Kisah Cinta Arumi

Kisah Cinta Arumi
Pernikahan F & A


__ADS_3

Setelah drama virus Najib yang sudah mulai menyebar, kini tiba saatnya acara yang sudah di nantikan keluarga Abrar. Pernikahan Almira dengan Farid, akad nikah di pagi hari, dan acara resepsi di sore sampai malam hari dilaksanakan di pondok pesantren dan di kediaman keluarga Farid.



Almira cantik dengan balutan gamis pernikahan untuk acara akad, ia mengenakan niqab untuk menutupi wajahnya, karena saat ini berada di dekat ummi nya dan banyak orang yang menatapnya.


Arumi dan Widya serta Laila juga mengenakan niqab, Widya mengikuti Arumi dan Laila karena dirinya melihat mereka begitu cantik walaupun wajah mereka di tutupi dengan cadar itu.


Arumi dan Laila masih buka tutup cadar, mereka menggunakan nya hanya disaat acara dan pergi ke tempat yang ramai. Mereka tidak ingin wajah mereka di lihat banyak laki-laki, suaminya juga menyuruhnya. Abyan dan Affan tidak ingin miliknya menjadi sorotan, Arumi dan Laila juga senang melakukannya.


Bunda Faza dan ayah Salman beserta Anisa datang di acara Farid dan Almira, mereka tentu saja di undang karena keluarga dari menantunya.


"Bun, Anisa mau banget nikah nya seperti mbak Almira."


"Kenapa harus seperti mbak Almira?" Tanya bunda menatap anaknya.


"Karena wajah cantiknya tertutup, mungkin hanya akan dia perlihatkan pada suaminya."


"Apa kamu ingin mengenakan niqab seperti mbak zy juga? Walaupun mereka masih belum istiqomah dengan cadarnya."


"Tentu. Tapi kalau Anisa sudah kuliah nanti, karena sekarang Anisa belum siap dengan cadar yang menutupi wajah Anisa."


"Tapi, saat akan menikah calon suami kamu tetap harus melihat wajah kamu."

__ADS_1


"Bukankah itu bukan masalah besar bun? Lagipula Anisa akan cantik saat dewasa."


"Aamiin. Semoga tercapai semua yang di harapkan anak-anaknya bunda. Kamu juga sudah cantik dari sekarang, sayang."


"Aamiin. Makasih bunda." Anisa memeluk bunda Faza, ia begitu senang jika hal yang menurut nya baik selalu di dukung oleh bunda dan ayah angkatnya. Anisa tahu diri tentang dirinya yang hanya seorang anak angkat, namun ia menganggap bunda dan ayah seperti orang tua kandungnya. Tidak ada yang dirinya tutup-tutupi dari ayah dan bunda.


...******...


"Bismillahirrahmanirrahim. Yaa Farid Al Ghaffari bin Husein Al Ghaffari ankahtuka wa zawwajtuka makhtubataka binti Almira Fariza Abrar alal mahri 35.692.77 dolar A.S. wamajmueat min 'adawat alsalat, hallan." Abah yang menikahkan putrinya, beliau sendiri yang menikahkan nya.


"Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkuur hallan."


"Sah?"


"SAH."


"SAH."


"Baarakallahu laka wabarakoa 'alaika wajma'a bainakumaa fii khoir"


Artinya, “Semoga Allah memberikan berkah untukmu, semoga Allah memberi berkah padamu dan menghimpun kalian berdua (sebagai suami istri) dalam kebaikan.”


Dengan satu tarikan nafas, Farid menyelesaikan lafadz sakralnya pernikahan dengan cepat. Akbar hadir disana dengan menghela nafas, ia senang temannya telah menikah. Namun hatinya merasa sakit, karena yang di nikahi adalah wanita yang disukai nya.

__ADS_1


Abyan dan Najib melirik ke arah Akbar, mereka tahu perasaan temannya saat ini sama dengan wajahnya yang terlihat sakit. Tapi di saat menemui temannya Akbar tetap tersenyum.


Farid menghampiri Almira untuk memberikan doa pada orang yang baru saja sah menjadi istri nya.


Almira sedikit menunduk dengan Farid yang menuju dirinya.


"Almira, mendongak dan cium tangan suami kamu." Ucap ummi saat Almira tak kunjung mengulurkan tangannya.


Almira dengan ragu mengambil tangan Farid dan menciumnya, Farid juga mencium kening Almira. Lalu membacakan doa memegang ubun-ubun kepala sang istri.


"Allahumma ini as-aluka khairaha wa Khaira maa jabaltaha alaihi, wa a'udzubika min syarriha wa syarri maa jabaltaha alaihi."


Artinya : Ya Allah, aku memohon darimu kebaikan istriku dan kebaikan dari tabiat yang kau simpan kan pada dirinya. Dan aku berlindung kepadamu dari keburukan istriku, dan keburukan dari tabiat yang kau simpan kan pada dirinya." Ibnu Majah, Imam Abu Dawud dan beberapa ahli hadits.


Atau boleh juga menggunakan :


"Allahumma baarikli fi ahli wa baarik li-ahli fiyya warzuqhum minni warzuqniy minhum."


Artinya : Ya Allah ya Tuhan, berkahilah aku dalam permasalahan keluarga ku. Berkahilah keluarga ku dalam permasalahan mu, berilah keluarga ku (istri dan keturunan) rezeki dariku, dan berilah aku rezeki dari mereka." HR. At-thabrani.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2