KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Pertemanan Di Mulai.


__ADS_3

Saat Yuna mengikuti Yuni dan teman-temannya.


Yuna melihat mereka(Yuni dan teman-temannya) dari belakang sambil tersenyum.


Mereka masuk ke dalam ruang komputer, di sebelah ruang aula.


Yuni duduk sedangkan kedua temannya berdiri.


Yuna berdiri di depan mereka sambil tersenyum.


Wanti menatap Yuna "Kenapa kamu senyum" Tanya Wanti.


Yuna melihat ke arah Wanti "Tidak apa-apa" Jawab Yuna yang masih tersenyum.


Leli menatap Yuna "Kok aku merasa khwatir ya" Pikir Leli.


"Ada apa ya.... Kak" Tanya Yuna.


Yuni melihat Yuna dari atas ke bawah "Apa hubunganmu dengan Kadi?" Tanya Yuni sambil menyilangkan kakinya.


"Kadi?" Tanya Yuna sambil memiringkan kepalanya.


"Alkadrie Karel" Lanjut Leli memperjelas.


"Oouh Al" Jawab Yuna.


"A..Al" Kata mereka kompak.


"Ya Al" Jawab Yuna sambil mengangguk.


"Al..Kad..Rie" Lanjut Yuna memperjelas.


"Hah" Kata Mereka kesal sambil memalingkan wajah, Mereka bertiga menahan emosi.


Yuna tersenyum melihat ekspresi mereka, sampai membuat Wanti kesal.


Wanti mendorong Yuna, Yuna termundur beberapa langka ke belakang,Leli terkejut, Leli memegang tangan Wanti.


"Jangan" Bisik Leli.


"Emang kamu gk kesal lihat wajahnya" Kata Wantin kesal.


"Dia ngeremehin kita" Lanjut Wanti lagi, sambil melepaskan pegangan Leli.


Leli terdiam lalu melihat ke arah Yuna.


Yuna melihat ke seragamnya(bekas dorangan Wanti), dia menghembuskannya nafas kasar "Huft" Yuna melihat ke arah mereka, tapi ekspresi Yuna berubah.


Yuna menatap mereka dengan dingin, Leli dan Yuni terkejut melihat ekspresi Yuna, Wanti juga terkejut tapi tiba-tiba Yuna tersenyum kembali.


Wanti pun semakin kesal dia pun maju untuk menampar Yuna.


Saat Wanti melayangkan pukulannya, tangannya di tahan oleh Yuna.


Yuni dan Leli terkejut, Yuna menatap Wanti dengan tatapan yang dingin.


Wanti terkejut dengan tatapan Yuna.


Yuna kembali tersenyum lalu perlahan-lahan meramas pergelangan tangan Wanti, remasan Yuna pun semakin kuat, sampai membuat Wanti menjerit kesakitan.


"Ahk, ahk sakit" Jerit Wanti sambil melihat ke arah Yuna.


Yuni berdiri sedangkan Leli termundur beberapa langkah kebelakang.

__ADS_1


Mereka berdua takut untuk mendekat.


Yuna hanya tersenyum, Wanti melayangkan tangan yang satunya lagi, Yuna menahannya lagi, Yuna menendang tulang kering Wanti.


"Ahk" Jerit Wanti, Wanti jatuh tepat di depan Yuna, Yuna langsung melepaskan tangan Wanti.


Wanti terduduk di bawah sambil memegang kakinya yang di tendang Yuna.


"Ups sorry" Kata Yuna. Yuna berjongkok(seperti orang melamar🧎‍♀️) didepan Wanti.


Wanti menatap Yuna, matanya berkaca-kaca.


Yuna menatap wanti dengan dingin, Wanti ketakutan.


Yuna memegang tangan Wanti yang berbekas karena remasan Yuna "Jangan di ulangi lagi ya" Kata Yuna pelan sambil melihat tangan Wanti.


Yuna menatap Wanti "Takutnya lebih parah dari ini loh" Kata Yuna pada Wanti sambil tersenyum.


Yuna pun berdiri berbalik untuk pergi,Yuni dan Leli menghampiri Wanti "Kamu gk apa-apa?" Tanya Yuni.


"Kenapa kalian gk bantuin aku sih, ha?" Kata Wanti kesal pada kedua temannya.


Kedua temannya terdiam.


Yuna berbalik melihat ke arah mereka sambil tersenyum, mereka melihat ekspresi Yuna pun merinding.


Yuni dan Leli membantu Wanti berdiri,sat mereka keluar, Yuna dan teman-temannya sudah tidak ada.


Mereka berdua pun keluar dari ruang komputer, Wanti berjalan di bantu kedua temannya, Felix melihat mereka.


Felix Bararo adalah teman seangkatan Yuna, dia yang pernah melihat Yuna memukul seseorang dan dia juga pernah hampir di pukul oleh Yuna.


Felix tersenyum kecil "Syukurlah dia masih hidup" Kata Felix pelan sambil meminum minumnya.


...****************...


Ting(pesan masuk) .


Yuna membuka poselnya, terlihat pesan dari Kadi.


"What are you doing" Pesan Kadi.


Yuna tersenyum kecil.


"Apa kau baik-baik saja?" Pesan Kadi.


"I'm fine" Jawab Yuna.


Ting(pesan masuk)


"Yunaaaaaaa" Pesan Ayu.


Yuna tertawa kecil.


Ting(pesan masuk)


"What are you doing?" Pesan Jamia.


"Ohhh, aku harus balas siapa dulu" Kata Yuna.


Ting(pesan masuk)


"Hahh" Yuna menghembuskan nafas kasarnya.

__ADS_1


"Are you okay?" Pesan Bayu


Yuna pun langsung membuat grup untuk mereka.


"I'm fine okay" Pesan Yuna di grup.


"Hehehe" Pesan Bayu.


"...." Pesan Kadi.


"Hehe" Pesan Yuna @Al.K


Yuna mengirim pesan pribadi pada Kadi.


"Gk apa-apa, nambah temen,🐱" Pesan Yuna.


Yuna sangat mengerti Kadi, Kadi merasa tidak nyaman dengan teman baru Yuna.


"Temanku sudah banyak,dan tidak ada yang benar kelakuannya🐕" Pesan Kadi.


Yuna tertawa kecil saat membaca pesan dari Kadi. , Yuna melihat ke arah fotonya bersama Kadi, Arya dan Eka.


"Aku keluar" Pesan Kadi grup.


Kadi keluar dari grup.


"Huft, sebenarnya aku agak takut padanya😅" Pesan Ayu di grup.


"😐😐" Pesan Jamia.


"Tapi dia ganteng kan🤗" Pesan Yuna.


"Iya sih🤭" Pesan Ayu sambil mengirim.


"Gantengan mana denganku😎" Pesan Bayu.


"Gantengan dia(Kadi) lah" Pesan Yuna.


"🤣🤣🤣😝" Pesan Ayu.


"Gantengan aku kan @J.K(Jamia)" Pesan Bayu.


"..... " Pesan Jamia.


"😐🙄" Pesan Yuna


"🤐🤔" Pesan Ayu.


" 😎🤭" Pesan Bayu.


"..... " Pesan Jamia.


"Aku pamit, mengantuk" Pesan Yuna.


"Me too" Pesan Jamia


"Nice dream @J.K(Jamia) " Pesan Bayu.


"You too" Pesan Jamia.


"😳🫣" Pesan Yuna.


"😱🫠" Pesan Ayu.

__ADS_1


"🤫🤭" Pesan Bayu


"🥱😴" Pesan Jamia.


__ADS_2