KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bayu Tidak Masuk Kelas.


__ADS_3

Bayu keluar dari kelas dengan kesal.


Bayu pergi kebelakang sekolah, ada gudang di situ tempat perkumpulan siswa yang nakal.


"Sialll" Kata Bayu kesal.


Bayu masuk, melihat banyak siswa yang merokok, Bayu pun mengeluarkan rokoknya.


"Huftttt" Bayu membakar rokoknya.


"Kenapa aku malah kesal, karena sikapku yang membuat mereka seperti itu" Pikir Bayu.


Bayu duduk di atas meja, sambil melihat ke luar jendela.


"Oho, liat siapa ini" Kata seorang wanita yang mulai mendekati Bayu.


Bayu melihat ke arah Rona.


"Terdampar ya?" Tanya wanita itu manja.


Rona berdiri di depan Bayu, alis Bayu mengkerut.


"Ternyata disini kau bekerja juga Kyle(nama panggung)" Kata Bayu.


Rona melihat Bayu sambil tersenyum kecil.


"Mau gimana lagi, aku harus mencari uang untuk sekolah ku" Jawab Rona.


Rona Mayana, seorang wanita pengibur di bar yang selalu di datangi Bayu dan sepupunya, sekarang dia kelas 3.


"Tapi seharusnya kau harus membedakan mana sekolah dan mana tempat kerja" Balas Bayu.


Rona tersenyum kecil.


"Sekolah dan tempat kerja tidak ada bedanya untuk ku" Jawab Rona.


"Hufttt" Bayu meniupkan Rona dengan asap rokoknya.


Rona menutup mata lalu memalingkan wajahnya sambil tersenyum.


"Tapi mereka seorang siswa" Kata Bayu sambil melihat orang-orang yang di depannya sekitar 10 orang.


Rona tersenyum.


"Siswa?!!" Balas Rona.


Rona melirik ke belakang.


"Mereka tidak lebih dari binatang yang baru keluar dari kandangnya" Lanjut Rona.


Bayu tersenyum kecil.


"Mereka sama seperti mu" Lanjut Rona sambil melihat Bayu.


Bayu melihat Rona dengan tatapan dingin.


"Mereka anggota geng" Lanjut Rona.


Bayu tersenyum kecil.


"Hufttt" Bayu melihat ke atas.


"Btw, dimana ketiga wanita mu?" Tanya Rona.


Bel sekolah sudah berbunyi.


"Heyyy Kyle, kau mau menemaniku malam ini" Teriak salah satu pria dari belakang.


Rona berbalik.


"Berapa banyak kau berikan padaku?"Tanya Rona.


"Berapa pun kau mau sayang" Jawab Pria lainnya.


"Menjijikkan, Hufttt" Pikir Bayu sambil merokok.


"Apa mereka sudah pulang" Pikir Bayu.


"Nanti ku pertimbangkan" Jawab Rona pada pria itu.


Mereka pun keluar, tinggal Bayu dan Rona di dalam.


Bayu turun dari meja,Bayu mematikan rokoknya, lalu mengambil pengharum mulut dan memakai parfum utuk menyembunyikan bau rokoknya.


"So, Bos apa kau bebas malam ini?" Tanya Rona sambil mendekatkan tubuhnya pada Bayu.


"Sudah waktunya pulang" Jawab Bayu.


Bayu menjauhkan dirinya dari Rona, tiba-tiba Kadi masuk.


Mereka bertiga saling memandang, Kadi tersenyum kecil lalu dia berbalik pergi.

__ADS_1


Bayu pergi meninggalkan Rona.


"Bos" Panggil Rona.


"Cih,kenapa dengan ku dia sangat dingin, kurang apa aku, aku cantik, sexy, sedangkan pada mereka bertiga, dia sangat manja" Kata Rona.


Rona pun pergi.


...****************...


Rumah Bayu.


Seperti biasanya Bayu habis berganti pakaian sekolahnya dia langsung pergi ke bengkel, tanpa makan terlebih dahulu.


Ronald juga baru pulang sekolah,dia pergi ke bengkel melihat pekerjaan orang-orang yang berkerja, Bayu keluar dari bawah mobil, dia pun bangun.


Ronald melihat Bayu dari jauh.


"Apa dia sudah makan?" Tanya Ronald pada salah seorang pekerja.


"Belum ketua" Jawabnya


Ronald yang melihat perubahan Bayu mulai khawatir.


"Ngk usah khawatir" Kata Reza baru datang.


"Ngk khawatir bagaimana, kalo itu elu, ogah banget gw khawatir"Jawab Ronald ketus.


"Anjirr, gini² gw kakak lu" Balas Reza.


"Ngk usah lebay deh, cuma beda 3 menit doang" Balas Ronald.


Ronald pergi untuk berganti pakaian.


