KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Ketularan Penyakit Yuna.


__ADS_3

Pulang sekolah.


Bayu mendekati Yuna.


Yuna "Gw tabok lu ampe gendong gw, beneran,sumpah ngk boong gw" Menatap tajam Bayu.


Mereka semua tertawa kecil.


Alboni "Bay, Dik(Fredik) jangan lupa nanti kita ada latihan"


Bayu "Ok ok, tenang aja ngk akan lupa kok" Melihat Alboni


Fredik "Cuma telat aja" Tertawa kecil.


Teman-teman Bayu juga ikut tertawa, Alboni melihat Jamia.


Bayu "Lu liatin apa cok, hah" Menghalangi pandangan Alboni.


Alboni "Kgk" Gugup "Ok gw duluan, bye" Berlari pelan.


Mereka tertawa lagi.


...----------------...


Dalam mobil.


Fredik "Gw dengar kita akan ngelawan sekolah sebelah ya" Melihat Bayu.


Bayu "Ya begitu lah" Melihat ponsel.


Jamia " Kalo gitu, kita harus menang " Melihat Bayu dan Fredik.


Bayu meletakkan ponselnya "Tentu saja" Melihat Jamia sambil tersenyum.


"Hah" Fredik kesal melihat perubahan sikap Bayu saat berbicara dengan Jamia.


Teman-temannya tertawa kecil.


Sampainya di rumah Yuna mandi dan langsung tidur, Eka dan Jamia merawat Yuna bergantian sedangkan Ayu merawat Gita yang juga kedatangan tamu seperti Yuna.


2 hari telah berlalu Yuna sudah mulai baikan.


Ruang makan.


Yuna "Gita mana?"


Fredik "Ketularan sakit lu'' makan.


Yuna "He?" Bingung.

__ADS_1


Yang lainnya tertawa.


Gita "Good morning All" Lesu.


"Morning" Mereka melihat Gita yang baru sampai.


Yuna "Are you ok?" Senyum.


Gita "Apa saya terlihat baik² saja?" Menatap Yuna dengan lesu.


Yuna "Hahaha maaf"


Selesai makan mereka pun pergi ke sekolah.


Sampai sekolah.


Teng.. Teng.. Teng..


Jessi "We're almost too late"


Felix "Ayo Git'' Memegang lengan Gita.


Gita " Hmm" Berjalan pelan.


Ayu "Gendong aja Lix"


Gita "Ahh, ngk usah. Gw bisa jalan kok" Melihat Felix.


Bayu "Maksud lu apaan" Melihat Felix.


Mereka tertawa.


Felix dan Gita berjalan pergi bersama, kelas mereka berbeda-beda.


Sampai di kelas, Gita duduk dengan Felix. Felix sangat memperhatikan Gita, begitu juga teman-temannya datang memberi makanan pada Gita.


Setelah memberikan Gita makanan teman-temannya kembali ke kelas mereka, sedangkan Felix pergi ke ruang UKS mengambil obat pereda nyeri.


Mina "Sekarang gantian lu yang sakit ya" Melihat Gita yang duduk di belakangnya dengan lesu.


Gita tersenyum kecil "Begitulah"


Winsi "Mereka perhatiin lu banget ya, jadi iri"


Gita "Hmm" Bahagia.


Felix datang "Git minum ini" Memberikan air dan obat pada Gita.


Gita meminum obatnya, Yuna dan Ayu datang.

__ADS_1


Yuna "Mau ke ruang UKS?" Melihat Gita.


Gita "Ngk usah, gw bisa tahan kok"


Ayu "Jangan di paksain" Khawatir.


Mina dan Winsi melihat Ayu yang begitu khawatir pada Gita.


Mina "(Apa dia sekhawatir itu pada Gita)"


Winsi "(Padahal dulu Gita jahat banget sama dia)"


"(Tapi, entah apa yang Gita lalui sampai bisa akrab sama mereka)" Mina dan Winsi melihat Yuna dan Felix.


Yuna yang merasakan tatapan mereka berdua, membalas menatap mereka dengan tajam, Mina dan Winsi sampai tekejut.


Gita "Gw ngk apa² kok, sebentar lagi kan mau pulang"


Yuna "Ya udah, kalo ngk tahan..."


Gita "Nanti gw suruh Felix antarin gw ke UKS" Senyum.


Yuna dan Ayu mengangguk, kelas Yuna dan Ayu bersebelahan dengan kelas Felix dan Gita.


Besoknya, Gita tidak tahan dengan sakit perutnya dia pun istirahat ke ruang UKS sampai jam pelajaran berakhir, Gita melewatkan pertandingan Bayu dan Fredik.


Mereka pun menjemput Gita di ruang UKS.


Gita "Maaf ya ngk bisa liat kalian bertanding tadi" Melihat Bayu dan Fredik.


Fredik "Ngk apa² kok"


Bayu "Gimana, masih sakit?"


Gita "Ngk terlalu,udah minum obat jadi udah ngk sakit lagi" Senyum.


"Syukur deh" Fredik dan Bayu senyum.


...----------------...


Rumah besar.


Pelayana membuka pintu.


"Selamat datang" Sambut Reky, Arya, Aris, Anif dan Kadi.


Mereka semua terdiam.


Fredik "Kyknya kita salah masuk rumah" Melihat kelima temannya yang menyambut kedatangan mereka.

__ADS_1


Yuna "Sepertinya begitu" Senyum.


__ADS_2