi-pagi seperti biasa, namun tak salat berjamaah di musala. Ia sibuk memasak ketupat dan menggoreng ayam. Ketupatnya Mamak masak malam-malam sebelum tidur. Padahal Anugrah sudah menjelaskan kalau ke Jakarta tak perlu membawa ketupat apalagi dengan lauk ayam. Tapi Mamak bersikukuh, akhirnya Anugrah membiarkan saja.


Anugrah juga bilang pada Ibu Ranti, dan ibu mertuanya itu membiarkan antusias Mamak. Karena itu bentuk rasa sayang nya pada putrinya, maklum baru kali ini sang anak akan pergi jauh. Mamak juga tak pernah pergi jauh-jauh, jadi mungkin dalam bayangan Mamak ke Kota saja akan merasakan lelah dan tak akan berhenti.


Sedangkan Bapak Yudi hanya tersenyum saat Anugrah dan Mamak berdebat tentang bekal ketupat. Yang pemenangnya adalah Mamak. Hebat 'kan kekuatan emak-emak?

__ADS_1


Alhasil pagi ini Anugrah membawa ransel dan menenteng tote bag yang berisi ketupat dan ayam goreng. Tadinya Mamak akan membawakan tiga botol minuman dalam wadah yang besar-besar, tapi kali ini Anugrah benar-benar tidak mau.


Ketiganya sudah duduk di dalam mobil, ternyata Bapak Runo menyewa supir untuk membawa mereka bertiga ke Jakarta. Dan duduklah di belakang kedua wanita beda usia yang berstatus menantu dan mertua.


Roda mobil perlahan memutar meninggalkan pelataran rumah keluarga Keanu. Dan perasaan Anugrah semakin tak karuan, rasanya ingin sekali cepat sampai dan langsung dapat bertemu serta memeluk erat sang suami.


"Orang tua jaman dulu emang aneh-aneh ya, Nu?" Tanya Mas Yuda.


Mas Yuda tadi tak sengaja tahu kalau Anugrah bawa bekal ketupat karena tak sengaja menyenggol tote bag Anugrah yang hangat. Dan ia langsung bertanya, Anugrah pun menjawab dengan jujur.

__ADS_1


Bu Ranti yang di sebelahnya hanya tertawa geli, perempuan yang masih cantik di usia senja itu tengah mendengar kan obrolan sembari mengirim pesan pada putranya. Sedangkan ponsel Anugrah tengah ia non-aktif kan agar Keanu tak mengajak video call yang akan berujung pada ketahuan.


"Tapi, jaman dulu gitu, Nu ... kalau ke kota pasti bawa ketupat sama Ayam," ucap Pak Runo dari bangku depan.


"Ya, itu 'kan dulu Pak. Sekarang kan udah beda lagi," Anugrah masih kesal padahal orang lain tidak masalah akan itu.


"Oh, ya Pak, jadi nginep nya di kontrakan Osin?" Tanya Anugrah.


"Jadi, Osin sudah kasih tahu alamatnya sama Yuda. Ya 'kan Yud?" Pak Runo bertanya pada Yuda, orang yang dulu ia pakai untuk mengantar Keanu ke Jakarta bersama dirinya.

__ADS_1


Yuda adalah supir Travel, jadi sudah tahu jalan. Dan kebetulan mobil sedang ada yang pakai, jadi ia bisa menyupiri Pak Runo terlebih dahulu. Seenggaknya tidak bolong dari kerjaan. Begitu kira-kira pikir Mas Yuda.


__ADS_2