Kisah Cinta Arumi

Kisah Cinta Arumi
Pulang ke pesantren


__ADS_3

Mira dan Kevin sudah kembali ke pesantren, orang-orang yang ada di pesantren terkejut melihat keduanya sudah kembali.


"Loh, kenapa kalian sudah pulang?" Tanya ummi.


"Kenapa ummi bertanya seperti itu? Apa Mira sudah tidak boleh pulang kesini?" Tanya nya membuat ummi merasa bersalah.


"Bukan, bukan begitu maksud ummi, nak. Soalnya waktu di hotel tiga hari, tapi kalian sudah pulang baru sehari disana."


"Kita tidak betah, disana sangat sepi. Mira dan dokter Kevin akan masuk kerja ke rumah sakit malahan." Karena masih ada waktu untuk siap-siap berangkat, mereka sampai di pesantren setengah tujuh.


"Dokter Kevin? Mau kerja? Ini tidak benar, Abah....."


Abah keluar mendengar istrinya memanggil.


"Ada apa, ummi? Loh, kenapa ada mereka?"


Ummi menceritakan semuanya pada abah, anak dan menantu baru nya masih belum memanggil dokter Kevin, dan akan bekerja.


"Abah sudah bilang dengan Farid, Farid malah terserah kalian mau masuk kapan. Tapi kenapa malah mau bekerja sekarang?"


"Tidak masalah bah, bukannya bekerja dengan tidak, sama saja. Mira besok akan kerumah dokter Kevin, jadi akan jarang disini." Ummi melirik suaminya, tapi ada benarnya ketika sudah tinggal bersama suami akan jarang pulang.


"Masuk dulu, tapi kalau bisa untuk sekarang kalian di rumah aja, besok atau lusa baru masuk. Lagian udah ada izin dari rumah sakit untuk beberapa hari kalian cuti menikah, jadi tidak masalah tidak masuk dulu." Mira dan dokter Kevin akhirnya mengangguk dan ikut masuk ke ndalem.


"Bagaimana dengan panggilan baru nya? Apa sudah ada yang bagus? Atau perlu ummi beri saran? Apa mau di bantu sama ipar kamu yang lain?" Tanya ummi saat berada di dapur.


"Ummi, Mira belum bisa dengan panggilan baru. Untuk saat ini Mira akan memanggil dokter Kevin saja."

__ADS_1


Ummi menggelengkan kepalanya, ia tidak mau anaknya memanggil suaminya dengan panggilan profesi nya. Karena Mira bukan pasien nya atau bawahan yang biasa berada di rumah sakit.


"Panggil abang, aa' atau mas seperti Arumi dan Almira, atau panggilan sayang lainnya. Karena memanggil suami harus dengan panggilan sayang, bukan dengan panggilan profesi nya."


"Akan Mira coba, apa bagus kalau Mira panggil papi? Haha sangat menggelikan, ummi." Mira tertawa saat dirinya akan memanggil dokter Kevin dengan papi.


"Iya yang biasa saja, panggil mas seperti kamu memanggil mas kamu yang lain. Supaya tidak canggung dan biasa saja." Ummi menyarankan agar Mira memanggil nya seperti kakaknya yang lain.


"Kita bawa teh nya keluar dulu, mi." Mira membawa teh nya keluar diikuti ummi Dalilah dari belakang.


"Kamu akan tinggal di rumah orang tua kamu?" Tanya abah pas melihat Mira dan ummi datang.


"Ingin nya seperti itu bah, tapi kalau misalnya Mira maunya disini atau di rumah sendiri. Kevin akan usahakan untuk tinggal berdua saja." Kevin melirik Mira.


"Kamu mau bagaimana mir? Mau disini atau di rumah dokter Kevin? Apa mau berdua saja?"


"Mira terserah dokter Kevin saja, bukannya sebagai istri ikut saja apa yang suaminya putuskan."


"Mira sih di ndalem mau, di rumah dokter Kevin juga mau, tinggal berdua juga boleh aja. Pokoknya Mira gak pemilih mau tinggal dimana aja."


"Asal dengan dokter Kevin ya, mir?" Ucap Almira baru timbul dari pintu.


"Mbak Al." Ucapnya karena menoleh melihat siapa yang melanjutkan ucapannya.


"Assalamu'alaikum,"


"Wa'alaikum salam.

__ADS_1


"Kamu kesini sama siapa nak?" Tanya nya menyambut Almira.


"Al sama mbak Tami, ummi. Bareng Faeya tadi Al yang nyetir, soalnya baba nya lebih awal tadi berangkat." Almira bareng baby sitter nya ke ndalem. Baby Faeyaza di stroller, di dorong oleh mbak Tami.


"Feer di titipkan ke bunda nya Arumi, kalau kesini biasa ummi juga minta bantu santri kalau bersamaan dengan Fatih." Dokter Kevin hanya menunduk menunggu semuanya kembali duduk.


"Faeya sama aunty ya? Lucu banget sih mirip Feer, gembul gini."


"Laksanakan mir." Goda Mira


"Gimana mbak?" Mira tidak mengerti ucapan Almira.


"Sudah kamu duduk aja, Faeya biar di stroller kasian aunty nya kemarin baru nikah."


"Apa hubungannya mbak?" Mira masih saja bingung apa hubungannya dengan pernikahan nya.


"Tidak ada, kamu kenapa sudah pulang dari hotel? Bukannya harusnya masih nginap?"


Ummi langsung menceritakan semuanya saat Mira dan Kevin malah akan berangkat kerja tadi.


"Kalian sebaiknya istirahat saja, nanti malam semuanya akan berkumpul disini." Ummi dan abah juga menyuruh Mira untuk membawa Kevin ke kamar nya.


Mira masih sangat canggung jika berdua dengan dokter Kevin, ia belum mengenakan kerudung. Namun akan ia coba untuk tampil beda nanti.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2