KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 48. Persahabatan Lama Yang Mulai Renggang.


__ADS_3

Mereka pun duduk.


Mereka masih diam.


"Minum dulu" Kata Yuna pelan.


Arya mengambil minumnya.


Brrrr(Pesan masuk)


Arya melihat ponselnya.


"Bos cepat kembali" Pesan Yo salah satu orang Arya.


Arya mematikan ponselnya.


"Udah lu suruh pergi belum?" Tanya Yuna sambil melihat Arya.


Arya terkejut sedangkanKadi dan Eka bingung.


"Maksudnya apa sih ini?" Tanya Eka bingung.


Arya diam sambil memalingkan wajahnya.


"Huftttt, baiklah sudah waktunya" Pikir Arya.


"Aasshh, sial" Kata Arya.


Ketiga temannya terkejut lalu melihatnya.


Arya memperbaiki posisi duduknya, dia memangku satu kakinya lalu menatap Yuna dengan dingin.


Ketiga temannya terkejut melihat sikap Arya.


"Kamu berubah Yun" Jawab Arya sambil menatap Yuna tanpa rasa bersalah.


"Ahh, jadi ini dia sebenarnya" Pikir Yuna.


"Apa yang bajing ini lakukan" Pikir Kadi.


"Aura brengsek ini" Pikir Eka kesal.


Yuna tersenyum.


"Di bagian mananya gw berubah?" Tanya Yuna.


"Biasanya kita berdua ngk pernah pake bahasa Gw, lu" Jawab Arya.


"Aahh, begitu" Jawab Yuna sambil meminum minumannya.


"Terus?" Lanjut Yuna sambil tersenyum kecil.


Yuna meletakkan gelasnya dengan anggun.


Ketiga temannya terkejut dengan tingkah Yuna yang sangat tenang.


"Di memang sudah berubah, jika aku bertingkah begini pasti sendalnya sudah melayang di wajahku" Pikir Arya.


Arya menatap Yuna.


"Ok, jika itu mau lo" Kata Arya tegas.


"Jadi ini orang yang aku suka selama ini" Pikir Yuna.


"Gw tau lu suka sama gw" Kata Arya sambil makan cemilan.


"Dan gw nyesal untuk itu" Jawab Yuna.


Arya terkejut.


"Tapi aku ngk nyesal suka sama kamu Yun" Pikir Arya.


Kadi dan Eka terkejut.


Arya menatap Yuna kesal.


"Tapi gw ngk nyesel jadi sahabat lu" Lanjut Yuna sambil tersenyum.


"Yun" Kata Eka pelan.


Eka dan Kadi melihat Arya.


"Dia kesambet apa sih?" Pikir Eka.


"Dia lagi bercanda, apa gimana sih?" Pikir Kadi.


Arya memalingkan wajahnya sambil tersenyum kecil.


"Gw masuk di sekolah Bermuda" Kata Arya.


"Apa!!" Kata Kadi dan Yuna kaget.


Arya dan Eka terkejut mendengar suara Kadi dan Yuna.


Arya melihat Yuna dan Kadi.

__ADS_1


"Sorry, gw ngk minat masuk di sekolah kalian" Jawab Arya.


Sekolah Bermuda adalah sekolah yang punya masalah dengan sekolah Kadi dan Yuna, mereka saling beradu dalam segala hal,murid mereka juga selalu mencari gara-gara dengan sekolah mereka.


"Bangsat" Kata Kadi kesal sambil berdiri lalu menatap Arya dengan marah.


"Santai bro" Kata Arya.


"It's just scholl ok" Lanjut Arya sambil tersenyum seringai.


Kadi menahan emosi.


"Lu kok jadi songong kyank gini sih Ar" Kata Eka kesal.


Arya tersenyum kecil.


"Dari dulu gw kynk gini kali" Jawab Arya sambil melihat Eka.


Eka berdiri lalu menatap Arya dengan marah.


"Sial" Kata Yuna sambil tersenyum kecil.


Arya terkejut, Kadi dan Eka melihat Yuna.


"So, mau lu gimana?" Tanya Yuna pelan.


Arya menatap Yuna.


"Maaf aku nyakitin kalian" Pikir Arya.


Yuna memegang tangan Kadi menyuruhnya untuk duduk, Kadi melihat Yuna, Yuna tersenyum dan Arya kesal melihat itu.


"Gw mau lu jadi pacar gw" Jawab Arya.


Ketiga temannya terkejut sambil menatapnya.


"Ngk waras lu" Kata Eka kaget.


"Kalo gw ngk waras, berarti gw nembak lu bukan Yuna" Jawab Arya.


"Maksud lu apaan anji**" Kata Eka marah.


Eka menarik kerah Arya,Arya berdiri.


"Sial, tinggi banget sih" Pikir Eka sambil mengerutkan alisnya.


"Ka" Panggil Kadi sambil memegang tangan Eka.


