KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 46. Kembali Normal.


__ADS_3

Teman-teman Yuna pun sampai.


"Yunaaaaaa" Teriak Ayu.


Ayu melihat orang-orang Bayu.


"Oh, Hallo kak" Sapa Ayu.


"Hai" Jawab mereka.


Tiba-tiba Yuna membuka pintu.


"Anjirr kaget gw" Kata Ayu yang berdiri tepat di depan pintu.


"Gw balik duluan ya" Kata Yuna buru-buru.


"Heee!!" Kata Ayu dan Jamia.


"Kita baru sampe loh" Kata Ayu.


"Sorry" Jawab Yuna.


"Kenapa Yun?" Tanya Bayu.


"Kakak gw nelfon" Jawab Yuna.


"Emang kakak lu kenapa?" Tanya Ayu.


"Ngk kenapa² sih" Jawab Yuna.


"Terus!?" Tanya Jamia.


"Ngk ada makanan di rumah" Jawab Yuna.


"Yaudah, gw antarin lu pulang" Kata Bayu.


Yuna mengangguk.


"Gw duluan ya" Kata Yuna pada Ayu dan Jamia.


Kedua temannya itu mengangguk.


"Kak, saya pulang dulu" Lanjut Yuna pamit pada orang-orang Bayu.


"Iya, hati² di jalan" Jawab Mereka.


"Ini, ini, ini" Kata Ayu sambil memberikan martabak pada Yuna.


Yuna mengambilnya.


"Thanks" Ucap Yuna pada Ayu sambil tersenyum.


Yuna pun masuk mobil Bayu mereka berdua pun pergi.


Ayu dan Jamia menatap mobil Bayu yang sudah menjauh.


Jamia melihat jam tangannya.


"Ini udah mau malam juga, kita balik juga yuk" Ajak Jamia.


"Lah, kenapa ngk sekalian" Cerutu Ayu sambil menunjuk mobil Bayu.


"Yuna kan buru-buru Yu(Ayu) " Kata Jamia.


"Iya juga ya, Hahh dasar mak Lampir itu" Kata Ayu.


Orang-orang Bayu tertawa kecil.


"Atau kita tunggu Bayu balik?!" Tanya Jamia.


"Ngk deh, kita balik aja" Jawab Ayu.


"Ok" Jawab Jamia.


"Mari saya antar" Kata salah satu orang Bayu.


Mereka berdua mengangguk.


Orang Bayu mengambil mobilnya, Ayu dan Jamia pun masuk mobil.


...****************...


Dalam mobil.


Ayu menelfon Bayu.


"Oeee, we udah pulang" Kata Ayu.


"Lah, tunggu gw kalo gitu" Jawab Bayu.


Bayu memasangkan loudspeaker.

__ADS_1


"We udah naik mobil" Kata Ayu.


Ayu memasangkan loudspeaker.


"Lah, kenapa kgk bilang tapi" Jawab Yuna.


"You kan buru-buru tadi" Kata Jamia.


"Heheheh, iya yah" Jawab Yuna.


"Hadehh, terus lu pada naik apa?" Tanya Bayu.


"Di antar .... " Kata Ayu bingung.


"Saya bos, Agus" Jawab Orang Bayu.


"Ouh ok" Jawab Bayu.


"Ehhh, jendela" Lanjut Yuna.


"Jendela?" Kata ketiga temannya bingung.


"Iya jendela di atas, lupa gw tutup" Jawab Yuna.


"Udah nanti Agus yang tutup" Kata Bayu.


"Agus?!" Tanya Ayu.


"Saya" Jawab Agus yang sedang menyetir.


"Siapa yang tua di antara kalian?" Tanya Ayu.


Bayu mempercepat laju mobilnya.


"Ahkkkkkkk, lu gila ya!! Gw masih mau idup anjirr" Kata Yuna kaget.


Bayu mematikan telfon.


"Anjirr, sengaja tu bocah" Kata Ayu kesal.


Jamia hanya tertawa.


Bayu pun sampai di rumah Yuna.


Yuna turun dari mobil.


