Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Singkong Bakar


__ADS_3

Berkumpul di ruang tamu atau bale, dua pasang suami istri itu tengah menikmati singkong bakar dan teh hangat. Rasa manis dari singkong dan teh tawar membuat suasana sore menjelang Magrib terasa lebih hangat. Dan singkong bakar sudah begitu lama tak Keanu rasakan.


Bapak yang baru masuk langsung dapat suguhan singkong bakar langsung tersenyum sumringah, begitu juga Keanu yang baru balik dari Musala. Padahal niat awalnya ingin sekalian Magrib baru pulang, tapi ia ingat kalau ia pergi tanpa pamit terlebih dahulu pada istrinya. Ia sudah yakin kalau Anugrah pasti mencarinya. Dan ternyata tak sia-sia ia pulang terlebih dahulu.


"Singkong nya enak, Mak. Ini yang bapak ambil tadi pagi?" Tanya Bapak di sela-sela makan singkong.


"Ya, iya. Memang nya ada lagi selain itu." Jawab Mamak.


"Pas, ini ... belum terlalu tua." Ujar Bapak lagi.


Entah kenapa dengan itu Keanu malah jadi senyam-senyum sendiri. Anugrah yang merasa bingung pada suaminya menyenggol lengan Keanu dengan sikunya.


"Kean, ngeres ni?" Bapak tersenyum mengarah ke Keanu.


"Enggak, Pak," ucap Keanu tak enak.


"Mau pada ke Musala nggak?" Tanya Anugrah.

__ADS_1


"Kenapa? Mau ikut?" Tanya Keanu, yang duduk di sebelahnya.


"Enggak, emang mau ngapain ikut, mau jagain barisan sandal." Ujarnya kesal.


"Ya, wis Mamak sama Bapak saja yang ke Musala, biar bojomu salat di rumah." Kata Mamak.


Pasangan baru itu mengangguk setuju.


Sampai adzan Magrib berkumandang, Mamak sama Bapak bangun dari duduknya dan bergantian mengambil wudhu di kamar mandi lalu pergi ke Musala. Anugrah tetap diam di kursinya masih memakan remahan singkong bakar yang ada di piring plastik. Keanu juga masih di sana memandangi istrinya yang masih menikmati sisa-sisa singkong.


Keanu yang gemas langsung menyambar pipi Anugrah dengan ciuman singkat, lanjut berdiri dan pergi ke kamar mandi. Alih-alih kaget Anugrah malah senyam-senyum kesenangan dapat ciuman singkat yang menghangatkan pipinya.


Memperhatikan Keanu dengan menyangga dagu dengan telapak tangannya.


"Sini," Anugrah terkejut begitu suaminya menyuruhnya mendekat. Ia pikir suaminya belum selesai.


"Masih mau nggak, singkongnya?" Tanya nya setelah Anugrah mencium punggung tangan nya.

__ADS_1


"Udah abis 'kan?"


"Kata Bapak, singkongnya pas belum terlalu tua. Aku punya, kamu mau nggak?" Ujar Keanu sembari menahan tawa.


"Mana?" Tanya Anugrah polos. Entah memang tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu.


"Tapi, makannya nunggu tamu kamu pergi."


"Tamu, yang mana?" Seketika Anugrah berpikir, dan langsung menepuk paha suaminya keras-keras. "Ih ... jorok!"


"Eh, apa yang jorok," ucapnya sembari menarik tubuh Anugrah dan memeluknya.


Anugrah pun balas memeluk suaminya erat.


"Sebentar lagi, kita pisah jarak dulu ya," ucap Keanu serius.


"Nggak papa, yang penting nggak pisah hati." Jawab Anugrah.

__ADS_1


Anugrah mendongak melihat wajah tampan suaminya, Keanu pun menatap wajah manis sang istri. Perlahan Keanu mendekatkan wajahnya ke wajah Anugrah. Dengan mata terpejam, dan dengan nafas yang tertahan kedua bi bir menyatu. Menyalurkan rasa yang sudah ingin di rasa dari siang hari. Hening, hanya ada suara de ca kan lidah dari keduanya. Sampai di rasa kehabisan nafas keduanya melepas pa gu tan, dan setelah itu melanjutkan kembali.


__ADS_2