
Para siswa baru memasuki ruang Aula. Mereka duduk di tempat yang sudah di sediakan. Para guru dan pengurus OSIS pun memasuki ruangan.
Mereka di suruh maju di depan untuk memperkenalkan diri mereka. Yuna,Ayu Jami duduk bersebelahan Ayu yang di tengah mereka.
"Kalian harus mengenalkan nama lengkap kalian ya dan juga sekolah kalian." Kata salah satu OSIS. Para siswa hanya mengganguk.
Diantara mereka bertiga Jamia yang pertama memperkenalkan diri.
Dia sedikit gugup "do not be nervous Jamia.. Rileks" Pikir Jamia.
Dia menarik nafas dalam-dalam dan baju di depan.
"Hai My...Nama Saya Jamia Ara Kenzi. Saya dari SMP Negeri 1" Kata Jamia gugup.
Para murid bertepuk tangan.
Jamia pun kembali ke tempat duduknya.
"Done" Batin Jamia.
Dia duduk dengan perasaan lega, tanpa dia sadari ada seseorang yang selalu memperhatikannya.
Selanjutnya adalah Ayu, saat Ayu mau berdiri dia di hentikan oleh Yuna.
"Aku duluan ya, pliss" Kata Yuna yang terlihat gugup.
Ayu melihat Yuna sambil tersenyum. "Baiklah" Jawab Ayu sambil mengangguk pelan.
"Terima kasih banyak" Kata Yuna sambil memegang tangan Ayu.
Yuna pun berdiri "We friends" Lanjut Yuna sambil menepuk dada sebelah kirinya lalu menujuk ke arah Ayu.
Ayu menatap Yuna bingung.
Yuna maju ke depan memperkenalkan dirinya. "Hai.. Perkenalkan Nama saya Yuna Rahadian Dungga" Kata Yuna sedikit tegang
" Saya dari SMP negeri 3" Kata Yuna sambil tersenyum.
Selanjutnya Ayu. Ayu sangat percaya diri dan kebanyakan siswa baru itu berasal dari sekolahnya.
"Perkenalkan Nama saya Ayu Azhari" Kata Ayu sambil tersenyum
"Saya dari SMP negeri 5" Lanjut Ayu. Dia mendapatkan tepuk tangan meriah dari siswa baru dan para pengurus.
Saat dia mau kembali ke tempat duduk tiba-tiba Ari dan Anif berdiri di depan pintu Aula sambil ngos-ngosan. Semua yang di dalam Aula melihat ke arah mereka berdua. Seketika senyum Ayu hilang. Ayu pun kembali ke tempat duduknya.
"Ya, bagaimana pun kita pasti akan bertemu"
__ADS_1
Batin Ayu.
Anif dan Aris pun masuk
...----------------...
Saat anak Baru masuk ke dalam aula.
Reky Pihang teman seangkatan Aris dan Anif saat SMP ,Reky tau mereka bertengkar tapi tidak tau masalahnya apa.
Reky sedang berjalan di depan Aula lalu dia melihat Ayu yang sedang memainkan ponselnya,dia pun pergi memberitahu kedua temanya.
Depan pintu kelas.
"Woe cok" Pangil Reky kepada kedua temannya sambil ngos-ngosan.
Aris dan Anif sedang bermain game online di kelas Aris bersama temanya.
"Gua lihat Ayu di Aula" Lanjut Reky yang masih ngos-ngosan.
"Ah dan juga... " Sebelum Reky menyelesaikan katanya Anif dan Aris sudah pergi menuju ke Aula sambil berlari.
"Anjirr, gua belum selesai bicara bangsat" Cerutu Reky kesal.
Aris Fransisco dan Anif Wijayanto adalah sahabat Ayu. Mereka salah satu anggota OSIS ,mereka juga tergabung dalam klub Basket tapi kelas mereka berbeda.
Mereka berdua harus melewati 2 ruang kelas IPS , memutari setengah lapangan, untuk sampai ke tempat Ayu berada.
Saat Aris berlari "Anjirr, minggir lu menghalangi jalan gua" Kata Aris ada Anif yang ada berlari di depannya.
"Lu yang lambat, gblk" Jawab Anif sambil tersenyum puas.
"Asw" Kata Aris sambil mempercepat larinya.
Aris mendahului Anif.
"Anjirr" Kata Anif kaget.
Di kelas Aris.
"Shitt!! I'm lose" Teriak Kadi kesal
"Ini gara-gara dua idiot itu" Cerutu Kadi kesal.
Kadi hampir membanting ponselnya tapi di cegah oleh Reky.
"Oi oi oi" Kata Reky sambil memegang tangan Kadi.
__ADS_1
"Mari gua yang temanin lu main" Ajak Reky sambil duduk di sebelah Kadi, bekas tempat duduk Anif. Mereka berdua pun bermain.
Alkadrie Karel teman sekelas juga sebangku Aris dia bukan anggota OSIS dia hanya mengikuti ketiga sahabatn yang anggota OSIS.
Kadi bergabung di klub musik. Sedangkan Reky Pihang teman seangkatan Aris dan Anif saat masi SMP, dia juga tergabung dalam klub basket dan seni. Reky kelas 2A Jurusan IPS.
Saat mereka bermain "Btw siapa Ayu?" Tanya Kadi yang fokus pada gamenya.
"Aahh, itu sahabat mereka waktu SMP" Jawab Reky yang fokus pada gamenya juga.
"Oh, yang selalu mereka cerita itu ya, si cantik, pendek, imut" Lanjut Kad jijik tapi dia yang masih fokus pada gamenya.
"Ya begitulah" Jawab Reky
"Anjirr" Batin Reky.
Reky merasa terganggu dengan suara ponsel seseorang yang ada di belakang mereka.
Tiba-tiba Kadi berteriak pada Temanya yang duduk di pojok belakang,mereka sedang menonton film porn**.
"Bangsat, kecilin suara ponsel kalian, gimana kalo di dengar guru, gblok" Kata Kadi kesal.
"Tau tu, kita aja pake earphone kedengaran" Lanjut Reky sambil melihat ke arah mereka.
Mereka menatap Reky dengan marah, Reky pun langsung berbalik karna takut, Kadi yang menyadari itu langsung berbalik ke arah mereka, mereka langsung menundukan kepala.
Reky seorang penakut, dia tidak mau ada masalah dengan orang karena itu dia sangat mudah di tindas, tapi jika masalah itu ada sangkut pautnya dengan sahabatnya dia akan menghadapinya walaupun dia sendiri takut.
Sangat jauh berbeda dengan Kadi.
Alkadrie Karel pemilik sabuk hitam taekwondo, dan ada orang besar yang mendukungnya belum lagi ada beberapa bodyguard yang menjaganya, membuat siswa laki-laki takut padanya, senior pun tidak berani padanya.
Mereka pun pergi meninggalkan kelas, sambil menatap Kadi sinis, Kadi tidak perduli Reky tidak berani melihat mereka. Mereka berdua pun melanjutkan game mereka dengan tenang.
Aris Fransisco
Aris Wijayanto
Reky Pihang
Alkadrie Karel
__ADS_1