"Thanks ya" Kata Yuna.


"Pulang lah, istirahat" Kata Yuna.


"Hmm" Jawab Bayu.


"Perlu ku antar pulang?" Tanya Yuna.


Bayu menatap Yuna.


"Kalo sudah sampai di rumah lu, lu antar gw balik" Lanjut Yuna.


Bayu tersenyum.


"Yaaa, gitu aja ampe ayam jantan bertelur" Jawab Bayu.


Mereka berdua tertawa.


"Gw balik" Kata Bayu.


"Ok, bye" Jawab Yuna.


Di persimpangan jalan.


"Akhirnya dia pulang juga" Kata Arya yang memperhatikan Yuna dari jauh.


"Maafin Aku Yun" Kata Arya sambil melihat Yuna sambil tersenyum.


Yuna merasakan ada yang memperhatikannya.


"Positif thinking Yuna" Pikir Yuna.


Yuna berjalan masuk ke rumahnya.


...****************...


Rumah Yuna.


"Kakakk" Teriak Yuna.


"Pulang juga kamu" Kata Yuri.


"Kenapa kak?" Tanya Yuna.


"Dari mana sih?" Tanya Yuri.

__ADS_1


"Dari rumah teman, kenapa emang?" Jawab Yuna.


"Aku telfon Eka, tapi kamu ngk bareng dia, aku juga nelfon Al tapi kamu... " Kata Yuri.


"Aku ngk bareng mereka" Jawab Yuna.


"Terus kamu sama siapa?" Tanya Yuri.


"Oh, kakak belum lihat teman-teman ku ya?" Jawab Yuna.


Yuri menatap Yuna.


"Nih, martabak" Lanjut Yuna.


"Temanku belikan" Lanjut Yuna lagi.


Mereka berdua pergi ke ruang makan, Yuna menyediakan piring untuk menaruh martabak.


"Yun" Panggil Yuri.


"Ya" Jawab Yuna sibuk menuangkan martabak.


"Dia sudah pulang kan?" Tanya Yuri.


"Dia?" Tanya Yuna balik sambil memberikan martabak ke kakaknya.


"Arya" Jawab Yuri.


"Hmm, aku udah ketemu sama dia" Kata Yuna.


"Terus!?" Tanya Yuri.


"Terus.... Apa?" Kata Yuna.


Yuna pergi mengambil minum untuk mereka berdua.


"Yunaaa" Panggil Yuri.


"Yaaaa" Jawab Yuna.


Yuna kembali lalu duduk di sebelah kakaknya.


Yuna menatap kakaknya sambil tersenyum.


"Kak, ayo makan" Kata Yuna.


Yuri tersenyum.


"Hmm, ayo" Jawab Yuri.


"Jagalah adikku Tuhan" Pikir Yuri.


Mereka berdua pun fokus pada makanan mereka, mereka berdua pun bercerita tentang keluarga mereka, Yuri sudah tidak membahas tentang Arya.


Selesai makan, mereka berdua pergi ke kamar masing-masing.


...****************...


3 Hari kemudian.


Yuri kembali ke asramanya, Yuna tinggal sendiri di rumah.


Kedua orang tuanya dan kakak pertamanya pergi keluar kota.


Sekolah.


"Yeeee, kita sekelas" Kata Ayu sambil memeluk kedua temannya.


"Oi, gw juga" Kata Bayu yang baru sampai.


Ketiga temannya melihat Bayu.


"Siapa duduk dengan siapa?" Tanya Jamia.


"Bayu" Panggil Yuna sambil menggandeng lengan Bayu.


"What!!" Kata Bayu bingung.


"Stay with me" Kata Yuna.


"Jakenn" Panggil Bayu.


"Sihh" Kata Yuna sambil memukul Bayu.


"Ahhk" Jerit Bayu sambil melihat Yuna.


"Whattt" Kata Yuna sambil menatap Bayu.


Kedua temannya tertawa.


"Cepat banget baiknya dia" Pikir Ayu.

__ADS_1


Mereka berempat tertawa.


__ADS_2