KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 60. Mulai Merencanakan.


__ADS_3

Kamar Eka.


Eka baru pulang dari sekolahnya.


"Hufttt lelahnya" Kata Eka


Eka melemparkan tubuhnya ke sofa.


Brrr(Pesan masuk)


Eka membuka pesan dari Yuna.


"Yudha" Kata Eka kaget karena pesan Yuna yang mengirim foto kakaknya dan Kadi.


Eka dengan cepat pergi ke kamar mandi, setelah itu dia makan sedikit lalu pergi ke alamat yang di kirim Yuna.


...****************...


Yuna melihat kedua temannya.


"Lu berdua ngapain berdiri di situ?" Tanya Yuna bingung.


Ayu dan Jamia tersenyum kaku, Kadi dan Yudha ikut tersenyum.


"Kesini" Kata Jamia pelan.


"Ha?" Jawab Yuna sambil memiringkan kepalanya.


"Lu, ke,, si,, ni" Balas Ayu sambil tersenyum.


"Ouh" Jawab Yuna mengangguk


Yuna berjalan ke arah temannya.


Jamia dan Ayu menarik Yuna.


"Itu siapa Yun?" Tanya Jamia.


Yuna berbalik.


"Al" Jawab Yuna.


"Gw tau itu Al, satunya lagi" Balas Ayu.


"Oh, kakak gw" Jawab Yun.


"Kakak" Kata Ayu dan Jamia kaget.


Mereka bertiga melihat Yudha.


"Hai kak" Sapa Ayu dan Jamia.


"Hello" Jawab Yudha.


"Ekhem" Dehem Kadi.


"Mari duduk kak" Kata Ayu.


"Oh, iya" Jawab Yudha sambil tersenyum.


Yudha pun duduk.


"How about me?" Tanya Kadi.


"There's a chair, just sit down" Jawab Jamia datar.


"Manja amat" Lanjut Ayu.


Yudha dan Yuna tertawa.


Ayu pergi ke dapur mengambil minuman dan cemilan untuk Yudha dan Kadi, lalu Yuna melanjutkan merapikan pakaiannya.


"Untuk apa ini?" Tanya Jamia yang melihat Yuna sedang mengisi lemari miliknya dengan pakaian.


"Aku tinggal di sini sementara" Jawab Yuna santai.


"What!!" Jawab Jamia kaget.


Ayu membawa minuman dan cemilan untuk tamu mereka, setelah itu Ayu pergi ke arah Yuna dan Jamia.


"Lu mau pindah?" Tanya Ayu di belakang kedua temannya.


"Nanti gw jelasin" Jawab Yuna.


"Tunggu kakak gw pulang dulu" Bisik Yuna.


"Terus Al?" Tanya Jamia.


"Kita sekap dia, cincang dia lalu dagingnya kita.. " Jawab Yuna.


"Kita isi di kulkas" Lanjut Ayu.


"Untuk?" Tanya Kadi yang berdiri di belakang mereka.


"Makanan anj... " Jawab Ayu terhenti.


Mereka bertiga melihat kebelakang, Kadi dan Yudha sedang menatap mereka.


Mereka bertiga berbalik sambil tersenyum kaku, Kadi melihat mereka dengan kesal sedangkan Yudha tertawa.


Beberapa menit kemudian Yudha pun pulang.


"Hati² ka" Kata Yuna sambil melambaikan tangannya di ikuti oleh ketiga temannya.


Yudha hanya tersenyum.


Yudha pun pergi lalu mereka masuk kembali ke dalam gudang.


Kadi duduk di depan Yuna dan ketiga temannya.


"Ok guys, hufttt, kita.... Bagaimana keadaan Arya?" Tanya Yuna.


Ketiga temannya melihat YunaYun yang tampak gelisah.

__ADS_1


Ayu dan Jamia memegang tangan Yuna.


...----------------...


Eka pun sampai di gudang tua, Eka melihat gudang tua dengan ekspresi takut, dia melihat lokasi yang dikirim Yuna.


"Benar kok ini" Kata Eka, Eka melihat sekitarnya.


Eka memberanikan diri, dia maju selangkah demi selangkah ke arah gudang tua, Eka memencet tombol.


Ting... Nong...


Eka mundur karena takut, Eka menekan tombol lagi.


...----------------...


Ting.. Nong... Ting.... Nong..


Yuna dan ketiga temannya melihat ke arah pintu, Yuna dengan cepat pergi membuka pintu.


"Welcome" Sambut Yuna.


"Siapa?" Tanya Ayu.


"Entah" Jawab Jamia.


Yuna berpelukan dengan tamunya, mereka berdua masuk.


Kadi dan kedua teman Yuna kaget.


"Eka" Kata mereka bertiga kaget.


Eka tercengang melihat dalam gudang.


"Bagus kan" Bisik Yuna.


Eka mengangguk, lalu dia melihat ke arah teman Yuna.


"Ka Yudha mana?" Tanya Eka.


"Pulang" Jawab Yuna.


Eka menatap Yuna dengan kesal, Yuna hanya tersenyum.


Yuna dan Eka menghampiri mereka bertiga, Eka duduk di sebelah Kadi sedangkan Yuna di sebalah Eka, di sebelah kiri Yuna ada Kadi dan Eka lalu sebelah kanan ada Jamia dan Ayu.


"Hai" Sapa Eka canggung.


"Hai" Jawab Jamia dan Ayu.


