Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Pelukan yang Bikin Candu


__ADS_3

Kehangatan itu tiba-tiba tak lagi Anugrah rasakan, tangannya meraba-raba keberadaan seseorang yang semalam menemani malamnya. Perlahan ia membuka mata, karena tangannya tak bisa merasakan keberadaan orang yang ia cari. Dan benar saja, Keanu sudah tak ada di sampingnya.


Anugrah lalu duduk, dan melihat ke sekeliling. Masih sama, masih ada kelambu, dan masih agak sedikit berantakan karena barang-barang yang di pakainya belum di ambil oleh Mbak Raya. Tapi, sang suami yang semalam ada pagi ini tidak ada.


Ia mencoba mencari ponsel, namun tak ia temukan. Ia lalu menyalakan lampu kamar guna melihat jam. Dan ternyata sudah pagi, sudah setengah enam. Jelas saja suaminya sudah bangun, sudah pasti Keanu tengah salat.


Anugrah akhirnya memutuskan untuk mandi, lagian rasa tidak nyaman sudah ia rasakan. Dan harus buru-buru mandi agar rasa tak nyaman itu segera hilang. Sebelum keluar kamar, ia mengecek kasur terlebih dahulu, takut-takut kalau ada yang menempel di sana. Dan, untungnya tidak ada.


***


Setelah mandi dan sudah wangi, Anugrah membereskan kamar. Membereskan barang-barang yang nanti akan di ambil. Setelahnya ia menuju dapur menemani Mamak.


"Mak," sapa nya. Mamak tengah duduk di depan tungku. Tengah menghangatkan nasi, maklum nasi sisa kemarin masih lumayan banyak dan akan sayang kalau tidak di hangatkan.


"Kean salat di mana?" Tanyanya.


"Musala, sama bapak. Kamu tuh, walaupun lagi libur, nggak salat. Tapi ya bangun lebih dulu, masa suamimu bangun lebih dulu dari kamu." Ujar mamak tanpa melihat putrinya.

__ADS_1


"Capek, banget Mak." Jawabnya.


"Masak, apa mak?" Tanyanya lagi.


"Ngangetin yang kemarin aja lah, Nu." Jawab Mamak.


Anugrah mengangguk, ia lalu keluar. Suasana sudah sepi. Orang yang kemarin rewang akan datang lagi nanti membantu beres-beres. Anugrah juga kini tengah membereskan ruang tamu. Membereskan toples-toples dan menyapu lantainya yang sudah sangat kotor.


Pukul enam kurang lima menit, dua laki-laki yang kini berstatus menantu dan mertua itu baru pulang. Anugrah yang masih di ruang tamu menoleh, "lama banget salatnya?"


Anugrah reflek mengulurkan tangannya pada suaminya. Dengan senyum manis Keanu mengulurkan tangannya.


"Ngobrol dulu, sama Mas Syarif." Katanya memberi penjelasan.


"Oh, pantes lama."


Keanu berlalu masuk kedalam kamar yang langsung di ikuti oleh Anugrah. Keanu menoleh ke belakang saat melihat istrinya sudah ada di belakangnya.

__ADS_1


"Kenapa?" Tanya Anugrah. Ia melihat suaminya bingung melihat dirinya di belakang tubuhnya.


"Kamu, ngapain?" Tanya nya gemas yang langsung membalik badannya dan menatap lembut istrinya.


"Ikutin kamu, sekalian mau nanya. Kenapa aku nggak di bangunin?" Tanyanya manja. Entah kenapa ia merasa ingin selalu dekat dengan suaminya, padahal sebelum sah ia biasa-biasa saja.


"Kasian, tidur nya pules banget. Lagian kan ngga salat, jadi nggak aku bangunin." Kata nya menjawab pertanyaan istrinya.


"Tapi, 'kan aku nyariin kamu. Aku raba-raba nggak ada." Ujarnya lagi.


"Cie-cie langsung bucin," goda Keanu.


"Eh, nggak bucin. Kan sama suami, boleh-boleh aja kan?"


"Boleh dong ... aku malah seneng banget kamu nyariin aku, nggak kebayang nanti kalau harus ninggalin kamu. Aku pasti bakal rindu banget momen kaya gini." Katanya sembari memeluk gemas sang istri.


Anugrah balas memeluk erat tubuh suaminya. Entah kenapa ia merasa candu pada pelukan hangat sang suami. Begitu menenangkan baginya.

__ADS_1


__ADS_2