KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 32 Penasaran.


__ADS_3

"Ahk" Jerit Bayu.


Bayu melihat Yuna yang serius mengobatinya.


"Aku ngk mau ketemu mereka berdua" Kata Bayu pelan.


Yuna hanya diam.


"Ahk, yaa sak.. " Kata Bayu.


Yuna menatap Bayu dengan dingin.


Bayu menelan ludahnya.


"Mereka udah pulang" Jawab Yuna dingin.


Bayu hanya mengangguk.


........


20 menit yang lalu.


"Woeee" Teriak Yuna.


"Gila tu cewe" Kata pria itu.


Yuna melakukan peregangan.


"Oh jadi dia pacar lu" Kata Alex.


"Cantik juga" Lanjut Alex.


"Jangan berani lu sentuh dia" Kata Bayu ngos-ngosan.


"Woe ketua geng, masih hidup lu" Teriak Yuna pada Bayu sambil tersenyum.


"Ha!" Kata Bayu kaget.


Teman Alex maju.


"Cewek ngk boleh ke sini" Kata Teman Alex.


"Yun" Kata Bayu.


Teman Alex memegang lengan Yuna.


"Lepas" Kata Yuna sambil menatapnya dingin.


"Ooooo, cantik bangat sih" Kata Teman Alex, lalu dia tertawa di ikuti oleh gengnya


Yuna senyum seringai.


Bayu berjalan perlahan menghampiri Yuna, tapi Bayu di pukul mundur oleh salah satu teman Alex dan Yuna melihat itu, lalu...


"Ahk" Kata Teman Alex yang memegang Yuna.


Yuna mencekiknya.


"Ahhh dasar serangga sialan, beraninya mahkluk seperti mu menyentuhku" Kata Yuna.


Yuna memukulnya, menendangnya sampai dia pingsan.


Bayu, Alex dan teman-temannya terkejut.


"Wow" Kata para pengunjung.


Yuna melihat ke arah Bayu sambil tersenyum lalu mengedipkan mata.


Bayu tertawa kecil.


"Cewek sialan" Kata salah satu teman Alex.


"Anji** siapa yang lu bilang sialan bangsat" Kata Yuna kesal.


Yuna pun berkelahi dengan teman-teman Alex.


"Haahhhh, aku lelah" Kata Yuna.


Yuna melihat teman-teman Alex terkapar di bawah menahan sakit, yang satunya masih pingsan.


"Jago juga dia" Kata Alex.


Bayu tersenyum kecil, menahan sakit.


Yuna menghampiri Alex.


"Sorry, aku bukannya mau ikut campur tapi ya emang udah ikut campur sih" Kata Yuna sambil tersenyum.


Yuna melihat Bayu.


"Bangsat yang kalian pukul itu teman aku, dan sebagai teman yang baik gk mungkin kan aku lihatin aja temanku di pukul" Lanjut Yuna.


Bayu tertawa kecil.


"Lu jangan tertawa Anji**, badan gw sakit gara-gara lu" Kata Yuna.


Alex tersenyum kecil.

__ADS_1


Teman-teman Bayu datang, teman-teman Alex juga datang.


Mereka bernegosiasi, walaupun agak sedikit adu mulut dari pihak Bayu karena tidak Terima Bayu di kroyok tapi Bayu bisa menenangkan mereka.


Brrr(Telfon Yuna)


"Kita udah balik" Kata Jamia.


"Ok" Jawab Yuna.


"Lu baik-baik aja kan" Tanya Ayu.


"Sakit sedikit" Jawab Yuna.


"Padahal tadi ngk sakit, tpi kok sekarang sakit ya?" Pikir Yuna.


"Udah dulu" Kata Yuna.


"Okok, jaga diri kalian berdua" Kata Ayu.


"Ok" Jawab Yuna.


Teman-teman Alex pergi, sebelum Alex pergi dia menghampiri Yuna.


"Nice to meet you" Kata Alex.


"Nice to meet you too" Jawab Yuna.


"Lain kali jangan ikut campur ya" Kata Alex.


"Ok" Jawab Yuna sambil tersenyum.


"Walaupun kamu lihat, Pura-pura aja gk lihat" Kata Alex pelan.


"Hmm, kalo yang kalian pukul bukan teman ku sih , aku bodo amat" Jawab Yuna.


