KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 45. Mendekatimu Sangatlah susah.


__ADS_3

Gudang Tua.


Saat Yuna mau masuk, tangannya di pegang Felix.


Yuna berbalik sambil melihat tangannya.


"Minta di bunuh ni bocah" Pikir Yuna sambil melihat Felix.


Felix melihat orang-orang Bayu.


"Tunggu teman lo di luar aja" Kata Felix.


Yuna menatap Felix dingin, Felix melihat Yuna bingung.


"Kenapa?" Tanya Felix.


"Tangan lu bangsat" Jawab Yuna dingin.


Felix melihat tangannya yang sedang memegang tangan Yuna.


"Sorry" Kata Felix langsung melepaskan tangan Yuna.


Yuna mau berbalik pergi.


"Tunggu mereka di sini saja" Kata Felix.


"Gw ngk tau mereka pulangnya kapan, gimana kalo mereka pulangnya besok, ya kali gw nunggu sini sampe besok" Jawab Yuna nyolot.


"Ngk mungkin juga mereka pulangnya besok" Lanjut Felix.


"Siapa tau" Lanjut Yuna


"Lu kok nyolot sih" Kata Felix mulai kesal.


"Gw laper" Lanjut Yuna.


Felix terdiam.


Yuna berbalik mengambil makanannya, lalu keluar lagi sambil membawa kursi.


Yuna pun duduk di depan Felix dan teman-temannya sambil makan.


"Lu kgak balik?" Tanya Yuna sambil makan.


Teman-teman Felix tertawa kecil.


"Telan dulu tu makanan" Jawab Fredik.


Yuna tersenyum, lalu makan lagi.


Ting.. (Pesan masuk)


"Kita otw balik" Pesan Ayu.


Yuna langsung berdiri, lalu berbalik.


Yuna meletakkan makanannya di atas kursi.


Yuna berdiri di pintu.


"Kaka-kakak, kalo kalian sudah selesai langsung bersihkan ok, Bayu otw kemari" Kata Yuna.


"Siap" Jawab mereka.


Yuna tersenyum, Yuna pun berbalik kembali ke tempat duduknya.


Yuna melihat makanannya hilang.


"Enak juga, lu yang masak ya Yun?" Tanya Fredik.


Yuna terkejut.


"Dasar maling makanan kauu" Kata Yuna sambil menujuk Fredik.

__ADS_1


Felix dan teman-temannya tertawa.


"Sorry gw lapar" Kata Fredik.


"Lu kan bisa minta anji**" Kata Yuna.


"Gw bukan anji**" Kata Fredik sambil mengunyah.


"Seangkatan aja ama dia" Lanjut Fredik.


"Tolol" Kata Yuna sambil tertawa.


Yuna berbalik, berlari kecil mengambil minuman.


Yuna melihat orang-orang Bayu sambil tersenyum, lalu Yuna balik lagi ke Felix dan teman-temannya.


"Sudah?" Tanya Yuna pada Fredik.


"Hmm" Jawab Fredik.


Yuna memberikan minuman pada Fredik.


"Thanks" Kata Fredik.


"Hmm" Jawab Yuna sambil tersenyum kecil.


"Btw, kapan kita akrab?" Pikir Yuna.


Fredik memberikan tempat makanan pada Yuna lalu mengambil minuman yang di berikan Yuna.


Fredik bercendawa.


Teman-temannya melihatnya jijik.


Felix menggelengkan kepalanya.


"Thanks ya Yun" Kata Fredik.


Yuna hanya mengangguk sambil menggelengkan kepalanya.


...****************...


"Kalian ada yang tau siapa yang memegang bahu Yuna tadi?" Tanya Ayu sambil melihat Ig milik Eka.


Ayu melihat foto Eka dengan ketiga temanya 6 tahun yang lalu.


Jamia menggelengkan kepalanya.


"Dia lumayan terkenal di dunia bawah" Jawab Bayu.


Ayu dan Jamia terkejut.


"Maksudnya dunia bawah?" Tanya Ayu.


"Dunia gengster or like a mafia" Jawab Jamia.


Bayu mengangguk.


"Heeeee!!!" Kata Ayu terkejut.


"Dia mafia?" Tanya Ayu lagi.


"Hmm,i think no but... " Kata Bayu berfikir.


"Kynk tergabung gitu" Lanjut Jamia sambil melihat Bayu yang sedang menyetir.


Bayu mengangguk.


"Wait... " Kata Bayu sambil melirik Jamia di sampingnya lalu fokus lagi menyetir.


"How you know about it?" Tanya Bayu.


Jamia memalingkan wajahnya.

__ADS_1


"Tau dikit" Jawab Jamia.


Bayu mengangguk tapi curiga, Ayu yang tidak mengerti tentang dunia bawah itu, hanya mengangguk.


...****************...


Gudang Tua.


"Kalian pulang aja" Kata Yuna pada Felix dan teman-temannya.


"Sebentar lagi teman-teman gw balik" Lanjut Yuna.


"Gw nunggu mereka" Kata Felix.


Yuna menatap Felix datar.


"Gw khaw... " Lanjut Felix.


"Ngk ada yang perlu lu khawatirkan disini, mereka itu orang-orang Bayu" Potong Yuna.


Yuna melihat jam tangannya.


Waktu menunjukkan jam 05.03.


Orang-orang Bayu pun selesai makan, mereka pun keluar.


Yuna berbalik.


"Sudah selesai kak?" Tanya Yuna.


"Sudah, kami juga sudah membersihkan dapurnya" Jawab orang Bayu.


"Tapi, mie nya berkurang banyak" Lanjut orang Bayu.


"Ngk apa-apa" Jawab Yuna sambil tersenyum.


"Gimana kalo bos tanya?" Tanya orang Bayu lainnya.


"Udah gampang" Jawab Yuna.


"Makasih.... " Kata salah satu orang Bayu, dia ingin memanggik nama, tapi bingung harus panggil apa.


"Yuna, panggil Yuna aja" Kata Yuna sambil tersenyum.


Felix menatap Yuna sambil tersenyum kecil.


"Kalo kalian lebih tua, jangan sungkan manggil nama kita" Lanjut Yuna.


Orang-orang Bayu mengangguk.


Yuna berbalik melihat Felix.


"Lu pulang atau gw bacok lu" Kata Yuna.


"Anjer kejam amat" Kata salah satu teman Felix.


Yuna memiringkan kepala melihat teman Felix, lalu menatapnya dingin.


Teman Felix memalingkan wajahnya.


"Seram amat" Pikirnya.


"Yaudah gw pergi" Kata Felix.


"Gitu kek dari tadi" Kata Yuna.


Sebelum Felix pergi, Yuna sudah berbalik masuk.


Felix melihatnya.


"Huftt, susah sekali dekat denganmu" Pikir Felix.


Felix dan teman-temannya pun pergi.

__ADS_1


Setengah jam kemudian Bayu pu sampai.


__ADS_2