Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Sebatas Itu


__ADS_3

Suasana yang sepi di tambah dengan tak ada orang lain selain dua orang itu, membuat keduanya asyik dalam buaian sentuhan. Keanu tak membuang sia-sia kesempatan yang ada. Walaupun tak bisa sepenuhnya meluangkan waktu untuk anu dua. Seenggaknya bisa setengahnya.


Keanu sudah membawa Anugrah ke atas ranjang, keduanya sudah saling berhadapan dengan tatapan mendamba. Baju Anugrah sudah terbuka kancingnya memperlihatkan kaca mata kuda berenda berwarna biru tua. Tangan Keanu sudah mulai mengusap dan me mainkan nya, Anugrah tentu membiarkan suaminya melakukan keinginannya. Setengah malu setengah mau, ia menutup wajahnya sembari tersenyum sembari mengeluarkan sedikit leng uhan saat hangat terasa di dadanya.


Suaminya bak bayi kecil, satu tangannya sibuk me mi lin, dan mulutnya sibuk meng hi sap. Anugrah tak berkata-kata tapi tangannya menekan kepala Keanu. Dan hanya sebatas itu.


Sampai malam Keanu hanya ingin tidur dengan menempelkan wajahnya di dada sang istri, di dalam selimut. Kegiatan yang baru saja di lakukan pasangan pengantin baru itu hanya terhenti sebentar saat di ajak makan malam oleh Mamak dan Bapak. Setelahnya hanya mereka berdua saja yang tahu.


***

__ADS_1


Raut bahagia terpancar dari wajah keduanya, senyum pun terukir di bibir mereka. Bapak dan Mamak yang sudah begitu hapal hanya bisa memaklumi saja.


"Pak, Mak. Kean, mau izin buat nginep di rumah Ibu, sekalian pamitan. Besok pagi Kean mau berangkat." Ujar Keanu saat duduk ber-empat setelah sarapan.


"Iya, Yan. Jadi besok langsung berangkat dari sana?" Tanya Bapak. Keanu mengangguk.


"Ya, nggak papa. Hati-hati, Yan. Mamak, sama Bapak nggak bisa kasih bawaan apa-apa, cuma bisa do'akan kamu, semoga cepet rampung sekolahnya, biar bisa cepat kumpul lagi di sini," ucap Mamak.


Anugrah diam membisu di tempatnya, ada perasaan tak rela jika sudah harus di tinggal pergi suaminya. Ah, rasanya ingin ikut saja kemanapun dirinya pergi. Tapi balik lagi, tak mungkin ikut. Karena tak mungkin Anugrah membiarkan usahanya terbengkalai begitu saja, usaha yang sudah lumayan lama ia rintis dan sudah mulai membuahkan hasil.

__ADS_1


Biarkan lah pisah jarak sementara waktu, untuk menabung rasa rindu. Agar nanti jika sudah saatnya di pertemukan kembali rasa rindu itu jadi gunung cinta.


Anugrah ikut Keanu ke rumah Ibu Ranti, ia tak membawa ganti baju karena kata Keanu, di sana sudah ada baju-bajunya. Sampai di sana, mereka lanjut ngobrol di ruang keluarga. Sayangnya suasananya sudah tak seramai kemarin, karena semua orang sudah balik ke tempat masing-masing.


Lain di rumah Anugrah, lain juga di rumah Keanu. Jika di rumah Anugrah akan di suguhi makanan yang masih tempo dulu, kalau di rumah Keanu semua serba pesan. Tapi Anugrah tetap menikmati nya.


Seperti sekarang, Bu Ranti sudah membeli banyak makanan dan semua makanan yang ia beli itu kesukaan Keanu. Dari yang hanya suka, sampai yang jadi favorit.


Jika sarapan tadi di rumah Mamak, hanya dengan nasi goreng putih dan telur ceplok. Makan siang di rumah Bu Ranti penuh dengan lauk. Meja makannya hampir tak bisa untuk menaruh piring kosong untuk makan.

__ADS_1


Anugrah tetap menikmati, selagi ada sambal ia bisa makan nasi dengan apa saja yang ada. Karena memang Bu Ranti tahu, kalau menantunya itu suka pedas dan anaknya tidak.


__ADS_2