"Ka, sabar Eka" Kata Yuna.


Eka melepaskan kerah Arya.


"Lu dengar kan apa kata bangsat itu" Kata Eka marah.


Arya berdiri di belakang Yuna.


"Udah tenang, namanya juga anji** lagi cari perhatian" Kata Yuna.


Arya menatap Yuna kesal, Arya menarik Yuna sampai berbalik ke arahnya.


Arya dan Yuna saling memandang.


"Gw cari perhatian" Kata Arya.


"Benar, lu cari perhatian" Jawab Yuna.


"Kenapa? Saat di Tiongkok ngk ada perhatian sama lo" Lanjut Yuna.


Eka dan Kadi terkejut.


"Dia tau?" Pikir Eka dan Kadi.


Mereka berdua saling memandang.


Arya tersenyum kecil.


Mereka berdua saling memandang dengan kesal.


"Aku rindu kamu Yun" Pikir Arya sambil menatap mata Yuna.


"Kamu kenapa jadi kynk gini Ar?!" Pikir Yuna.


"Gw ngk butuh perhatian lu" Kata Arya kesal.


"Siapa yang merhatiin elu" Jawab Yuna.


"Elu sendiri yang datang ke kita nyari perhatian" Lanjut Yuna.


"Bangsat, juga mulut lu" Kata Arya.


Yuna tersenyum.


"Dari dulu gw kynk gini kali" Jawab Yuna.


"Kenapa? Kaget, santai bro mau denger yang lain" Lanjut Yuna sambil tersenyum.

__ADS_1


Arya menatap Yuna dengan marah.


"Sial" Kata Arya sambil mendorong Yuna.


Yuna di tahan oleh kedua temannya.


"Aishhh, yaaaakk bangsattt" Teriak Yuna.


Arya meninggalkan mereka bertiga.


"Hufttt, don't cryng" Pikir Yuna.


Yuna berbalik.


"Kalian ngk apa²?" Tanya Yuna dengan mata yang berkaca-kaca.


Eka mengangguk, Eka memeluk Yuna sambil menangis.


Kadi memegang kepala Yuna dan Eka.


"Lu kenapa jadi bangsat kynk gini" Pikir Kadi.


Arya berdiri di depan pintu lalu berbalik.


"Sorry guys" Kata Arya pelan.


Arya pun pergi.


30 menit kemudian.


Yuna keluar menyuruh orang-orang Bayu untuk pergi, tidak lupa dia mengucapkan terima kasih.


Yuna pergi ke dapur di ikuti oleh Eka, mereka berdua memasak makanan.


"Lu ngk apa² Yun?" Tanya Eka.


"I'm fine, gw malah lega" Jawab Yuna.


Mereka berdua saling memandang lalu tersenyum.


"Ada yang perlu gw bantu?" Tanya Kadi yang berdiri di belakang mereka berdua.


Yuna dan Eka berbalik melihat Kadi.


"Tolong pel rumah gw ya, ampe ke atap²nya" Jawab Yuna.


"Asw kau" Balas Kadi.


Yuna dan Eka tertawa, Kadi pun ikut tertawa.


Mereka pun makan bersama, mereka berbicang-bincang layaknya tidak terjadi apa².


...****************...


Rumah Arya.


"Gimana Yo?" Tanya Arya pada orangnya.


"Sudah bos, tapi saya tidak tau akan bertahan sampai kapan" Jawab Yo.


"Mereka terus membobol" Kata Rin, salah satu orang Arya.


"Sial" Kata Arya kesal.


"Lalu gimana kabar di markas?" Tanya Arya.


"Aman Bos, mereka hanya menyerang kita" Jawab Yo.


"Cegah terus" Kata Arya.


"Siap" Jawab Yo dan Rin.


"Jika mereka dapat membobol komputer milikku, mereka akan tau aku dari mana" Pikir Arya sambil mengetik komputer miliknya.


Arya adalah seorang hecker, seorang kepala Polisi Singapur meminta tolong padanya untuk meretas komputer milik Geng terbesar di Singapura yang mengedarkan narkoba, dan Geng itu sedang mencoba meretas balik komputer milik Arya.


"Bos, kami sudah dapat berkasnya" Kata Lek, salah satu orang Arya.


"Cepat kirim padanya(Kepala Polisi)" Jawab Arya.


"Syukurlah, cepat tangkap mereka" Pikir Arya.


"Sial, seharusnya aku tidak menerima tawaran Kepala Polisi itu, gara-gara ini aku dan ketiga temanku dan aku di kejar² gengster dari Singapura...sial" Pikir Arya kesal.


"Siap bos" Jawab Lek.


"Gimana Rin?" Tanya Arya.


"Mereka mulai berkurang" Jawab Rin.


"Sama saya tambah banyak bos" Kata Yo.


Arya membatu Yo.


Arya sibuk dengan komputer.

__ADS_1


__ADS_2