
"Jangan melihat ku seperti itu mom" Kata Jamia, mengagetkan lamunan Ibunya.
"Ah hahah, i'm sorry. Btw bagaimana dengan teman-teman mu?" Tanya Ibu Jamia sakbil makan.
Jamia tersenyum kecil "great, i like them" Jawab Jamia.
"Baguslah kalau begitu" Jawab Ibu Jamia.
"Ajaklah mereka kesini" Lanjut Ibu Jamia sambil tersenyum.
"Ha!!" Kata Jamia kaget
"Aku ingin melihat mereka" Jawab Ibu Jamia.
"Ok" Jawab Jamia.
Jamia melihat ke arah Ibunya sambil tersenyum kecil, Ibunya pun tersenyum.
"Tapi.... di saat kami semakin akrab, kami baru saja kenal" Lanjut Jamia.
Ibu Jamia terdiam sejenak.
"Baiklah, terserah Kamu saja" Jawab Ibu Jamia.
"Tapi,Kamu tetap harus mengajak mereka kesini ya" Lanjut Ibu Jamia.
Jamia hanya mengangguk.
Hari ke dua MOS
"Yo, kau terlambat hari ini" Kata Yuna, sambil melihat ke arah Jamia yang berlari kecil ke arahnya.
"Hehe, Last night I played a game" Jawab Jamia.
"With who?" Tanya Ayu.
"Game offline" Jawab Jamia.
"Aaa, offline....With who? " Lanjut Ayu.
"alone" Jawab Jamia.
"Why?" Tanya Yuna.
Jamia menatap Yuna dan Ayu datar.
"Hahahahahha bercanda" Kata Ayu sambil merangkul Jamia.
"Btw, apa kamu anak tunggal?" Lanjut Ayu.
Yuna menatap Ayu.
"Ternyata dia(Ayu), lebih kepo dari saya" Pikir Yuna.
"actually.. aku anak tunggal, tapi hanya sampai usia 11 tahun" Jawab Jamia.
Yuna dan Ayu menatap Jamia bingung.
"Nanti aku cerita" Lanjut Jamia.
Mereka pun mulai MOS.
15 menit kemudian..
Yuna dan ketiga temannya beristirahat duduk di bawah pohon.
"I'm so tired today" Cerutu Jamia.
"Mee too" Jawab Yuna dan Ayu.
"Minum ini" Kata Bayu sambil memberikan minuman berenergi pada Jamia.
Bayu duduk di depan Jamia dan Ayu, Yuna di sebelah Bayu.
"Thanks" Jawab Jamia sambil mengambil minuman yang di berikan Bayu.
Jamia pun meminumnya.
Yuna dan Ayu menatap Bayu dengan datar.
Bayu melihat ke arah Yuna dan Ayu.
"Ah, sorry. Aku hanya membawa 2,yang satunya sudah ku minum" Kata Bayu.
"Gue geprek juga lu" Kata Yuna pada Bayu.
Bayu terkejut sambil menelan ludahnya.
__ADS_1
"Tau Bayu, pilih kasih bangat sih" Ceritu Ayu.
Jamia hanya tertawa kecil.
"Sorry, sorry nanti aku bawa lebih deh besok" Jawab Bayu.
"Kita tu perlunya sekarang" Jawab Yuna.
"Bukan besok" Lanjut Ayu.
Tiba-tiba Reky datang.
"Ini untukmu" Kata Reky sambil menyodorkan minuman berenergi kepada Ayu.
Ayu terkejut.
Ayu dan teman-temannya melihat ke arah Reky.
"Dia.. " Pikir Ayu.
"Tidak, Terima kasih" Jawab Ayu.
Ayu melihat ke arah Yuna.
Ayu mengambil minuman yang di berikan Reky, lalu melihat ke arahnya.
Reky terkejut.
"Makasih" Kata Ayu.
Reky hanya tersenyum kecil.
Reky pun bergi.
Aris dan Anif memperhatikan Ayu dan teman-temannya dari atas (kelas mereka)
"Yes, dia mengambilnya" Kata Anif.
"Curiga dia(Ayu) akan membuangnya" Kata Aris.
"Anji**" Jawab Anif kaget, percaya dirinya pun down.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setahun yang lalu, saat Ayu kelas 3.
Anif dan Aris selalu memberikan atau membeli makanan atau barang yang di sukai Ayu, tapi selalu di buang atau di berikan pada orang.
Saat makan malam, Ayu tidak menyentuh sayur yang di berikan Aris.
Ting(bunyi pesan di ponsel Ibu Ayu)
"Assalamu'alaikum Bu" Pesan Aris.
"Walaikumsalam nak" Jawab Ibu Ayu.
"Maaf Bu, Aris ganggu" Pesan Aris.
