Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Pulang


__ADS_3

Kumandang Adzan subuh sudah terdengar, sepasang manusia tengah sama-sama duduk di atas sajadah masing-masing. Keduanya tengah menunggu adzan selesai setelah sama-sama melakukan salat sunah.


Ah adem rasanya perasaan keduanya, bisa bersama lagi seperti sekarang. Apalagi yang Anugrah pinta? Keturunan. Ya ... tidak dapat di bohongi kalau ternyata dalam hatinya masih menginginkan keturunan. Walaupun ia tak mengatakan nya pada suaminya tapi jauh dalam lubuk hatinya ia masih memikirkan akan hal itu.


Sebentar lagi keduanya akan kumpul menjadi suami istri yang tak lagi LDR. Tapi, justru dengan itu sudah pasti akan lebih panas omongan orang tentang mereka yang belum di karuniai putra.


Lamunan Anugrah buyar saat sang suami mengajaknya untuk melakukan salat subuh bersama.


"Ayo, Sayang," ajak suaminya yang sudah berdiri.


"Ah, ya," ucap Anugrah yang lalu berdiri sembari cengengesan agar sang suami tak curiga.


Setelah selesai salat dan ber'doa Anugrah lalu melipat mukenah beserta sajadah miliknya dan milik Keanu. Sementara Keanu sudah duduk di atas ranjangnya, tersenyum memperhatikan istrinya. Rambut Anugrah yang tergerai setengah basah membuat nya semakin cantik di mata Keanu.


"Kenapa, senyam-senyum?" Tanya Anugrah dengan heran melihat suaminya senyam-senyum ke arah dirinya.


"Kenapa, ya?" Tanya Keanu.


"Kenapa, apanya?" Anugrah tak mengerti apa yang Keanu pertanyakan. Ia lalu duduk di samping suaminya.

__ADS_1


"Kenapa, kamu semakin cantik Sayang." Ujar Keanu gemas yang langsung memainkan pipi Anugrah dengan gemas.


"Ih, sakit tahu! Kamu nggak tahu ini pipi udah tambah tirus." Kesal Anugrah mengusap pipinya yang terasa sedikit perih.


"Ah, masak iya tirus, perasaan cantik." Kata Keanu.


"Udah, deh nggak usah gombal pagi-pagi. Nggak mempan! Lagian aku 'kan memang udah cantik dari dulu," ucap Anugrah menyombongkan dirinya.


"Iya deh. Anu cantik milik Anu ganteng," seru Keanu dengan menaik-turunkan alisnya.


"Kamu, tuh kenapa Mas Keanu ... lagi eror?" Tanya Anugrah.


"Ish, udah ah jangan ingetin yang itu, aku 'kan malu." Anugrah beranjak dari duduknya dan mulai membereskan segala barang-barang suaminya. Sedang Keanu hanya bisa tertawa dengan istrinya yang terlihat malu-malu.


***


"Makasih ya, Sin. Sudah mau di repotin," ucap Ibu Ranti.


Kini mereka sudah mau pulang, dan tengah berpamitan juga berterima kasih pada Cintia karena sudah menyediakan tempatnya untuk mereka.

__ADS_1


"Sama-sama bu, ini lah gunanya tetangga, ya 'kan?" Kata Cintia.


"Makasih, banyak ya Sin," ucap Anugrah. Ia lalu memeluk Cintia.


"Yuni, padahal pengin ketemu lagi loh, katanya." Ujar Cintia.


"Iya, gimana lagi." Ujar Anugrah.


Tadi setelah beres-beres dan di jemput Mas Yuda, keduanya lalu ke kontrakan Cintia di mana kedua orangtuanya masih di sana. Dan setelah sarapan bersama kini lah saatnya mereka pergi.


"Udah, pamitan nya. Keburu Cintia telat loh kerjanya." Kata Bu Ranti.


Percayalah tiga lelaki itu di sana malah terlibat obrolan sendiri, tak perduli sama sekali pada tiga perempuan yang tengah menjalani pelukan perpisahan.


"Iya, iya. Ayo Bu," ajak Anugrah.


"Ya, sudah. Tak balik ya, hati-hati di sini, jaga kesehatan," ucap Anugrah.


"Ya," jawab Cintia.

__ADS_1


Ibu lalu menggandeng Anugrah menuju mobil, dan saat dua wanita sudah mendekati mobil barulah ketiga pria di sana berpamitan singkat pada Cintia. Seperti Keanu yang hanya mengucapkan, "balik ya Sin."


__ADS_2