
Anugrah menunjuk ke arah depan, di mana ada seseorang yang masuk. Keanu pun lantas menoleh ke arah pintu masuk berhiaskan bunga dan ada dua orang penjaga buku tamu.
"Oh, Anwar. Kamu undang dia?" Tanya Keanu biasa saja.
Anugrah menggeleng, sudah jelas Anugrah bilang kalau 'ada tamu tak di undang' ini malah masih nanya ngundang apa tidak.
Jelas Anugrah ingin mengundang, namun ia pikir nanti bakal jadi masalah. Jadi ia tak mengundang Anwar. Tapi ternyata Anwar datang tanpa undangan dan Keanu biasa saja. Tahu gitu, mending di undang saja kan?
Ya, yang datang adalah Anwar. Dengan gaya yang cool dan terlihat dewasa Anwar berjalan menuju Dua mempelai. Bersalaman dengan orang tua Keanu dan tiba menyalami keduanya.
"Selamat, Bro!" Ucap nya sembari bersalaman dengan Keanu.
"Suwun, Bro." Jawab Keanu.
"Selamat, Nu ...." Ujar Anwar begitu bersalaman dengan Anugrah.
"Makasih, Mas. Udah dateng. Silakan duduk dan menikmati seadanya." Ujar Anugrah sopan.
Anwar tersenyum lalu menyalami orang tua Anugrah dan turun dari sana. Berbaur dengan yang lain, yang ia kenal.
Ada satu lagi tamu yang hadir, yang membuat Anugrah tersenyum lebar. Bahkan tamu itu di sambut oleh Yuni, dan Reno. Anugrah dan Keanu saling tatap dan tersenyum begitu tamu itu mendekat.
"Selamat ... maaf telat datang nya," ucap Cintia. Ya ... tamu yang datang adalah Cintia.
__ADS_1
"Kena, macet. Ada kecelakaan di jalan jadi macet sampe lama. Padahal pengin dandan cantik kaya Yuni." Ujar Cintia di sela-sela pelukannya dengan Anugrah.
"Kamu dateng aja, kita udah seneng. Ya kan?" Anugrah melihat ke arah Keanu. Dan Keanu mengangguk.
Begitu juga Reno dan Yuni. Mereka tak menyia-nyiakan kesempatan bersama ini. Berfoto menjadi salah satu kegiatan mereka saat-saat ini. Membuat kenangan manis agar dapat di lihat kembali suatu saat. Bisa dijadikan cerita pada anak cucu mereka kelak.
Kisah cinta yang lama dan berakhir bahagia. Walaupun tadinya sempat ada salah paham, dan cinta sebelah saja.
Namun memang seperti itu bukan kehidupan? Tidak mungkin selalu mulus.
Ini sebenarnya bukan akhir dari bahagia, justru ini awal kehidupan baru bagi dua Anu. Karena di titik inilah mereka menuju ruang yang baru. Ruang kehidupan rumah tangga yang pastinya akan ada batu kerikil yang menghalangi jalan mereka.
Hingga acara berlanjut, kini hanya tinggal sesi foto saja. Dan setelah itu acara memotong kue dan lempar bunga.
Pada hitungan ketiga Anugrah melemparkan bunga yang ada di tangannya. Dan para anak muda yang sudah bersiap menunggu langsung berusaha menangkapnya sembari berteriak kencang.
...----------------...
Sora tiba, selesai sudah acara. Bu Ranti menangis memeluk putranya. Ia tengah berpamitan untuk pulang dan meninggalkan putranya di rumah mertuanya.
"Bu ... malu ih, masa anaknya di tangisin." Kata Pak Runo.
"Biasa, Pak Guru. Wanita itu ya gitu, gampang nangisan." Kata besan nya.
__ADS_1
Keanu hanya mengelus punggung wanita hebat yang telah banyak berjasa untuknya itu, Anugrah pun turut mengusap punggung Ibu mertuanya itu. Ia juga turut mengeluarkan air mata karena terharu melihat betapa sayangnya Bu Ranti pada anaknya.
Bu Ranti melepas pelukannya dan memeluk menantunya itu, "maaf ya Nu, mata ibu ini mata yuyu jadi gampang nangisan." Ujarnya.
Anugrah malah tersenyum, dan Bu Ranti melepas pelukannya.
Setelah berpamitan dua Anu mengantar Bu Ranti dan suami juga keluarga Keanu sampai depan, sampai tak terlihat. Dan setelahnya keduanya masuk.
Di dalam tenda hajatan sudah tak seramai tadi, karena setelah acara selesai semua orang satu persatu undur diri untuk pulang. Begitu juga tiga sahabat dua Anu, yang pamit dan akan kumpul lagi besok.
Kini di dalam rumah di ruang tamu yang masih berantakan duduk pasangan suami istri baru.
Mereka tengah leyeh-leyeh bersandar pada sandaran kursi. Jilbab Anugrah yang sudah berganti kerudung instan itu membuatnya mudah untuk menyandarkan kepalanya. Baju mereka sudah pada ganti. Tinggal mandi saja. Tapi di kamar mandi sedang ada orang, dan harus gantian, jadilah mereka berdua duduk bersandar menunggu di sana.
"Lama nggak ya, De?"
Deg. Anugrah yang tengah menyandarkan kepala sembari memejamkan mata seketika terbuka dan langsung duduk tegak.
"Kamu manggil apa?" Tanyanya pada suaminya.
"De," ucap Keanu.
"Ppfffttt hahah, kok kaya aneh sih. Panggil biasa aja lah," ucap Anugrah menutup mulutnya yang tertawa.
__ADS_1
"Nggak, usah ketawa. Kamu juga harus panggil aku dengan sebutan 'Mas' jangan panggil nama. Aku mau mandi dulu, mandi bareng nya nanti kalau nginep di rumah ibu," sembari mengerling kan sebelah matanya Keanu sembari berdiri dan masuk ke dalam kamar Anugrah guna mengambil handuk lalu berjalan ke belakang menuju kamar mandi.
"Hah ...." Anugrah melongo di buatnya.