KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Husband.


__ADS_3

Yuna dan Jamia duduk bersama sedangkan Kadi di depan mereka.


Kadi terlihat masih merasakan sakit.


"Ini" Kata Yuna sambil menyodorkan minuman dingin.


Kadi yang melihat itu pun bingung "untuk apa?" Tanya Kadi.


Yuna menghela nafas "Taruh di tempat yang sakit" Jawab Yuna.


Jamia hanya duduk diam di sebelah Yuna sambil menahan lapar.


Kadi menatap Yuna.


"What, you want me to put it" Kata Yuna bercanda.


Kadi tersenyum kecil "Please" Jawab Kadi.


Jamia yang mendengar itu tiba-tiba haus dia pun meminum minumnya.


Kadi melihat minum yang mereka beli ada 3.


Kadi bingung.


"Mereka hanya berdua, tapi minumannya!?" Pikir Kadi.


Kadi melihat ke arah Yuna.


"Apa dia antara kalian ada yang minum lebih" Tanya Kadi sambil menunjuk minuman yang satunya.


Jamia dan Yuna melihat ke arah minuman.


(Gubrak) Yuna memukul meja. Yuna tersadar akan Ayu.


Jamia dan Kadi terkejut, orang di sekitarnya pun ikut terkejut.


"What the... " Kata Kati terkejut sambil menahan emosi.


"Anjirr Aku lupa" Yuna melihat ke arah Jamia.


"Apa?" Kata Jamia masih terlihat bingung.


Yuna melihat ke arah Jamia


"Ayu" Kata Yuna.


Yuna pun langsung menuju ke tempat Ayu.


"Ayu? Who?" Pikir Jamia dan Kadi.


Jamia pun sadar


"Ah benar, Ayu gk a... " Kata Jamia yang terputus karena bertatapan dengan Kadi.


Jamia pun terdiam,lalu memperbaiki cara duduknya.


Jamia melihat ke arah Kadi, Kadi menatap nya dengan bingung.


"Apa lagi yang ingin di lakukan anak ini" Pikir Kadi sambil melihat Jamia.


Kadi duduk dengan tegap,menunggu apa yang di lakukan Jamia.


"Maaf untuk yang tadi, I really didn't do it on purpose" Kata Jamia dengan sedikit gugup.


Kadi menatapny sedikit tidak percaya


"benarkah tidak sengaja?" Tanya Kadi memprovokasi.

__ADS_1


Kadi menatap Jamia


"Sok Inggris, caper. Haaa If only her wasn't Yuna's friend, I would make her regret for daring to hit me" Pikir Kadi sambil meminum minumnya dan menatap Jamia dengan dingin.


Jamia yang mendengar itu dan melihat tatapan Kadi pun emosi


"Jika aku sengaja, I will not only hit you with my elbow, but also hit you with a drink bottle, then I will pin your head against the refrigerator door" Kata Jamia penuh emosi.


Kadi yang mendengar apa yang di katakan Jamia pun tersedak oleh minumnya.


"Uhuk... Uhuk" Kadi menatap Jamia Kaget.


Jamia memalingkan wajahnya sambil meminum minumnya


"Rasakan" Kata Jamia pelan,tapi Kadi mendengar itu.


Kadi pun tersenyum sambil melihat Jamia.


Di saat yang sama.


...----------------...


Saat Yuna mau pergi ke tempat Ayu, dia malah berpapasan deng Ayu dan Bayu.


"Ah" Yuna sedikit terkejut melihat Ayu yang sedang berjalan dengan Bayu.


Ayu menatap Yuna dengan kesalYuna pun menghampiri Ayu dengan gugup.


Yuna memegang lengan Ayu


"Aaa maafkan Aku" Kata Yuna manja pada Ayu.


Yuna melihat ke arah Bayu yang sedang membawa makanan.


"Aaaa mari-mari aku yang bawa.." Kata Yuna sambil ingin mengambil makanan yang di bawah Bayu.


"Tunggu ini makanan kita kan?" Tanya Yuna pada Ayu.


Ayu menatap Yuna dengan kesal


"Kamu nanya" Jawab Ayu kesal.


Yuna tersenyum kecil


"hehehe" Yuna berbalik bermaksud mengambil makan yang di bawa Bayu.


"Tidak usah, aku aja yang bawa" Kata Bayu.


"Di mana tempat duduk kalian?" Tanya Bayu.


"Ah, di sana" Jawab Yuna,Yuna melihat ke arah Bayu


"Terima Kasih" Lanjut Yuna.


Bayu hanya tersenyum.


Mereka bertiga pun berjalan bersama ke tempat duduk.


Ayu masih kesal dan Yuna masih membujuk Ayu.


Mereka pun sampai di tempat duduk,Jamia


melihat ke arah Bayu.


Jamia terkejut melihat Bayu, Bayu tersenyum kecil. Bayu menaruh makanan mereka.


Jamia duduk bersama Ayu dan Yuna sedangkan Kadi duduk dengan Bayu.

__ADS_1


Yuna melihat ke arah meja Kadi


"Aw Al, punyamu(makanan) mana? Tanya Yuna.


"Nanti juga sampai" Jawab Kadi.


Yuna dan teman-temannya hanya mengangguk, sedangkan Bayu masih melihat ke arah Jamia.


"Ah, guys ini Alkadrie" Kata Yuna memperkenalkan Kadi pada teman-temannya.


"My..." Lanjut Yuna terhenti.


"Husband" Potong Kadi.


"Hahh" Yuna menghebuskan nafas kasar.


Ayu dan Jamia terkejut,Bayu hanya mengangguk sambil memakan makannya.


"Lucu" Kata Yuna pada Kadi.


Kadi tersenyum kecil.


"Ganteng" Kata Ayu pelan sambil melihat ke arah Kadi, Jamia yang mendengar itu pun menyiku Ayu pelan.


Ayu terkeju, mereka berdua pun tertawa kecil.


Tiba-tiba Reky datang membawa makanannya dan Kadi.


Reky menghampiri Kadi.


"Anji**, gua nyariin lu dari tadi bangsa... " Reky terdiam saat Yuna dan teman-temannya melihat ke arah nya.


"Ha.. Hai" Kata Reky canggung.


Reky melihat ke arah Kadi.


Kadi hanya tersenyum kecil sambil mengangkat satu alisnya.Reky pun duduk di sebelah Kadi lalu memberikan pesanan Kadi.


"Bangsat lu" Bisik Reky pada Kadi.


Kadi tertawa kecil.


Reky melihat ke arah Yuna dan teman-temannya.


"Hai" Sapa Reky canggung.


"Hai" Jawab Yuna dan Jamia canggung, tatapan Reky dan Ayu bertemu.


Ayu menatap Reky dengan dingin, Reky menelan ludahnya.


"Udah ayo makan, aku sudah lapar" Kata Kadi. Kadi melihat ke arah Bayu.


Bayu tersenyum kecil "Sorry bro, aku duluan" Kata Bayu.


Kadi hanya mengangguk pelan.


Ayu dan Yuna tertawa kecil sedangkan Jamia menggelengkan kepalanya


"Dia(Bayu)... kelakuannya tidak berubah" Pikir Jamia.


Bayu melihat ke arah Jamia, Jamia memalingkan wajahnya sambil tersenyum kecil.


Mereka pun makan bersama.


Saat makan ketiga wanita itu berbincang-bincang.


Mereka bertiga tertawa kecil tanpa, mereka ketahui para pria di depan mereka memperhatikan mereka.

__ADS_1


__ADS_2