KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Ayu Benci Bayu.


__ADS_3

Di bawah.


Kadi memegang pundak Eka.


"Cuti?" Tanya Kadi.


Kadi duduk di sebelah Eka.


"Hmm" Jawab Eka.


"Berapa lama?" Tanya Kadi.


"Seminggu mungkin" Jawab Eka.


"Lama juga" Balas Kadi.


Jamia mendengar percakapan mereka.


"How are you?" Tanya Kadi.


Eka terdiam,air mata Eka jatuh Kadi pun memeluk Eka sambil menepuk-nepuk pelan pundak Eka.


"Gw ampe blokir dia, saking kesalnya" Kata Eka sambil menangis.


Kadi tersenyum.


"Gw ampir bunuh dia" Jawab Kadi.


"Saking kagetnya" Lanjut Kadi.


Eka tertawa kecil.


"Yuna?" Tanya Eka.


"Benci" Jawab Kadi.


Eka melepaskan pelukannya,Eka menghapus air matanya di bantu Kadi.


"Benci banget?" Tanya Eka.


"Entahlah" Jawab Kadi.


...----------------...


Di atas.


Jamia mengirim pesan pada orang.


"Cari tau orang yang pernah dekat dengan Yuna" Pesan Jamia pada orangnya.


Jamia melihat fotonya bersama ketiga temannya, lalu Jamia melihat lagi foto Yuna bersama ketiga sahabatnya.


...****************...


Dalam mobil orang Jamia.


Yuna melihat ke luar jendela sambil menghapus air matanya, sedangkan Ayu fokus pada ponselnya.


Tiba-tiba orang Jamia memberhentikan mobilnya, lalu dia berbalik belakang sambil memberikan tisu pada Yuna.


Ayu melihat orang Jamia bingung, lalu Ayu melihat Yuna yang sedang mengambil tisu yang di berikan orang Jamia sambil tersenyum.


"Terima kasih" Kata Yuna.


"Sama²" Jawab Orang Jamia tersenyum, lalu dia berbalik.


Ayu melihat Yuna.


"Anjirr dia nangis, kok gw tau?" Pikir Ayu.


"Pantas dari tadi dia diam bae" Pikir Ayu.


Yuna menghapus air matanya, mobil pun berjalan lagi.


Ayu menyimpan ponselnya lalu menepuk pelan pundak Yuna.


"Lu kok nangis ngk bilang²" Kata Ayu.


Yuna tersenyum kecil.


"Gw kan bisa nemenin lu nangis" Lanjut Ayu.


Yuna dan orang Jamia tertawa kecil.


"Emang lu mau ikutan nangis?" Tanya Yuna.


Ayu tersenyum.


"Ngk, gw nenangin doank" Jawab Ayu.


"Goblok" Balas Yuna.


Mereka tertawa.


Mereka pun sampai di tempat Bayu.


Yuna,Ayu dan orang Jamia turun dari mobil.


"Apa kalian berdua yakin mau masuk?" Tanya Orang Jamia sambil melihat bengkel besar.


Di belakang bengkel itu ada rumah dan banyak pria di sana, ada yang bekerja dan ada yang mondar mandir memantau pekerjaan mereka.


"Besar juga bengkel ini" Pikir Ren(orang Jamia).


Yuna dan Ayu tersenyum.


"Tenang saja kak" Jawab Ayu.


"Btw kak, nama kakak siapa?" Tanya Ayu.


"Kalian bisa panggil saya Ren" Jawab Ren orang Jamia.


"Oh,ok kak Ren" Jawab Ayu dan Yuna.


Ronald dan beberapa orang menghampiri mereka.


"Welcome" Sambut Ronald.


Mereka melihat Ronald.


"Anjirr, ganteng" Pikir Ayu saat melihat Ronald.

__ADS_1


"Biasa aja liatnya anjg" Bisik Yuna.


Ayu tertawa kecil.


Ronald dan Ren saling memandang, Ronald tersenyum sedangkan Ren memalingkan wajahnya.


"Jika sudah selesai hubungi saya" Kata Ren


"Saya bisa mengatar mereka pulang" Jawab Ronald.


Ren tidak menghiraukannya.


