KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
ASRAMA.


__ADS_3

Besoknya Yuna Dan Lainya Pun Pulang.


Saat Di Bandara Yuna Berjalan Pergi Menjauh Dari Teman-temannya Dan Keluarga Eka Yang Mengantar Keberangkatan Mereka , Untuk Menelfon.


"Yuna" Panggil Yuri.


"Hallo, Iya Selamt Siang"


"Iya Sebentar Lagi Saya Akan Kembali Ke Indonesia Dan Menyiapkan Semuanya"


".... " Yuri Terdiam.


"Hm,Seminggu Lagi Saya Akan Ke..Tidak Mungkin Lebih Cepat"


"Ah, Terima Kasih Sudah Membatu Saya Mengurus Setengahnya"


"Baik, Sampai Bertemu Di Asrama"


Yuna Mematikan Terlfonya Sambil Bernafas Berat, Saat Yuna Berbalik Dia Terkejut Karna Jamia Berdiri Di Belakangnnya.


"Asrama?" Ujar Jamia


Yuna Tersenyum Kecil "Kamu Mau Ke Kmar Mandi?" Tanya Yuna.


"Apa Maksudnya Asrama?"


"Cepatlah, Aku Tidak Menunggu"


Yuna Berjalan Melewati Jamia, Tangan Yuna Di Tahan Jamia, Yuna Berhenti Sambil Berfikir Lalu Dia Berbalik Melihat Jamia Sambil Tersenyum.


"Kamu Mau Bung Air Kecil Atau Besar?" Tanya Yuna


Jamia Hanya Diam Dan Menatap Yuna.


"Woe Kalian Berdua Ngapai?" Tanya Eka Yang Tiba-tiba Datang.


Yuna Dan Jamia Terkejut, Yuna Melepaskan Tangannya Yang Di Pegang Jamia.


"Kamu Juga Mau Ke Kamar Mandi Ka?" Tanya Yuna.


"Hmm" Jawab Eka


Yuna Mengangguk Lalu Melihat Jamia


"Kalo Gitu Kalian Berdua Aja, Aku Duluan"


Eka Mengangguk, Jamia Menatap Yuna, Yuna Berbalik Pergi.


"Kenapa Mia?" Tanya Eka


"Ha? Ngak, Ayo Masuk" Jawab Jamia


Eka Mengganguk, Lalu Mereka Berdua Masuk


"Apa Lagi Yang Kamu Rencanakan Yun?" Batin Jamia.


Yuna Berbalik Melihat Eka Dan Jamia Yang Sudah Masuk Ke Dalam Kamar Mandi.


Ponsel Yuna Berbunyi


"Hallo" Jawab Yuna


"Apa- Apan Ini Yun?" Tanya Ayu


"Ah, Kita Akan Pulang Ke Indonesia, Jadi Kalian Juga Pulanglah"


"Bukan Itu Maksudku, Orang-orang Kak Yuri Dan Kak Yudha Kesana Ke Rumaah Besar.."


"Nanti Ku Jelaskn Saat Tiba Di Rumah" Potong Yuna.


Yuna Mematikan Ponselnya.

__ADS_1


"Hollo Yun,Yun,Yunaaaa" Teriak Ayu.


"Kenpa Yu?" Tanya Aris


"Kita Kembali Ke Indnesia" Ayu Langsung Pergi Ke Kamarnya Tanpa Melihat Teman-temannya Yang Sedang Melihat Ke Arahnya.


Aris Dan Anif Saling Memenadang


"Ada Yang Tidak Beres" Ujar Reky.


1 Jam Kemudian


Ayu Dan Yang Lain Sedang Makan Siang Bersama Keluarga Jamia, Mereka Juga Pamitan Untuk Kembali Ke Indonesia.


Yuna Dan Lainya Masuk Ke Pesawat, Tapi Eka Tidak Ikut Dengan Mereka, Sedangkan Kadi Hanya Sampai Di Amerika.


3 Hari Kemudian, Mereka Semu Sampi Lalu Berkumpul Di Rumah Kecuali Eka Dan Kadi Yang Tidak Ada.


Yuna Sedang Menelfon Di Balkon Dan Di Pantau Jamia Dan Bayu, Sedangkan Ayu Dan Yang Lain Pergi Melihat Barang-barang Yuna Yang Kata Orang Yang Menjaga Rumah Besar ,Orang-orang Dari Tempat Pelatihan Yuri Dan Yudhaa Sudah Membawa Barang-barang Yuna Kembali Ke Rumahnya.


"Yang Mereka Bawa Hanya Buku Dan Beberapa Pakian" Ujar Ayu.


"Benar Yang Lainya Masih Ada" Lanjut Gita


"Dan Beberpa Barang Yang Berhubungan Dengan Kita, Seperti Foto Atau Hadiah Dari Kita" Lanjut Anif


Yuna Melihat Jamia Dan Bayu Yang Sedang Menatapnya.


"Kamu Belum Bilang Pada Mereka Ya Dek?" Tanya Yuri Di Telfon


"Begitulah Kak"


"Lalu Bagaimana?"


