
Kadi melihat Yuna yang makan dengan lahap.
Kadi "Yuna makan pelan²" Malu.
Yuna melihat Kadi lalu tersenyum.
Yuna "Lapar" Sedang makan.
Arya "Iya tau, makan pelan² aja, ngk ada yang ngambil makanan kamu" Menatap Yuna.
Yuna melihat orang sekitarnya, semua melihat ke arahnya sambil menahan tawa. Yuna tersenyum lalu memperbaiki posisi duduknya yang tadi bungkuk ke depan, dia duduk dengan elegan mengambil tisu lalu membersihkan bibirnya.
Semua orang tertawa meliat Yuna.
Jessi "(Ini kelakuan aslinya ya.. Cute)" Tertawa kecil.
...----------------...
30 menit yang lalu.
Yuna "We don't have a problem if you want to live with us, in fact we are happy for you to stay with us, because you are JK's younger brother an suster, But" Melihat Jessi dan Julio.
Yuna "the room is full, and we don't want to share the room" Senyum.
Kadi "Not only that, your attitude and behavior must be changed, our patience is as thin as a tissue so we are afraid.." Jack menatap Kadi.
Kadi "(Kau fikir aku takut dengan tatapan mu.. Hmm)" Mengalihkan pandangan lalu menatap Jessi.
Felix "There will be a Cold war in our peaceful home" Melihat Jessi dan Julio.
Teman² Jamia mengangguk.
Jamia "Karena itu gw bilang, ngk usah.. " Kesal.
Yuna "Kita makan" Menatap tajam Jamia.
Marina melihat Yuna, Yuna tersenyum, Marina tertawa kecil.
Marina "Ayo masuk, kita makan dulu" Senyum.
Yuna " Ok" Dengan cepat masuk ke dalam.
Jamia kesal, keempat temannya menenangkan Jamia.
Jamia "Yuna" Kesal.
Keempat temannya tertawa.
Arya "Sabar, dia emang kadang serius kadang ngk, ya gitu" Menepuk pelan pundak Jamia.
Felix "Bikin darah naik turun dia" Tertawa kecil.
Mereka tertawa.
Mereka berjalan ke dalam rumah, Jack tersenyum melihat kedekatan Jamia dan teman²nya.
...----------------...
__ADS_1
Setelah selesai makan mereka istirahat sejenak di ruang keluarga rumah Jamia, mereka di siapkan cemilan oleh Bi Ija.
Kadi " Terima kasih bi" Mengambil cemilan.
Bi Ija " Sama-sama" Senyum.
Jack "(Dia sangat berbeda dengan ayahnya yang kejam itu)" Menatap Kadi.
Mereka berbincang dengan Marina, Jack dan kedua anaknya hanya diam.
Yuna "Dad" Teriak.
Jack " What!!?" Kaget.
Yuna dan lainnya tertawa meliat ekspresi Jack terkejut.
...****************...
Rumah Ayu.
Aris dan Anif berbincang² dengan Ayah Ayu menggunakan bahasa Jawab, Gita yang tidak paham hanya diam, dan berbisik² dengan Ayu.
...****************...
Rumah Jamia.
Jack "So.. " Menatap Jamia.
Jamia memalingkan wajahnya.
Jack "Huftt"
Jack "5 am" Melihat berkas.
"Hee!!" Mereka semua terkejut.
Marina "Kamu tidak bilang padaku" Kaget.
Jack "In-ni ak-ku sudah bil-ang" Melihat laptop.
Brak.. Marina memukul meja dengan keras, mereka semua terkejut, berkas dan laptop Jack jatuh semua.
Marina "Pergi" Marah.
Jamia dan teman-temannya takut, Jack dan kedua anaknya pun takut.
Marina "Pergi sekarang juga" Menatap Jack.
Jack menelan ludah.
Yuna "Mo.. Mom" Takut.
Marina "Kau menghawatirkan sikap anakmu, padahal semua itu di ikuti darimu. Sombong, tidak menghargai orang.. " Marah.
Jack "what happened to you, why you angry?" Kaget.
Marina "Wah..." Marah "Kamu" Menarik rambut Jack.
__ADS_1
Jack "Ahkkk, Marinaa it's sick Aahhkkkk" Menahan tangan Marina.
Mereka semua terkejut.
"Mom" Teriak Jamia dan Yuna kaget.
"Dad" Teriak Jessi dan Julio.
Jamia dan Jessi mau menghampiri kedua orang tua mereka tapi di tahan Yuna.
Yuna "Just leave it and listen to what your mother has to say" Tersenyum kecil.
Jamia dan Jessi duduk kembali walaupun mereka khawatir sedangkan keempat teman Jamia masih terkejut.
Jack melihat kedua anaknya, betapa kagetnya dia kedua anaknya hanya diam melihat Marina memukul dan menarik rambutnya, Jack melihat Yuna, Yuna hanya tersenyum.
Marina "You worry about your child's attitude and behavior, even though you yourself are worse than the two of them, you stupid parents" Marah, menarik rambut Jack dengan kuat.
Jack "Ahhkkk sick" Menahan tangan Marina, tarikan Marina tambah kuat.
Bodyguard mengumpul berkas dan mengamankan laptop Jack, mereka juga merekam apa yang terjadi pada bos besar mereka.
Marina "You get angry at them because of their bad attitude, all of that is taken from you.. Iiii" Tambah kuat menarik rambut Jack.
Jack "Ahkkkk, ok i'm sorryyyy" Teriak Jack.
Jamia, Jessi dan Julio menangis juga tertawa meliat orang tua mereka, Yuna melihat itu pun langsung berdiri dan memisahkan kedua orang tua yang sedang bertengkar.
Yuna "Sudah Mom, mereka sedang melihat kalian" Yuna memegang tangan Marina.
Marina perlahan-lahan melepaskan rambut Jack, lalu..
Jack "Ahkkkkkk" Teriak Jack.
Marina mendorong kepala Jack, lalu kembali ke tempat duduknya dengan marah, Jack memegang kepalanya,Yuna melihat Jack.
Yuna "Dad, are you cryng?" Melihat mata Jack.
Jack "Don't you think this hurts?" Menatap Yuna.
Yuna kaget, Marina berdiri lagi.
Jack "No.. No.. I'm sorry ok" Kaget lalu mundur.
Mereka semua tertawa.
Yuna "Look at them" Melihat Jamia dan kedua adiknya, Jack melihat ketiga anaknya yang sedang menghapus air mata mereka lalu tertawa.
Jack "What happened to them?" Memegang kepalanya.
Yuna "Mereka tertawa sampai menangis melihat ayah mereka sedang teraniaya" Tertawa kecil.
Jack melihat Yuna dengan kesal, Yuna melihat Jack dengan senyum cerahnya.
Jack "You are very annoying" Menatap Yuna dengan kesal.
Yuna "Thank you for the compliment" Senyum.
__ADS_1
Jack "Huftt" Kesal.
Yuna hanya tersenyum, sedangkan yang lainnya tertawa.