KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
RUMAH EISHA


__ADS_3

Mereka pun pamit untuk kembali, teman-teman Yuna menunggu di dalam mobil.


"Sampaikan salam ku pada Yudha, sudah lama kita tidak bertanding" Rey mentap Yuna


Yuna mengangguk.


"Can you smile?" rey menatap yuna.


"why?"


"Aku suka melihat kamu tersenyum?"


"Kapan saya tersenyum?"


Eka memegang tangan Kadi dan menarik menjauh dari Yuna.


"Saat Al dan Eka di restui oleh orang tua Kami"


"Ah itu. Tentu saja saya harus tersenyum"


"Kalo begitu tersenyum lah"


Yuna melihat sekitarnya sudah tidak ada orang, orang tua Kadi dan kedua temannyajuga sudah pergi tinggal dia dan Rey yang berdiri tidak jauh dari pintu masuk restoran.


"Terima kasih atas perhatiannya"


Yuna berbalik pergi menyusul teman-temannya , Rey melihat Yuna lalu tersenyum kecil.


"Menarik" Pikir Rey


2 hari telah berlalu, Yuna mempersiapkan diri dan mengatur barangnya untuk pergi ke tempat Eisha.


"Hufttt, akhirnya selesai juga"


Yuna merebahkan dirinya di atas kasur, Ayu menghampiri Yuna


"Aku beneran ngk ikut ni?" Sedih


"Iya ngk usah" Yuna bangun


Yang laninya juga ikut masuk.


"Kamu yakin mau mengahadapi mereka Yun?" Tanya Felix khawatir.


Yuna tersenyum kecil


"Harus yakin lah"


Yuna berbaring lagi lalu memakai selimutnya.


"Aku istirahat dulu" Berbalik tidur.


Besoknya.


Yuna, Eka, Kadi, Arya, Bayu dan Jamia pergi ke Arab.


Setelah sampai di bandara Arab (BUIRA) , mereka di jemput Alvin.


Rumah Eisha.


"Selamat datang " Sambut Eisha.


Eka memeluk kakaknya , lalu gantian dengan Yuna, Arya, Jamia lalu Bayu.

__ADS_1


Eisha menatap Kadi.


Kadi mendekati Eisha lalu memberi salam pada eisha dengan mencium punggung tangan Eisha.


Eka memegang tangan Yuna dan Arya karna gugup, Bayu dan Jamia terkejut melihat perlakuan Kadi pada Eisha.


"ALKADRIE DANIEL KAREL "


"Iya Kak" tegap


Yuna dan teman-temannya gugup.


"Sudah berapa lama kamu menyukai Eka?"


"5 tahun yang lalu tapi belum terlalu yakin"


Mereka semua terkejut .


"Selama itu?" Pikir Yuna dan Arya terkejut


"Lalu, sejak kapan kau yakin?"


"3 tahun yang lalu, saat bertemu lagi dengan eka setelah 2 tahun berpisah" Melihat Eka


Eka menahan air matanya dengan meremas kedua tangan sahabatnya


"Au sakit" Jerit Yuna dan Arya dalam hati.


"Tapi kamu sudah masuk agama kami setahun lebih cepat dari keyakinanmu menyukai Eka"


"Benar"


Mereka terkejut lagi.


"Anjir, dia ngk pernah bilang" pikir Arya


"4 tahun yang lalu, Al memiliki anak buah yang di mana dia banyak melakukan perbuatan jahat karna pekerjaannya. Tapi dia tidak lupa pada kewajibannya sebagai mahkluk yang beragama"


"Lalu?"


"Al teringat ketiga sahabat Al" melihat Eka dan kedua sahabatnya


Yuna, Eka dan Arya menunduk terharu.


"Seminggu setelah Al pidah, Al melakukan semua kewajiban dalam agama sampai..." Melihat ke samping tapi matanya melihat kebawah.


Eisha dan Yuna menahan tawa


"Ok ,lalu?"


"Kami bertemu lagi , menghabiskan waktu bersama dan mengalami masa sulit bersama dan saling mendukung juga mendapat pelajaran baru, lalu..." Melihat Eka


Eisha melihat Eka, Eka menunduk malu.


"Haaa" Yuna memalingkan wajahnya karena kesal dan juga geli melihat wajah malu-malu Eka.


"Bagaimana tanggapan orang tuamu mengenai semuannya?"


"Semuanya?"


"Tentang Eka, pindah agama dan lainya?"


"Mereka mendukung dan merestui kami, Ayahku juga sangat mengsuport pertemanan kami dan perjuangan yang kami lalui bersama, mereka juga sangat menyukai Eka"

__ADS_1


Eisha mengangguk sambil tersenyum kecil.


"Eka tinggal di rumah mu selama dua hari ya?"


"Iya kak"


Eka tinggal bersama ibu Kadi selam dua hari setelah selesai minta restu, malamnya Eka tinggal bersama ibu dan ayah Kadi tapi Kadi tinggal di rumah besar bersama Yuna dan lainya.


Eisha melihat Eka


"Apa kamu siap menghadapinya?"


Eka tersenyum "Iya kak, Eka siap"


Eisha tersenyum


"Baikalah, besok kita akan bertemu mereka"


"Yuna ikut kak?" tanya Yuna


"Baiklah tapi kamu tunggu di luar dan yang lain jangan dulu ikut" melihat Kadi dan lainya.


Mereka mengangguk.


"Pergilah istirahat"


Mereka semua menagngguk.


Kamar Yuna


"Hufttt, semoga semua berjalan lancar seperti jamia dan bayu" berdoa


2 Jam kemudian.


Yuna bangun


"Ah, hampir lupa Aku harus bertemu dengannya"


Yuna pergi mandi bersiap-siap untuk pergi.


2 jam kemudian.


"Ini ruangan kerja Nona Eisha" kata pelayan .


"Terima kasih"(b.arab)


Pelayan itu menunduk, lalu pergi.


Yuna mengetuk pintu.


"Masuk" Jawab Eisha dari dalam


Yuna membuka pintu pelan.


"Assalamualaikum" senyum


Eisha melihat yuna


"Walaikumsalam" senyum


"Walaikumsalam"


"Oh ,hai Edis"

__ADS_1


Edis mengangguk "Hai"


Yuna tertawa kecil melihat ekspresi Edis yang canggung.


__ADS_2