Ketika Dua Anu Jatuh Cinta

Ketika Dua Anu Jatuh Cinta
Berdua


__ADS_3

Ditemani orang tersayang jualan memang lebih betah ya ... tidak perduli sepi ataupun ramai pembeli. Yang penting ada Ayang menemani. Seperti Anugrah yang masih duduk berdampingan dengan Keanu. Kendati waktu sudah menunjukan pukul lima belas tapi Anugrah dan Keanu masih duduk di samping lapak Anugrah.


Mereka duduk berdua tak perduli pandangan orang-orang yang masih ada di sekitaran sana. Keduanya asik main selayaknya anak kecil, main tebak-tebakan hewan menurut abjad sembari menghitung jari, main tebak-tebakan judul lagu, dan main yang lainnya.


Mereka berdua terlihat seperti anak kecil yang tengah di sisihkan oleh orang tua mereka di acara kumpulan PKK. Sama sekali tak terlihat seperti pasangan kekasih, malah lebih terlihat seperti kakak-adik.


Anugrah mencubit punggung tangan Keanu dengan keras saat Keanu salah menebak, tapi saat Anugrah salah menebak ia tak mau di cubit. Dan itu semakin membuat Keanu gemas.


Keduanya asik berdua sampai adzan ashar terdengar dari masjid yang ada di pasar. Dan seketika mereka berdua mendengar, mereka lalu saling tatap dan tertawa. Namun keduanya lalu sama-sama menahan tertawanya karena Adzan tengah berlangsung.


Keanu membantu membereskan dagangan Anugrah, dan membawa nya ke parkiran. Di mana motor Anugrah berada.


"Loh, kok di depan?" Tanya Anugrah saat melihat karung dagangannya di taruh di depan jok dengan posisi berdiri.

__ADS_1


"Emang di mana?" Tanya balik Keanu. Anugrah lalu menunjuk jok bagian belakangnya.


"Lah, terus aku di mana, kalau dagangannya di situ?"


Anugrah mengerutkan alis, "kamu balik pake motor aku?"


"Masa, aku pulang sendiri? Aku yang bawa motor kamu, numpang sampe rumah doang." Kata Keanu.


Dan akhirnya Anugrah menyetujui nya.


Laju motor yang di kendarai Keanu begitu lambat, dan melewati depan Tokonya. Kebetulan ada sang Ibu di depan Toko, tapi alih-alih turun untuk menyapa ini malah Keanu hanya membunyikan klakson sembari tersenyum, Bu Ranti pun hanya membalas dengan tersenyum juga acungan jempol.


Serius. Anugrah di buat malu di depan Bu Ranti. Akhirnya Anugrah pun hanya menyapa lewat anggukan kepala saja.

__ADS_1


Dan kini motor sudah berhenti di pinggir jalan, di depan Musala. "Kok, ke Musala? Katanya kamu mau balik?"


"Salat, dulu, Nu ... abis ini aku balik jalan kaki." Ujar Keanu.


Anugrah turun begitu juga Keanu. Mereka sama-sama menuju tempat wudhu di samping Musala. Selesai bareng dan keluar dari tempat wudhu pun barengan. Anugrah yang iseng menciptakan air yang masih menetes di tangannya ke arah Keanu. Begitu pun Keanu.


Keadaan Musala yang sudah sepi, karena memang biasanya kalau Salat ashar yang salat di Musala hanya beberapa saja, orang-orang yang rumah nya paling dekat saja biasanya. Beda saat Subuh, magrib dan Isya. Biasanya hampir penuh. Tergantung cuaca.


Akhirnya Keanu yang jadi Imam, dan Anugrah makmum.


Dengan khusyuk keduanya menjalankan kewajibannya. Dan setelah selesai Keanu membalik badannya dan mengulurkan tangannya pada Anugrah.


Anugrah mengernyitkan dahi, "apa an?"

__ADS_1


"Nggak, peka!" Keanu menarik kembali uluran tangannya. Dan membalik badannya ke depan lagi.


Anugrah tersenyum melihat Keanu yang kesal. Bukan tidak tahu, hanya saja belum sekarang. Katanya dalam hati.


__ADS_2