"Gimana kalo dia?" Tanya Alex.


"Course, kalo aku lihat aku ikut campur tapi kalo ngk, ya ngk" Jawab Yuna.


"Bos" Panggil teman Bayu sambil melihat ke arah Yuna dan Alex.


Bayu menghampiri mereka berdua.


Yuna melihat wajah Bayu.


Alex dan Bayu saling memandang, Alex tersenyum kecil.


Teman-teman Bayu berdiri di belakang Yuna begitu juga dengan Alex.


"Anjirr bisa-bisanya gw berada di antara geng, kalo Al tau, habis aku" Pikir Yuna.


"Lain kali kalo berantem jangan barengan,kynk banci" Lanjut Yuna.


Bayu dan teman-temannya tertawa.


"Gk lucu" Kata Yuna dingin.


Alex melihat Yuna.


"Maaf, lain kali 20 lawan 1" Jawab Alex.


Yuna tersenyum kecil.


"Ok" Jawab Yuna.


Yuna berbalik pergi.


Mereka pun bubar.


......


"Maaf" Kata Bayu.


"Nama geng mereka apa?" Tanya Yuna.


Bayu melihat Yuna.


"Ken.. " Kata Bayu.


"Bangsat, Anji** itu, gw bicara baik-baik dia malah" Potong Yuna.


Bayu terkejut.


Yuna merapikan P3K milik teman Bayu.


Bayu mengambil kotak P3K dari pangkuan Yuna lalu memberikan pada temannya.


"Sialan, songong bangat tu bocah" Kata Yuna kesal.


"Dia lebih tua dari kita" Kata Bayu pelan.


"Terus kenapa" Bentak Yuna.


Bayu terkejut.


Yuna berdiri.

__ADS_1


"Besok gimana lu ngejelasin pada mereka berdua (Jamia dan Ayu)" Tanya Yuna.


Yuna melihat Bayu.


Bayu melihat Yuna sambil tersenyum kecil.


"Bantuin" Kata Bayu manja.


Teman-teman Bayu tekejut.


Yuna melihat Bayu dengan jijik.


Sekolah.


Bayu dan Yuna datang ke sekolah bersama naik mobil.


Kadi menghampiri Yuna.


"Kenapa kalian datang bersama?" Tanya Kadi.


Yuna terkejut.


"Mampus gw" Pikir Yuna.


Yuna perlahan-lahan menjauh dari Kadi.


"Oh Al, gk tau ni dia tiba-tiba jemput gw" Jawab Yuna gugup.


Bayu melihat tingkah Yuna.


"Kenapa dia?" Pikir Bayu.


"I wanna talk with you" Kata Kadi sambil memegang lengan Yuna.


Yuna menahan sakit.


"Aa.. Uuu" Jerit Yuna tanpa bersuara.


Bayu ingin menahan Kadi tapi di hentikan Yuna.


"Kamu mau bilang ap..a" Jawab Yuna.


"Ikut aku" Kata Kadi sambil menarik pelan Yuna.


Yuna menahan sakit.


"Maafkan aku" Pikir Bayu sambil melihat Yuna menahan sakit.


"Tapi, sebenarnya apa hubungan mereka berdua?" Pikir Bayu.


"Good morning" Sapa Jamia.


"Morning" Jawab Bayu sambil tersenyum kecil.


Ayu tertawa.


"Banyak juga memarnya" Kata Ayu.


Bayu menunduk.


Jamia dan Ayu tertawa.


"Yuna mana!?" Tanya Jamia.


"Al" Jawab Bayu.


"Al?" Tanya Ayu bingung


"Alkadrie!" Lanjut Jamia.


"Hm" Jawab Bayu.


"Mereka punya hubungan apa sih?" Tanya Ayu.


"Aku pun penasaran" Kata Bayu.


"Sebelum kamu penasaran tentang Yuna, you don't want to explain something?" Kata Jamia.


Bayu terdiam.


Ayu dan Jamia melihat Bayu.


Bayu menundukkan kepala.


...----------------...


"What is your relationship with him?" Tanya Kadi.


Kadi melepaskan tangan Yuna.


"Huhuhu sakit" Pikir Yuna.


"Yuna" Panggil Kadi.


"Ya" Jawab Yuna kaget.


Kadi mendekatkan wajahnya.

__ADS_1


Yuna menatapnya.


__ADS_2