"Tidak apa-apa nak, oh iya Terima kasih sayurnya enak" Jawab Ibu Ayu.
"Ah, iya sama-sama Bu, Ayu juga makan Bu?" Pesan Aris.
2 menit kemudian.
"Tidak, Ayu tidak memakannya" Jawab Ibu Ayu.
"Padahal itu sayur kesukaan Ayu" Pesan Aris.
"Benar,Ibu juga bingung" Jawab Ibu Ayu.
Aris mengantarkan makanan kesukaan Ayu lagi, tapi tetap saja tidak di sentuh oleh Ayu.
Sampai Ibu Ayu menelfon Aris untuk berhenti memberikan makan untuk Ayu, karena percuma Ayu tidak akan memakannya, menyentuhnya saja Ayu tidak mau.
Saat di sekolah, Aris memberikan minuman berenergi atau barang kesukaan Ayu,tapi di buang atau di berikan kepada orang lain.
Kalau barang yang mereka berikan, Ayu akan memberikan pada teman kelasnya atau orang yang ngefans pada mereka, jikalau itu minuman atau makan Ayu berikan pada orang yang sedang berolahraga atau di buang.
Saat Ayu mau membuang makan yang di berikan Aris.
"Ayu" Panggil Mina.
Ayu berbalik melihat ke arah Mina.
"Bukannya kamu keter... " Kata Mina.
"Mau" Lanjut Ayu sambil memeberikan minuman yang di berikan Aris.
__ADS_1
Mina terdiam.
Ayu melihat ke arah minuman yang ada di dalam tas plastik
"Pas ini ada 3,utukmu dan kedua temanmu" Lanjut Ayu sambil tersenyum melihat ke arah Mina.
Mina mengambil yang di berikan Ayu.
"Thanks" Kata Mina.
Ayu hanya tersenyum,Ayu pun berbalik pergi.
"Syukurlah, aku tidak mubazir" Kata Ayu pelan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Teman-teman Ayu menatap Ayu dengan binggung.
"Tadi bilang ngk,tapi sekarang malah di ambil. Gimana sih" Kata Bayu pelan.
"Biasa lah perempuan, malu-malu tapi mau" Jawab Yuna pelan.
"Nih minum" Kata Ayu pada Yuna sambil memberikan minuman yang di berikan Reky.
"Ha!!" Jawab Yuna kaget.
"Kamu haus kan?" Tanya Ayu.
"I.. Iya sih" Jawab Yuna.
"Yaudah minum, nih" Kata Ayu lagi sambil memberikan minumannya.
"Tangan ku pegal" Lanjut Ayu.
Yuna mengambil minuman yang di berikan Ayu ragu-ragu.
Yuna melihat ke arah Jamia, Jamia melihat ke arah Yuna dengan bingung, Yuna melihat lagi kearah Bayu tapi Bayu memalingkan wajahnya.
Yuna masih memegang minuman yang di berikan Ayu.
Aris dan Anif melihat ke arah mereka.
"Hahhh, sudah ku duga" Kata Aris.
"Hahhh" Hebusan nafas kasar Anif.
Anif menunduk.
"Minumlah" Kata Ayu sambil tersenyum.
"Lalu kamu gimana?" Tanya Yuna.
Ayu melihat ke arah minuman Jamia yang masih sisa setengah.
Ayu meminumnya.
"Ayu, bekas ku" Kata Jamia terkejut.
"See, I've been drinking" Jawab Ayu.
Ketiga teman Ayu juga Aris dan Anif terkejut.
"Gila dia(Ayu) lebih memilih minum bekas Jamia dari pada minum yang di berikan mereka (Aris dan Anif)" Pikir Yuna dan Bayu.
"Hah, Ayu lebih memilih minum bekas orang" Pikir Anif.
"Kejam bangat sih dia" Kata Anif.
Aris menepuk-nepuk pelan pundak Anif.
Yuna melihat ke arah minumannya.
"Mana yang ngasih lihat kesini lagi" Pikir Yuna, sambil memasang wajah sedih.
"Minum lah" Lanjut Ayu.
"Hahah, iya" Jawab Yuna canggung.
"Ngk bisa kan nolak rezeki " Kata Yuna sedikit keras, lalu meminum minuman yang di berikan Ayu.
Ayu melihat ke arah Yuna.
"Aku selalu menolak rezeki itu" Pikir Ayu.
Ayu melihat ke arah Yuna sambil tersenyum.
Jamia melihat ke arah Ayu yang masih terkejut.
__ADS_1
Bayu dan Yuna saling memandang, karena mereka berdua tau siapa yang memberikan minuman itu pada Ayu.
Selesai minuman, Yuna dan Ayu saling memandang, Yuna melihat Ayu sambil tersenyum canggung.