"Ini kartu nama saya" Lanjut Ren sambil memeberikan kartu namanya pada Ayu.


"I'm... " Kata Ronald.


"Kalo gitu saya permisi" Potong Ren.


Ronald menatap Ren dengan kesal, sedangkan Yuna dan Ayu menahan tawa.


Ren pun pergi tanpa melihat Ronald.


"Sombong banget dia" Kata salah satu orang Ronald.


"Sabar" Jawab Yuna sambil tersenyum kecil.


"Hufttt, baiklah mari masuk" Kata Ronald.


Mereka pun berjalan masuk ke bengkel.


"Gila, besar juga ni tempat" Pikir Ayu.


"Apa di sana tempat cuci mobil?" Tanya Ayu yang terfokus pada bangunan sebelah kiri bengkel.


"Benar, itu tempat cuci mobil" Jawab Ronald.


"Milik?" Lanjut Ayu.


"Bayu" Jawab Ronald.


"Oh god, really?!!" Kata Ayu kaget.


"Yes" Jawab Ronald sambil mengangguk.


"Wow" Pikir Ayu.


Mereka pun masuk ke dalam rumah, mereka duduk di ruang tamu.


Ayu duduk.


"Di mana kamar Bayu?" Tanya Yuna yang masih berdiri.


"Anjirr, lu... " Kata Ayu kaget.


"Lu tunggu sini" Potong Yuna.


Ayu berdiri.


"Siap" Jawab Ayu sambil memegang pundak Yuna.


"Cincang dia" Lanjut Ayu sambil tersenyum.


"With pleasure my queen" Jawab Yuna.


Yuna melihat Ronald.


"Di mana kamarnya?" Tanya Yuna.


"A.. Atas" Jawab Ronald gugup sambil menujuk tangga yang menuju ke arah kamar Bayu.


Yuna dan Ayu saling memandang lalu mereka berdua tersenyum,Ronald dan bodyguard nya merinding.


Ayu duduk kembali sedangkan Yuna berbalik menuju ke arah tangga,tiba² ada yang menghalangi Yuna, Yuna menatap dingin.


"Wuaaaaa tokekkk" Teriak Yuna sambil mengeluarkan tokek mainan lalu meleparnya ke orang yang menghalanginya.


Mereka semua terkejut,Ayu yang takut tokek pun berteriak se jadi²nya.


Yuna pun lolos naik ke atas, Yuna melihat ke bawah sambil tersenyum.


"Sorry Yu" Kata Yuna.


Yuna pun naik ke atas mencari kamar Bayu, Yuna berhenti di depan pintu kamar yang besar, di depan pintu kamarnya ada tergantung kayu yang bertuliskan BOS.


Yuna membuka pintu kamar.


"Spadaaaa, ada jin tidak?" Teriak Yuna.


"Assalamu'alaikum" Kata Yuna pelan.


Yuna menutup pintu, Yuna masuk ke dalam sambil melihat ke sekitarnya.


"Wahhh, banyak mobil mainan" Kata Yuna sambil berdiri di depan lemari yang penuh dengan mobil sport kecil yang bermacam-macam.


"Untuk apa ini??" Kata Yuna.


Yuna berjalan lagi dia terhenti di depan lemari yang terisi dengan banyak foto.


"Ini keluarganya" Pikir Yuna.


"Buset dah, barat semua" Kata Yuna kaget.


Yuna berjalan lagi.


"Anjirr, apa²an ini" Kata Yuna kaget melihat banyak fotonya, Ayu dan Jamia dan Bayu.


Yuna tertawa meliat foto mereka yang konyol.


Bayu keluar dari kamar mandi.


"Siapa?" Kata Bayu.


"Aduh perutku sakit" Kata Yuna.


Yuna tidak mendengar suara Bayu.


"Anjirr, Ayu ngeluarin jigong" Kata Yuna.


Yuna tertawa.


Bayu mendekati Yuna pelan².

__ADS_1


Bayu memegang pundak Yuna, Yuna kaget.


Bukk(Yuna membanting Bayu)


"Ahk" Jerit Bayu.


"Omo" Kata Yuna kaget.


