KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 68. Rumah Besar.


__ADS_3

Yuna, Ayu dan Jamia saling berpelukan.


"Kalian dari mana aja, gw takut, wajah om² itu seram" Rengngek Yuna.


Bayu dan lain-lain tersenyum kecil, Ayu dan Jamia menepuk-nepuk pelan pundak Yuna.


"Udah, ayo masuk" Kata Jamia


Mereka berbalik masuk, mereka berbalik lagi.


Ayu merentangkan tangannya ke arah Bayu, kedua sepupunya bingung, Bayu tersenyum.


Bayu meraih tangan Ayu, mereka berempat pun masuk ke dalam, di ikuti Reza dan Ronald dari belakang.


Sampai di dalam.


"Yun" Panggil Kadi dan Eka.


Yuna berlari ke arah kedua temannya lamanya itu, mereka bertiga saling berpelukan, Kadi menenangkan kedua temannya yang sedang menangis.


"Yuna jadi cengeng" Kata Ayu.


Yuna mendengar itu, dia berbalik melihat Ayu sambil memeberikan tatapan ingin memakan Ayu.


Ayu terkejut , dia bersembunyi di belakang Jamia dan Bayu.


Mereka pun tertawa.


"Ar di mana?" Tanya Yuna.


"Di lantai 2" Jawab Kadi.


Eka mengantar Yuna ke kamar Arya, Jamia, Kadi dan Bayu menyuruh orang² pulang di sisakan masing² 4 orang dari Bayu, Kadi dan Jamia.


"Ngk mandi dulu?" Tanya Eka.


"Mandi?" Jawab Yuna.


Yuna melihat baju yang Eka kenakan.


"Lu udah mandi?" Tanya Yuna.


"Udah lah" Jawab Eka.


"Gw liat orang sakit dulu baru gw mandi" Kata Yuna.


Eka mengangguk sambil tersenyum.


Mereka naik ke atas, Yuna melihat kesana kemari.


"Gila besar banget ni rumah" Kata Yuna.


Eka mengangguk.


"Tapi gw lebih suka gudang tua itu" Jawab Eka.

__ADS_1


Yuna melihat Eka.


"Lu cuti selama seminggu?" Tanya Yuna.


"Hmm" Jawab Eka.


"Lu bareng kita aja di sini" Kata Yuna.


Mereka sampai di depan kamar Arya.


Mereka berdua saling memandang.


"Bisa?" Tanya Eka.


Yuna terdiam.


"Gw harus nanya mereka dulu ya" Pikir Yuna.


"Bisa" Jawab Ayu.


Mereka berdua melihat Ayu.


Yuna dan Ayu saling memandang lalu tersenyum.


"Cepat liat dia(Arya), lalu pergi mandi sana, Al nyuruh kita kumpul" Lanjut Ayu.


"Ok" Jawab Yuna.


Yuna masuk kedalam melihat keadaan Arya, setelah itu dia melihat keadaan Yo dan Rin.


Yuna keluar dari kamar, Eka dan Ayu menunggunya di luar.


"Btw, pakaian gw di mana?" Tanya Yuna.


"Lantai 4" Jawab Ayu.


"Empat" Kata Yuna kaget,dia melihat ke atas.


Eka dan Ayu mengangguk.


"Terus gw harus turun lagi gitu" Lanjut Yuna.


"Tenang,di sana ada lift" Kata Eka.


"LIFT!!!" Balas Yuna kaget.


Yuna melihat sekitar.


"Lift ngk disini, dia hanya ada di lantai 1,3,4,5" Kata Ayu.


Yuna terdiam.


"Mau pulang" Kata Yuna.


Eka dan Ayu tertawa.

__ADS_1


"Pertama gw juga gitu, beban cok ,takut pula" Kata Ayu.


Yuna mengangguk, Eka hanya tertawa kecil.


Mereka pun pergi ke lantai 4.


Mereka sampai di depan kamar.


Yuna masuk, dia langsung mandi setelah itu mereka pun turun menggunakan lift.


Mereka pergi ke ruang rapat di lantai 1.


Setelah sampai mereka pun masuk ke dalam ruang rapat, semua orang melihat mereka bertiga.


"Anjirr kok gw gugup ya?" Bisik Ayu.


"Gw juga, apa kita colok mata mereka aja" Bisik Yuna.


"Siapa dia?" Tanya Eka yang pandangannya tertuju kepada dua wanita sexy.


Yuna dan Ayu kaget.


Mereka bertiga pun duduk.


Karlin dan Jennie berdiri.


"Hello beautiful and handsome young man" Kata Karlin.


"Introduce my name is Karlin Yuer Karel" Lanjut Karlin.


Teman-teman Kadi melihat ke arahnya, Kadi memalingkan wajahnya.


"You must have been very scared and surprised earlier, calm down, everything is safe" Kata Jennie.


"Hai, i'm Jennie Arsenio Ara Valuenz" Lanjut Jennie.


Ketiga teman Jamia melihatnya, Jamia memalingkan wajahnya.


"Gila, namanya keren" Pikir Reky.


"And me, Chiko Karel" Lanjut Chiko tapi dia tidak berdiri dia hanya duduk dengan sombong.


"Jijik" Kata Yuna yang melihat ekspresi Chiko.


Bayu dan kedua sepupunya tersenyum mendengar kata Yuna.


Ronald berdiri.


"I'm Ronald Alex Elean" Kata Ronald.


"I'm Reza Alex Elean" Lanjut Reza.


Mereka semua melihat Reza dan Ronald.


"Oho,Elean Family" Kata Jennie sambil tersenyum.

__ADS_1


Mereka berdua menatap Jennie.


__ADS_2