
Anugrah masih terdiam di tempatnya saat suaminya sampai dengan motor milik nya berhenti tepat di depannya. Seketika wajah yang tadi sedih dan kesal ia coba untuk tersenyum demi menyambut suaminya. Keanu turun dari motornya lalu dia menyalami mertuanya itu.
"Kok lama, Mas?" Tanya Anugrah saat suaminya tengah salim ke bapaknya.
"Iya, tadi ada Pak RT, Dek." Jawab Keanu.
"Kok, lagi pada duduk di sini," ucap Keanu pada istri dan bapak mertuanya. Ia lalu ikut duduk di sana di samping istrinya.
"Iya, abis nemenin istrimu, nyapu," ucap Bapak.
"Mas, bapak lagi nyindir aku. Karena tadi yang nyapu bukan aku tapi bapak." Ujar Anugrah pada suaminya.
"Ya, lagian kamu tuh abis ngapain, kok bapak yang nyapu?" Tanya Keanu.
"Aku, abis beresin dagangan Mas," ucap Anugrah.
"Ya, sudah. Masuk ayo Yan, sarapan," ajak Bapak yang lantas berdiri dari duduknya.
"Iya, Pak. Nanti," jawab Keanu.
__ADS_1
"Mamak, mana Dek?" Tanya Keanu. Kini di teras itu hanya ada sepasang suami-istri muda saja.
"Di dalam, biasa ... rebus sayuran." Jawab Anugrah.
"Mau, ke Pasar sekarang?" Tanya balik Anugrah.
"Nanti lah, aku masuk dulu ya, nemenin bapak sebentar." Keanu lantas berdiri dan berjalan masuk.
Anugrah hanya memandang punggung suaminya itu, setelahnya ia diam kembali di tempat duduknya. Apa yang bapaknya bilang kembali terlintas di pikirannya.
Pantesan, Mamak agak aneh. Diem aja, padahal biasanya sudah kayak aku, ngomong mulu.
Dengan mengangguk Anugrah masuk mengikuti Mamak.
***
Dengan di bantu Mbak Ningsih, Anugrah membereskan barang-barang yang baru. Sedang Keanu tengah ke Toko nya, setelah mengantar istri nya ke Toko ia langsung menuju ke Toko nya.
Setelah semua beres, Anugrah lanjut duduk dengan ponsel di tangannya. Ia sibuk memasang barang baru dagangannya di medsos. Ia tak mau hanya mengandalkan orang datang saja tentunya.
__ADS_1
Mbak Ningsih terlihat tengah menyapu sembari membereskan barang yang sudah Anugrah pisah untuk di jual terlebih dahulu. Barang lama namun masih bagus tentunya.
Keanu kembali ke Toko istrinya, ia langsung menghampiri istrinya setelah menyapa Mbak Ningsih.
"Dek," panggil Keanu.
"Hm," Anugrah menjawab tanpa mengalihkan perhatiannya dari ponsel.
"Itu, di Toko ibu ada orang dari brand gamis yang lagi di sukai para ibu-ibu dan remaja, kamu nggak mau ambil juga buat di jual di sini." Kata Keanu. Ia masih berdiri memperhatikan istrinya.
"Modal nya gede, Mas. Langsung bayar 'kan, mau laku apa enggak," jawab Anugrah, masih tetap sibuk dengan ponselnya.
"Makanya, kamu ke sana dulu, hapenya nanti lagi. Biar lebih tahu jelasnya, aku mau jelasin males, wong suaminya lagi ngomong kok di cuekin." Kesal Keanu akhirnya.
"Ya, Allah Mas, ini aku lagi balesin pelanggan, mau pesen. Nanti kalau aku respon nya slow keburu pindah." Kata Anugrah. Entahlah mendadak ia kesal pada Keanu yang menurutnya mengganggu.
"Ya, sudahlah. Aku tak ke sana!" Ujar Anugrah akhirnya. Ia beranjak dan langsung pergi meninggalkan Suaminya yang terbengong di tempatnya. Keanu benar-benar bingung pada Anugrah yang tiba-tiba sewot padanya.
Mbak Ningsih yang ada di sana hanya tersenyum pada Keanu, "mungkin lagi sensi mau datang bulan Yan, jadi gitu." Ujar Mbak Ningsih memecah kebingungan diantara dirinya dan Keanu melihat sikap aneh Anugrah.
__ADS_1
"Mungkin," Keanu menganggukkan kepalanya setuju. Lalu duduk di tempat istrinya duduk tadi.