Yuna melihat Bayu yang terkapar di lantai, Yuna tersenyum.


"Hai" Sapa Yuna.


Ayu, Ronald dan orang² Bayu masuk ke dalam kamar.


"Bay" Panggil Ronald.


Mereka bergegas menghampiri Yuna dan Bayu.


"Bangsat" Kata Bayu yang sedang berusaha bangun.


Ronald membantu Bayu berdiri.


Ayu masuk lalu pergi ke arah Yuna,mereka berdua melihat foto mereka sambil tertawa.


"Anjirr muka gw" Kata Ayu.


"Jigong lu cok" Kata Yuna sambil menunjuk foto Yuna dari balik kaca.


"Ajig" Kata Ayu.


Mereka berdua tertawa keras.


"Bayu bangs... " Kata Ayu terhenti karena melihat Bayu.


Ayu menatap Bayu dengan dingin.


"Gw benci ama lu" Lanjut Ayu.


Bayu terkejut.


"Gw... " Kata Bayu gugup.


"Foto JK pada bagus semua" Potong Yuna.


Ayu melihat foto lagi.


"Tau..anjirr itu waktu lu jatuh dari pohon kan Yun?" Kata Ayu.


"Waktu itu lu jatuh tengkurep kan" Lanjut Ayu tertawa.


"Angsat ngk usah di ingat" Jawab Yuna.


"Lu mau sampai kapan make handuk?" Tanya Yuna tanpa melihat Bayu.


Ayu terkejut.


"Astaghfirullah, iya gw ngk nyadar" Kata Ayu kaget tanpa melihat Bayu.


Bayu melihat handuknya di ikuti orang²nya.


"Btw, bagus juga badan lu" Kata Yuna.


"Anjirr beneran? Kagk fokus saking bencinya" Jawab Ayu.


"Apa gw harus berbalik?" Lanjut Ayu.


"Kagk usah" Jawab Yuna.


"Penasaran gw cok" Balas Ayu.


Bayu, Ronald dan orang²nya tertawa kecil.


"Sana make Baju" Bentak Yuna.


"Ok" Jawab Bayu.


Bayu pergi ke ruang gantinya, sedangkan Yuna dan Ayu sibuk berfoto² di kamar Bayu, sampai mereka melompat²di kasur Bayu.


"Gila empuk banget, beda ama punya gw" Kata Ayu.


"Me too" Lanjut Yuna.


Mereka berdua saling memandang sambil cemberut.


Ronald dan orang²nya hanya diam melihat tingkah mereka berdua.


Ayu turun dan mengambil fotonya yang sedang tidur lalu mengganti lukisan yang tergantung di atas kasur Bayu dengan fotonya.


"Oh God" Kata Ronald.


Ayu dan Yuna berfoto lagi di depan foto Ayu, Ayu berpose seperti di fotonya.


Ronald dan orang²nya tertawa, Ronald merekam video Yuna dan Ayu lakukan pada Kamar Bayu.


Bayu pun keluar, dengan cepat Ayu dan Yuna pergi keluar dari kamar Bayu, Bayu melihat kamarnya berantakan.


"Siapa yang melakukan ini?" Tanya Bayu kesal.


Ronald dan orang²nya menujuk pintu kamar Bayu, Bayu melihat Yuna dan Ayu sudah tidak ada, Ronald menghampiri Bayu sambil memperlihatkan video yang di rekamannya tadi.


"Hufttt, Yunaaaaa, Ayuuuuuuuu" Teriak Bayu.


Ayu dan Yuna sudah di bawah, lalu melihat ke atas karena mendengar suara Bayu, mereka berdua saling memandang lalu tertawa.


"Kita sembunyi di mana?" Tanya Ayu.


"Gw lapar" Jawab Yuna.


"Anjirr, Bayu marah" Balas Ayu.


"Terus? Gw lapar" Jawab Yuna.


Ayu melihat Yuna kesal.


Yuna turun ke bawah.


🎼 Pretty Savage🎼


Yuna berhenti lalu mengangkat telfonnya.


Yuna terdiam.

__ADS_1


Ekspresi Yuna berubah setelah mendengar apa yang di katakan Jamia lewat telfon.


__ADS_2