"Nanti Yuna Yang Urus, Apa Semua Sudah Selesai Persiapannya?"


"Sudah, Semua Sudah Begitu Juga Dengan Penguncian Data Kamu"


Yuna Mengangguk


"Mereka Pergi Ke Tempat Eisha Lalu Akan Langsung Ke Belanda"


"Ouh, Ok"


"Koper Yuna Dari Arab Mana?" Tanya Ayu Pada Pelayan


"Itu Tidak Ada" Jawab Pelayan


"Tidak Ada? Maksudnya?" Tanya Gita


"Barang Milik Nona Yuna, Tidak Ada Hanya Beberapa Hadiah Kecil Yang Nona Yuna Bawa Untuk Para Non Dan Tuan Juga Untuk Para Pelayan Dan Penjaga. Kalo Barang Berupa Koper Atau Baju Milik Nona Yuna Itu Tidak Ada" Jelas Pelayan Sambil Melihat Eka Dan Ayu Bergantian


"Huftttttt" Ayu Mulai Merasa Kesal.


Yuna Pun Selesai Menelfon, Lalu Mengambil Sebatang Rokok Bayu, Dia Berjalan Ke Arah Pagar Balokon.


"Huftttt" Yuna Menghembuskan Asap Rokok.


"Apa Maksud Dengan Asrama Yun?" Tanya Jamia.


Yuna Tersenyum Kecil Lalu Berbalik Melihat Jamia Dan Bayu Yang Menatapnya Sedari Tadi.


"Ini Pertam Kalinya Aku Melihatmu Merokok" Ujar Bayu.


Yuna Melihat Rokoknya


"Ohok Ohok Ohok"


Bayu Dan Jamia Terkejut, Yuna Membuang Rokoknya


"Asapnya Terlalu Buanyak" Ujar Yuna Sambil Menatap Bayu Dan Jamia Dengan Wajah Polosnya

__ADS_1


Bayu Dan Jamia Menahan Tawa.


"Hufttttt, Kenapa, Kenapa Harus Tinggal Di Asrama Bukankah Kita Berjanji Akan Tinggal Bersama Lagi" Ujar Jamia


"Tidak Ada Janji, Hanya Perencanaan Dan Aku Tidak Pernah Mengatakan Janji" Yuna Melihat Jamia


"Yunaaaa" Teriak Ayu


"Anjng, Astaghfirullah Kaget. Apa? Kenapa?" Jawab Yuna


Bayu Dan Jamia Juga Terkejut, Ayu Berjalan Dengan Cepat Ke Arah Yuna Lalu Menarik Kerah Yuna.


"Yu" Panggil Mereka Semua Panik, Jamia Dan Bayu Ingin Menghentikan Ayu Tapi Di Tahan Yuna.


"Kenapa?" Tanya Ayu Yang Mulai Menangis.


Yuna Menatap Datar Ayu


"Kamu Kenapa Sih Ha?" Tanya Yuna


"Kamu Nanya Aku Kenapa? Barang-barang Kam.."


"Itu Kan Barang-barang Aku Bukan Barang-barang Kamu" Potong Yuna


"Yun" Ayu Mentap Tajam Yuna.


"Apa? Bisa Lepas Ini Dulu" Menunjuk Tangan Ayu Yang Menarik Kerah Baju Yuna.


Ayu Melepaskan Tanganya, Yuna Memperbaiki Bajunya.


"Tanya Satu Persatu" Ujar Yuna Datar.


"Kamu Mau Kemana?" Tanyaa Anif


"Kenapa Harus Pergi?" Tanya Ayu Sambil Menghapus Air Matanya.


"Kenapa Harus Tinggal Di Asrama?" Tanya Jamia Yang Mengagetkan Mereka Semua Kecuali Bayu.


"Asrama?" Mereka Semua Melihat Jamia Lalu Melihat Yuna.


"Ok, Aku Jawab"


"Hufttt. Akun Di Terima Di Salah Satu Universitas"


"Di?" Tanya Bayu


Yuna Melihat Bayu "Dan Di Anjurkan Tinggal Di Asrama"


"Di Mana Yun?" Tanya Bayu Lagi


"Di Salah Satu Negara" Jawab Yuna


"Negara Apa?" Tanya Arya


Yuna Melihat Arya "Pertanyaaan Kalian Semua Sudah Ku Jawab" Yuna Melihat Teman-temannya


"Yunaaa" Teriak Ayu


Yuna Menatap Tajam Ayu, Ayu Terkejut


"Berhentilah Bersikap Kekanakan Bisa" Tapap


Mereka Semua Terkejut


"Yun" Panggil Arya


"Aku Lelah, Aku Mau Istirahat" Yuna Bejalan Pergi


"Kau Benci Pada Kami?" Tanya Anif Tepat Yuna Berdiri Di Sebelahnya, Yuna Melihat Aris.


"Aku Tidak Membenci Kalian,Tidak Marah Sama Kalian , Aku Hanya.. Hanya...Huftt"

__ADS_1


Mereka Semua Melihat Yuna, Yuna Meliht Semua Teman-temannya


__ADS_2