Yuna tertawa kecil, sedangkan Kadi dan Eka saling memandang lalu tersenyum.


Eka memegang tangan Kadi yang ada di bawah karena gugup, Kadi tersenyum.


"Selain Yuna, masih ada wanita yang bisa membuatnya tersenyum seperti itu" Pikir Jamia yang melihat Kadi dan Eka.


"Ok karena semua sudah lengkap, kita mulai rapatnya" Kata Yuna.


"Rapat?" Tanya Ayu binggung.


"Apa aku harus mengajaknya?" Pikir Yuna.


"Yun, Arya dia... " Kata Jamia.


"I know" Potong Yuna.


Yuna melihat Jamia sambil tersenyum.


"How you.. " Kata Jamia terhenti karena Yuna melihat Kadi.


Jamia dan Kadi saling memandang, Kadi mengangkat sebelah alisnya, Jamia memalingkan wajahnya.


"Gw akan ke tempat Bayu'' Kata Yuna.


Keempat temannya menatapnya.


"Siapa dia?" Tanya Eka.


"Teman kita" Jawab Ayu.


Eka dan Ayu saling memandang.


"Tunggu, ini lagi bahas apa sih?" Tanya Eka.


"About Ar" Jawab Kadi.


"And Bayu" Lanjut Jamia.


Kadi dan Jamia saling memandang.


Yuna mengangguk.


"Ouh ok, benar kita harus nyelametin dia" Kata Eka.


"Al, Ken gw minta bantuan kalian untuk itu" Lanjut Yuna.


"Terus lu? Lu mau kemana?" Tanya Eka.


"Ke tempat Bayu" Jawab Yuna.


"Lalu bagaimana dengan Arya? " Tanya Eka kaget.


"Dia sahabat lo Yun" Lanjut Eka.


Yuna memegang bahu Eka.


"Tenang ok" Jawab Yuna.


"Bayu juga sahabat Yuna" Jawab Ayu.


Jamia mengangguk.


"Teman kali" Balas Eka memperjelas.

__ADS_1


Ayu melihat Eka dengan ekspresi tidak suka.


"Udah" Kata Yuna sambil berdiri.


"Btw Yun, why me?!" Tanya Jamia.


"What!! Why, you no want?" Tanya Yuna.


Yuna dan Jamia saling memandang.


"Hufttt,gw mau ikut" Pikir Jamia sambil melihat Yuna.


Yuna tersenyum kecil.


"Gw ngerti Ken, tapi si bangsat itu harus di kasih pelajaran dulu" Lanjut Yuna.


"Dan ini juga ga berurusan dengan dunia bawah, gw... " Lanjut Yuna.


"Ok" Potong Kadi sambil berdiri.


Mereka berempat melihat Kadi.


"Gw juga sudah cari tau" Lanjut Kadi.


Yuna tersenyum, lalu Yuna melihat Jamia.


"Orang gw, sudah kesana" Kata Jamia sambil memalingkan wajahnya.


Yuna dan kedua temannya kaget,Ayu melihat mereka berempat.


"Yang bener lu?" Tanya Yuna kaget.


"Hmmmm" Jawab Jamia.


"Mereka pada ngomongin apa sih? Emang si Arya itu kenapa? " Pikir Ayu bingung.


"Cepat juga dia" Pikir Kadi.


"Terus?" Tanya Eka.


"Tunggu informasi" Jawab Jamia.


Kadi dan Yuna kembali duduk.


Mereka bertiga mengangguk.


Brrrr(Telfon masuk)


"We got it" Kata orang Jamia.


Jamia melihat Yuna.


"Ok" Jawab Jamia.


"Bring it here" Lanjut Jamia.


"Yes bos" Jawab orang Jamia.


Jamia mematikan telfonnya.


"Mereka akan kesini membawa SA.HA.BAT kalian berdua" Kata Jamia pada Eka dan Kadi.


Yuna tertawa kecil.


"Apa mereka mengejar?" Tanya Yuna.


"Hmm" Jawab Jamia.


Yuna melihat Kadi.


Kadi menelfon orang-orangnya.


"block them, don't let them chase the car.." Kata Kadi pada orangnya.


Kadi melihat Jamia, Kadi menjauhkan ponsel dari mulutnya.


"Number plat?" Tanya Kadi pada Jamia.


"The license plate number of the vehicle has the letters JK" Jawab Jamia.


Kadi mengangguk, lalu Kadi mengatakan pada orangnya apa yang di katakan Jamia.


"Ok, aku akan ke rumah Bayu" Kata Yuna.


Eka menahan Yuna.


"Tunggu dia(Arya) sampai dulu" Kata Eka.


Yuna tersenyum lalu Yuna memegang tangan Eka.


Kadi selesai menelfon, lalu dia melihat Yuna dan Eka.


"Agar cepat selesai urusan kita Ka" Jawab Yuna pelan.


"Tapi Yun" Balas Eka.


"Gw ikut" Kata Ayu.


Yuna mengangguk.


"Kita pergi dulu, kalian urus yang ada disini" Kata Yuna.


Mereka bertiga mengangguk.


Ayu dan Yuna pun pergi, mereka di antar orang Jamia.


Jamia berdiri.


"Jika kalian lapar, di dapur ada makanan, tinggal di masak" Kata Jamia.


"Kalo mau tidur.... Di sofa aja" Lanjut Jamia.


Jamia pergi ke atas.

__ADS_1


"Hufttt" Jamia berbaring.


__ADS_2