Kisah Cinta Arumi

Kisah Cinta Arumi
Perasaan bingung Mira


__ADS_3

Mira tidak sabar segera bertemu Arumi, ia akan bercerita tentang kejadian kemarin dan meminta solusi untuk nya. Ia kalau bisa akan ke pesantren bersama adiknya, menemui ummi dan abah.


Arumi yang masih mengurus anaknya sebelum dirinya berangkat koas, masih belum bersiap untuk dirinya.


Mira lebih dulu sampai di rumah sakit, ia akan berpapasan dengan dokter Kevin. Mira buru-buru melewati jalan lain untuk menuju ruangan nya, entah kenapa Mira jadi merasa malu bertemu dokter Kevin. Mira memang berharap pada dokter Kevin, tapi semakin membayar hutang nya, Mira tahu dan membuka matanya bahwa dokter Kevin tidak setara dengan nya.


Hufhh... Mira memegang dada nya sebelum masuk ke ruangan.


"Mira," sapa dokter Kevin membuat Mira terkejut.


"Kamu kenapa mir?" Tanya nya yang menatap Mira heran.


"Eh dok, saya kaget dokter tiba-tiba disini."


"Aku kan lewat jalan lain, tapi kenapa malah ketemu disini." Batinnya

__ADS_1


"Saya memang mau lewat disini, tapi kamu malah terkejut saya sapa." Mira tersenyum, padahal dirinya sudah berusaha menghindar.


"Saya masuk dulu dok." Mira memegang gagang pintu.


"Kamu lewat mana mir, perasaan saya dari depan putar lagi karena ada yang ketinggalan, gak ada lihat kamu." Mira mau menjawab itu, tapi dokter sudah lebih dulu menebak kalau Mira melewati jalan pintas.


Mira langsung pamit masuk ke ruangan dan menguncinya. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu lagi, membuat nya kembali terkejut, tapi suara Arumi membuat nya lega.


"Assalamualaikum, kenapa di kunci, mir?" Tanya nya sambil melihat ruangan di dalam.


Mira juga ikut melihat sekeliling, "wa'alaikum salam, cari apa? Saya sendiri dok." Mira langsung menarik Arumi masuk dan menguncinya.


"Saya mau cerita dok, saya nanti boleh ikut ke pesantren? Ada yang mau saya sampaikan pada ummi dan abah." Mira seperti gelisah.


"Ada apa? Kamu tenang dulu, cerita pelan-pelan sama saya, nanti saya bantuin cerita sama ummi dan abah."Arumi menenangkan Mira.

__ADS_1


Mira pelan-pelan menceritakan semuanya pada Arumi, mulai pertama pulang dari rumah sakit hingga sampai kerumah. Kevin membayarkan hutang dan juga bunganya, namun Mira hanya harus membayar hutang nya saja. Mira bingung dan merasa tidak pantas saat Kevin mengatakan dirinya sebagai calon suaminya, bukan hanya ingin membantu agar anak penagih hutang itu pergi, namun juga pada adiknya yang kecewa saat Mira bilang hanya pura-pura.


"Baik, saya tahu kesimpulan nya. Jadi kamu hanya perlu membayar hutang nya saja 'kan? Tapi mungkin ini jawaban dari semua ucapan kamu, yang menginginkan dokter Kevin sebagai suami. Kamu bilang kalau dokter Kevin mau, kamu tidak akan menolaknya?"


"Saya hanya takut itu pura-pura, untuk menyenangkan hati adik saya."


"Begini saja, kalau nanti dokter Kevin ada mengatakan mau menikah lagi sama kamu, atau ingin mengantar kamu pulang, fix dokter Kevin memang suka sama kamu." Arumi tersenyum bahagia, akhirnya Mira akan segera menikah juga.


"Jangan gitu dong, saya jadi makin ragu. Bukan pada dokter Kevin, tapi pada diri saya sendiri."


"Nanti malam secepatnya kamu shalat istikharah, meminta petunjuk sama Allah. Tapi saya ingin kalau kamu menolak untuk diantar dokter Kevin, biar lebih dramatis mir." Mira malah geleng-geleng kepala melihat Arumi lebih antusias, sedangkan dirinya merasa tidak karuan saat berpapasan dengan dokter Kevin.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2