...****************...


Kamar Ronald.


"Walaupun dia kembali seperti dulu, biasanya dia makan dulu, and he no work he just... " Pikir Ronald terhenti karena mendengar.


Ronald pergi ke bengkel, Ronald melihat Bayu sambil makan, setelah selesai dia pergi ke ruang kerjanya


5 jam kemudian.


Grrroo(Bunyi perut Bayu).


"Bos makan dulu, perutnya bunyi tuh" Kata salah satu pekerja.


Ronald menghampiri mereka sambil membawa sebotol minuman.


Bayu melihat ke arah botol lalu ke arah orang yang mengasih.


"Makan dulu gih" Suruh Ronald.


Bayu berdiri sambil mengambil botol yang di berikan Ronald.


Ronald melihat Bayu berjalan melewatinya, tanpa bilang apa² dan melewati makanan yang sudah di sediakan.


"Anak itu" Kata Ronald mulai kesal.


Reza tertawa, Ronald yang mendengar itu melemparkan Reza dengan bout.


"Ahk" Jerit Reza sambil memegang jidatnya lalu melihat Ronald dengan kesal.


Pluk (Bout masuk ke dalam kopi Reza).


Ronald berjalan pergi mengikuti Bayu.


Ronald sangat perhatian pada Bayu dari pada Reza saudaranya sendiri.


2 jam kemudian Bayu keluar dari kamarnya.


Bayu melewati Reza dan Ronald.


"Mau kemana lo?" Tanya Ronald.


"Bar" Jawab Bayu sambil berjalan pergi.


"Bar?!!" Kata Reza dan Ronald kaget.


"Sudah setahun lebih dia... " Pikir Reza dan Ronald, mereka berdua saling memandang.


Reza berdiri sambil tersenyum.


"Bay gw ikut" Teriak Reza.


Reza berlari keluar tapi Bayu sudah berjalan pergi.


"Bangsat itu..." Kata Reza kesal.


Reza pun mengambil kunci mobilnya.

__ADS_1


"Bereskan,nanti ku lanjutkan" Kata Ronald pada sekretarisnya.


Sekertaris Ronald mengangguk.


Ronald pun ikut dengan Reza.


"Mau kemana lu?" Tanya Reza bingung melihat Ronald tiba-tiba masuk ke dalam mobilnya.


"Nguburin lu" Jawab Ronald ketus.


"Bangsat kecil ini" Kata Reza kesal, Reza mulai menyalakan mesin mobilnya.


"Punya lu yang kecil" Jawab Ronald.


Reza melihat Ronald sambil tersenyum.


"Bisa di periksa sayang" Balas Reza sambil membuka resleting celananya.


"Jijik" Jawab Ronald sambil memasang sabuk pengaman.


Reza tersenyum.


"Cepat jalan sana" Lanjut Ronald.


"Iya sabar" Jawab Reza.


Mereka pun pergi menyusul Bayu.


Samapai di Bar.


Ronald dengan cepat masuk.


"Mana dia?" Pikir Ronald yang kesana kemari mencari Bayu.


1 jam kemudian, mereka mencari Bayu, tapi Bayu sudah mabuk dan di penuhi oleh wanita-wanita di sebelah kanan kirinya.


Mereka berdua sangat terkejut, Ronald menghampiri Bayu, lalu membawa Bayu pergi.


Besoknya Bayu tidak sekolah.


...****************...


Kantin.


"Bayu ngk masuk?" Tanya Ayu.


"Dia izin katanya" Kata Yuna sambil makan.


"Tau dari mana lu?" Tanya Ayu.


"Itulah untungnya punya teman yang temenan ama OSIS" Jawab Yuna.


"Cih" Kata Ayu sambil memalingkan wajahnya.


Jamia tertawa.


"Btw kapan lu mau nyapa mereka?" Tanya Jamia.


Ayu diam.


"Ingin cuman... Hatiku belum siap" Jawab Ayu.


"Yu, sebentar lagi mau lulus dan lu... " Kata Jamia.


"Gw tau tapi... " Jawab Ayu.


"Btw lu belum cerita loh" Kata Yuna.


Brrrrr(Telfon masuk)


Yuna melihat ponselnya.


'Nomor baru?" Pikir Yuna.


"Siapa Yun?" Tanya Ayu.


"Iii kepo" Jawab Yuna.


"Asw" Balas Ayu.


Jamia dan Yuna tertawa.


Yuna mengangkat telfonnya.


"Halo, dengan siapa di mana?" Jawab Yuna.


Ronald tertawa kecil.


"Dengan Ronald Elean di kafe" Balas Ronald.


"Ronald El... What?!!" Jawab Yuna kaget.

__ADS_1


Kedua temannya melihat Yuna, mereka bertiga saling memandang.


__ADS_2