
Ayu tersadar dengan panggilan Yuna yang penuh tekanan.
"Huftt" Ayu memegang tangan Aris, mereka semua terkejut, Bayu dan Jamia memegang tangan Yuna.
"Huftt" Yuna duduk kembali.
Aris yang takut, dia tidak berani menatap mata Ayu yang penuh dengan rasa benci.
Ayu "Lihat Aku" Menatap Aris.
Aris diam.
Ayu "Yak" Keras.
Aris dan teman-temannya terkejut, Aris langsung menatap Ayu.
Ayu "Aku tidak perduli kamu menyukai siapa, pacaran sama siapa aku hanya butuh kejujuran, kemarin yang aku marah sama kalian karena kalian berbohong padaku bukan karena kamu pacaran sama Lestari" Tegas.
Aris,Gita dan Anif menunduk.
Reky "(Aa jadi lestari itu, gw pikir hanya rumor)" Melihat Aris.
Ayu "Karena itu, mau siapa pun itu yang kamu suka kamu harus bilang pada ku, agar kita bisa berpisah baik-baik" Menatap Aris.
Aris kaget dengan kata berpisah, dia langsung menatap Ayu.
Aris "Itu tidak akan terjadi Yu, Aku bers... " Memegang tangan Ayu.
Yuna "ARIS" Menatap Aris.
Aris "Ya" Kaget lalu melihat Yuna.
Mereka semua melihat Yuna.
Ayu "Jangan bersumpah Ris, karena kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya" Menatap Aris
Aris dan lainnya melihat Ayu, Yuna mengangguk.
Ayu "Entah itu kamu yang selingkuh atau menyukai seseorang, atau Aku yang akan melakukan itu" Menatap Aris.
Aris dan lainnya terkejut dengan perkataan Ayu yang begitu tegas.
Ayu "Intinya dari semua itu kita harus saling jujur, jangan ada kebohongan di antara kita,untuk rasa sakit itu urusan belakang, jika kita berpisah nanti kita tetap akan kembali menjadi teman, ya walaupun tidak akan sedekat dulu"
__ADS_1
Yuna tersenyum bangga melihat Ayu yang begitu tegas berbicara dengan menatap mata Aris tanpa berkedip.
Aris menunduk lalu mengangguk.
Yuna "Yahh, jadi selamat atas hari jadi kalian" Berdiri.
Mereka melihat Yuna dengan bingung, sedangkan Ayu tersenyum.
Yuna "Rya pergi ke ruang cctv dan simpan momen ini, JK tandai tanggal jadian Ayu" Berjalan pergi.
"APA!!" Mereka semua terkejut, mereka melihat Ayu dan Aris. Aris yang juga bingung menatap Ayu, Ayu hanya tersenyum kecil lalu Ayu melihat teman-temannya tapi tangannya masih memegang tangan Aris.
Ayu "Itu berlaku untuk kalian semua, jangan ada kebohongan antara kita, paham" Melihat teman-temannya satu persatu.
Mereka hanya mengangguk, Aris melihat tangannya yang masih di pegang Ayu, Ayu melihat Aris.
Ayu "Ada apa?" Bingung.
Aris "Ah itu,,, itu tangan" Melihat tangan mereka berdua yang masih berpegangan.
Ayu melihat kearah tangan mereka.
Ayu "Terus kenapa?" Melihat Aris.
Ayu "Mau ku lepaskan?" Mulai melepaskan tangan Aris.
Aris "Aaa tidak, tidak, jangan" Memegang tangan Ayu dengan erat.
Mereka semua tertawa, Aris menunduk karena malu.
...----------------...
Makan malam.
Karena Ayu dan Aris sudah jadian, Aris duduk di sebelah Ayu.
Meja makan mereka ada 18 kursi, laki-laki di sebelah kiri, perempuan sebelah kanan.
Yuna duduk berhadapan dengan Kadi,sebelah kanan Yuna ada Jamia, Ayu, Eka dan Gita. Sebelah Kiri Kadi ada Arya, Bayu, Aris Anif, Reky, Felix dan Fredik.
Karena duduk bersama Aris, Ayu pindah di sebelah Gita dan Eka duduk di kursi Ayu, begitu juga dengan tempat duduk Aris di duduki oleh Anif.
Mereka makan seperti biasanya, hanya berbeda tempat duduk dan ada atmosfer romantis di ujung kanan Yuna.
__ADS_1
"Hahh" Fredik kesal karena melihat Ayu dan Aris yang saling berbagi makan dan terkadang mereka sua-suapan.
Selesai makan mereka mau kembali ke kamar mereka, Ayu dan Aris selalu barengan.
Lift sampai di lantai 3,para pria sudah keluar tapi Aris masih berdiri di dalam.
Yuna "Lu ngk berencana tidur di kamar Ayu kan" Datar.
Mereka semua terkejut.
Aris "Ngk kok, gw hanya ngantr do... " Panik.
Yuna "Keluar" Dingin.
Aris "Tapi Yun... " Melihat Ayu.
Ayu terdiam.
Yuna "Lu mau keluar dari lift atau keluar dari RUMAH" Mulai kesal.
Ayu langsung mendorong Aris keluar dari lift, Yuna melihat Ayu, Ayu tersenyum.
Yuna "Mulai sekarang lu di larangan naik ke lantai 4" Tegas.
Mereka semua terkejut.
Aris "Kenapa?" Kaget.
Yuna "Begitu juga dengan Ayu, lu di larangan pergi ke lantai 3 sendiri, harus ada yang menemani" Tegas.
Ayu "He?!" Ayu menatap Yuna.
Yuna keluar dari lift diikuti oleh Ayu dan lainnya.
Ayu "Maksud lu apaan Yun?" Menatap Yuna.
Yuna "Jangan marah atau tersinggung, ini juga demi kebaikan.. " Datar
Ayu "Apa lu berfikir kita berdua akan... " Mulai kesal.
Mereka semua khawatir.
Yuna "Gw ngk berfikir seperti itu, dan gw percaya lu berdua ngk akan seperti itu, tapi di dunia ini bukan hanya manusia yang menghuni tapi ada makhluk yang di sebut dengan iblis juga menghuni dunia ini, lu ngerti kan maksud gw" Menatap Ayu dingin.
__ADS_1
Mereka semua terdiam.