KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Karel And Valuenz Family.


__ADS_3

Kadi dan Jamia sampai di markas tapi berbeda tempat.


"What?!!" Kata Jamia dan Kadi kaget karena sudah banyak polisi.


"How are you my dear nephew" Sapa seseorang pada mereka berdua.


Mereka melihat ke arah seorang wanita sexy,yang berjalan ke arah mereka.


...----------------...


"Jennie" Kata Jamia kaget.


...----------------...


"Karlin" Kata Kadi kaget.


"Yes darling" Jawab mereka sambil tersenyum.


"What are you doing in here?" Tanya Kadi dan Jamia.


"Hmm" Jawab mereka sambil berjalan mendekati mereka.


"What do you think i'm doing?" Lanjut mereka sambil membelai pipi Jamia dan Kadi.


"Hufttt,seriusly why is this demonic woman here?" Pikir Jamia dan Kadi.


Karin melihat Kadi dari atas sampai bawah,tatapannya perhenti di bawah perut Kadi.


Karin menggigit kecil bibirnya.


"Cih, dasar mesum" Pikir Kadi.


Kadi berjalan melewati tantenya itu, Karlin tersenyum.


...----------------...


"Oh God,you are so beautiful JK" Kata Jennie.


"I know" Jawab Jamia datar.


Jamia berjalan melewati tantenya.


"Mirip sepertinya" Pikir Jennie sambil mengingat wajah datar Jack(kakaknya, ayah Jamia).


"Did Jack also know this?" Tanya Jamia.


"Of course, that's why I'm here" Jawab Jennie.


"Huftt" Jamia memalingkan wajahnya.


Seseorang mendekati Jamia.


...----------------...


Seseorang mendekati Kadi.


"Hi my cousin" Sapa Ciko(sepupu Kadi).


"Shitt" Kata Kadi sambil memalingkan wajahnya dengan kesal.


"Ini emak, anak mesum ngapain sih di sini" Pikir Kadi.


...----------------...

__ADS_1


"Got a call from the boss" Kata seorang pria berkameja hitam sambil memberikan ponselnya pada Jamia.


"Huftt" Jamia mengambil ponsel itu dengan malas.


"Hello darling, how are you?" Tanya Jack(ayah Jamia).


Jamia memalingkan wajahnya.


"I can take care of this" Jawab Jamia kesal.


Jack terdiam.


"I know you can, but" Balas Jack.


"But!!?" Tanya Jamia mulai kesal.


"You know how long your mother was mad at me, I don't want to have any more problems with her and.." Jawab Jack.


Jamia terdiam.


"Let me take care of this, enjoy your school days, I heard, high school is the most beautiful and unforgettable time, right!?" Lanjut Jack.


Jamia tersenyum kecil sambil mengingat kebersamaan nya dengan teman²nya.


"Yeah" Jawab Jamia.


Jack tersenyum.


"let's just say this is your salary for doing some of the tasks I gave you" Balas Jack.


Jamia berfikir.


"Ok" Jawab Jamia.


Jamia melihat geng dari Singapura itu di tangkap.


"I want to destroy them all" Kata Jamia dingin.


"Of course dear, I will do as you wish" Jawab Jack.


Jamia tersenyum.


"Thank you PAPA" Balas Jamia.


"What!??" Jawab Jack kaget.


Jamia mematikan telfonnya, lalu dia pergi ke arah tantenya mereka berdua saling memandang lalu tersenyum.


Di saat yang sama.


...****************...


Gudang Tua.


"Liat kan kita ini teman" Kata Frederik pada orang² Bayu.


"Who are they both?" Tanya Ronald pada Bayu.


"Huftt, Yuna's friend" Jawab Bayu.


"What!!" Kata Ronald kaget.


Tiba-tiba seseorang datang.

__ADS_1


"Permisi" Kata Seorang wanita.


Mereka semua berbalik, mereka melihat seorang wanita cantik berpakaian rapi bersama 2 orang bodyguard.


"Apa di sini markas nona kami Jamia Ara Kenzi Va.... " Kata Rika(suruhan ayah Jamia).


"Yes" Potong Bayu dingin.


"Hello Mr.Elean" Sapa Rika sambil melihat Ronald.


Bayu dan Ronald terkejut.


"Do you...know me?" Tanya Ronald.


"Course Sir, your father is good friends with our boss" Jawab Rika.


"What!!"Jawab Bayu dan Ronald kaget.


Plak.


"Ahk" Jerit Bayu dan Ronald.


Mereka berdua melihat kearah orang yang memukul mereka berdua.


"Yuna!!" Kata mereka berdua.


"Ada tamu bukannya suruh masuk" Cerutu Yuna.


Bayu dan Ronald mengerutkan alisnya.


"Silakan masuk Mrs.." Kata Yuna terhenti.


"Rika" Jawab Rika.


"ouh,Mrs.Rika and Mr.Bodyguard" Kata Yuna sambil mempersilahkan Rika dan kedua bodyguard masuk.


"Thank you ... " Jawab Rika sambil melihat Yuna.


"Yuna, my Name is Yuna" Jawab Yuna.


"Ouh.. Thank you Yuna" Kata Rika.


Yuna tersenyum, mereka pun masuk di dalam mereka di sambut oleh Ayu dan Eka.


Yuna berbalik, melihat Felix dan Fredik.


"Lu berdua masuk" Kata Yuna pada Felix dan Fredik


Yuna melihat Bayu dan Ronald, Yuna mengangkat tangannya menggertak mereka berdua, sontak mereka menutupi kepala mereka, Yuna tersenyum melihat itu.


"Antar dokter pulang sana" Kata Yuna pelan.


Bayu dan Ronald melihat Yuna, mereka perlahan menurunkan tangannya.


"Tunggu apa, sana antar" Lanjut Yuna.


"Ii..iya" Jawab Bayu dan Ronald kaget.


Orang-orang Bayu tertawa kecil.


Mereka berdua pergi mengantar dokter sampai di mobil mereka, Yuna masuk ke dalam.


Bayu dan Ronald kembali setelah mengantarkan dokter.

__ADS_1


"Harga diri gw" Pikir Ronald.


__ADS_2