Kisah Cinta Arumi

Kisah Cinta Arumi
Kondisi Abyan


__ADS_3

Abyan membuka pelan matanya, ia merasakan sekujur tubuhnya sangat sakit.


"Arumi," lirih Abyan mencoba bangkit dari tempat nya, di dengar oleh Abah dan juga ummi yang sedang menunggu di dalam.


"Kamu sadar nak, Alhamdulillah."


"Alhamdulillah kamu sudah sadar by, Abah minta maaf." Abyan menggelengkan kepalanya, ia tidak ingin mendengar kata maaf dari orang tuanya yang menurutnya memang tidak salah.


"Bantu Aby bangun, ummi. Aby mau menemui Arumi dan anak Aby." Abyan mencoba bangun, namun tenaganya tidak mampu menahannya.


"Kamu mau kemana? Kamu istirahat saja. Kasian istri dan anak kamu sedang istirahat, besok saja ya." Ummi Dalilah melihat suaminya, ia kasihan dengan anaknya. Alasan malam ini mungkin cukup membuat Abyan kembali tenang, namun besok belum tentu bisa ia cegah.


"Kamu istirahat lagi, ummi sama Abah mau keluar sebentar." Abah menatap istrinya ingin mengetahui apa yang akan dibicarakan sebenarnya. Ummi Dalilah membetulkan posisi Abyan dan menyelimuti nya. Abyan mencoba memejamkan matanya, walaupun tidak bisa.


"Apa yang mau kita lakukan bah? Kondisi Abyan saja seperti itu, tapi Arumi juga tidak ingin bertemu dengan Aby." Ummi bingung apa yang terjadi dengan keluarga nya.

__ADS_1


"Ingat ayat yang membuat kita selalu bersabar dengan cobaan yang kita alami saat ini mi."


لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ ࣖ


Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.


"Ya Allah, iya ummi tahu bah. Tapi gimana dengan kelanjutan rumah tangga anak kita?" Ummi sedih karena anaknya ingin tetap bersama Arumi, namun keputusan Arumi sudah bulat untuk berpisah dengan Abyan.


Abah memeluk istrinya, ia juga seperti itu namun mencoba menguatkan istrinya.


Abyan terbangun ketika adzan subuh terdengar dari dekat rumah sakit, ia masih merasakan sakit di seluruh tubuhnya. Mata nya juga mengantuk, karena hanya tidur sekitar dua-tiga jam. Ia ingin melaksanakan kewajiban nya, mencoba bangun dengan pelan sebelum orang tuanya membantu. Tidak ingin lemah dengan hukuman yang diinginkan Arumi, yang terpenting adalah Arumi memaafkan dan mau kembali bersama.


Brukkk


"Astaghfirullah," lirih Abyan menambah rasa sakit yang memang sudah sakit.

__ADS_1


Abah dan ummi terkejut yang tidur di sofa, mereka kelelahan dengan kejadian kemarin sampai malamnya. Abah dan ummi membantu Abyan berdiri, Abyan mengeluh kesakitan.


"Aby mau ke kamar mandi bah, ummi. Aby mau shalat. Setelah Aby selesai shalat nanti, antar Aby menemui Arumi dan anak Aby." Abyan menatap orang tuanya, sedangkan keduanya saling pandang tidak menjawab melihat kondisi Abyan sangat memperihatinkan.


"Sekarang kamu ke kamar mandi dulu, soal Arumi dan anak kalian tenang aja. Bunda dan ayahnya selalu menemani Arumi, kamu harus istirahat dan sembuh dulu by."


"Aby mohon ummi, abah. Bantu Aby tetap bersama Arumi, Aby sangat mencintai nya, apalagi sekarang di tambah ada anak kami yang baru lahir." Abyan meneteskan air matanya sambil memohon pada abah dan ummi, Abyan tidak pernah seperti itu sebelumnya. Lalu ummi mengantar Abyan ke kamar mandi, Abah yang mendengar itu juga bingung harus mengatakan apa lagi. Tapi mereka tetap akan mendukung anaknya agar Arumi berubah pikiran, ia juga tidak ingin mereka berpisah.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...

__ADS_1


__ADS_2