Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Dua Anu yang Tidak anu dua


__ADS_3

(Judul bab nya bikin aku kesel 😁)


Keduanya sudah mandi, dan Anugrah masuk ke kamarnya setelah rapi dari kamar mandi. Ia masuk dengan pelan ia pikir sang suami tengah salat Ashar, tapi ternyata suaminya tengah duduk di kursi.


"Udah, Salat?" Tanyanya setelah menutup pintu kamar.


"Nunggu, kamu." Jawab Keanu.


"Mmm, aku_aku_lagi nggak salat." Ujar Anugrah dengan pelan.


"Oh," ucap Keanu.


Lalu Keanu melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim seorang diri. Anugrah lalu duduk di kursi memperhatikan suaminya yang tengah sholat di depannya.


Begitu salam Keanu mengulurkan tangannya kepada sang istri yang langsung di sambut dengan antusias oleh Anugrah. Di cium nya punggung tangan suaminya dengan sayang. Dan Keanu lalu mencium puncak kepala sang istri yang masih tertutup jilbab.


Perasaan hangat menjalar di tubuh Anugrah. Seperti ada aliran listrik, ada rasa bahagia yang ... yang tidak bisa Anugrah ucapkan lewat kata-kata.


Senyum nya merekah, pandangan keduanya menyiratkan cinta.


Tangan Keanu menangkup kedua pipi Anugrah, ibu jarinya ia usapkan di pipi lembut sang istri lalu dengan gerakan cepat ia mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya.


Dan ... seketika ia ingat sesuatu. Lalu ia melepaskan kedua tangannya dari wajah sang istri.


"Kamu, nggak Salat?" Anugrah menggeleng.


"Berarti ... kita nggak anu." Ujar Keanu.

__ADS_1


Dengan alis mengerut Anugrah menjawab, "kita tetap Anu, kan kita dua Anu." Ujar Anugrah sok polos.


Keanu menarik nafas nya kasar, "iya. Dua Anu, yang nggak bisa anu-anu."Katanya kesal.


"Eh, kalau ini kan boleh."Kata Keanu lagi.


Keanu menunjuk bibir Anugrah. Anugrah tersipu malu. Malu-malu tapi mau.


"Lepas, dulu ya ... jilbabnya. Kan udah halal," ucap Keanu. Anugrah mengangguk dan dengan pelan ia melepas jilbabnya.


Dengan basmallah ia membukanya.


"Masya Allah, cantiknya istri Keanu." Katanya. Memang setelah lama ia baru dapat lagi melihat rambut Anugrah.


"Apaan sih, kan aku jadi malu."


Keanu mengusap rambut halus dan lembut juga lurus milik istrinya. "Harusnya kamu jawabnya, 'makasih suamiku,' gitu. Masa malu, sama suami sendiri."


"Berasa mimpi ya? Aku juga nggak pernah nyangka kalau aku beneran seperti ini sama kamu, beneran jadi suami-istri, ternyata 'doaku terkabul."


"Emangnya, kamu selalu doa' biar jodoh sama aku?"


"Ya, iya lah ... emang kamu nggak?" Keanu benar-benar gemas dengan Anugrah yang kini duduk di depannya. Entah kenapa tak seperti biasanya, sekarang lebih cantik dan tak seperti biasanya yang sedikit cuek.


Anugrah hanya tersenyum dan mengangguk, jelas keduanya sama-sama ber'doa agar berjodoh. Karena udah dari dulu memendam rasa yang di tutupi persahabatan tanpa pengakuan. Dan sekalinya mengaku, dan dekat. Tentu harus di kuatkan dengan 'doa agar kuat.


"Nanti, aku mau bicara ya," ucap Keanu.

__ADS_1


"Bicara apa?"


ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR ...


Kumandang adzan Maghrib terdengar, Keanu tak melanjutkan bicaranya.


Keduanya sama-sama diam, dengan mulut yang bergumam menjawab adzan.


Tok Tok Tok


Pintu kamar Anugrah di ketuk, Anugrah bangkit dan membukanya.


"Iya, Mak ...."


"Maghrib dulu, di lanjut nanti," ucap Mamak.


"Nu, lagi nggak salat." Kata Anugrah.


"Tapi, kan bojomu salat."


"Iya, Mak."


Mamak berlalu, semua orang yang masih ada di rumah Anugrah sudah baris di ruang tengah untuk melaksanakan Salat Maghrib berjamaah.


"Di suruh wudhu dulu, suamimu Nu. Di kekepin nya nanti lagi." Gurau Uwa Uni, tetangga yang masih di butuhkan tenaganya.


Anugrah malu, lagi dia hanya menutup jilbab nya tanpa memakainya dengan benar. Keanu yang mendengar dari dalam segera menghampiri Anugrah dan berbisik pelan di telinganya.

__ADS_1


"Yang tadi nggak jadi, kita lanjutkan nanti ya ..." Ujar Keanu yang langsung berlalu ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Anugrah masuk kembali ke kamarnya. Menungggu semua orang selesai Salat.


__ADS_2