
"JK, rumah ini pnya siapa sih?" Tanya Yuna.
"Milik ayahku" Jawab Jamia.
"Ouh, terus sekarang milik siapa?" Tanya Ayu.
"Milik kita" Jawab Jamia.
"Apa!!" Kata Yuna dan Ayu kaget.
"Lu kalo mau jadi pemberontak jangan kebangetan anjirr" Lanjut Yuna.
"Dan jangan bawa² kita cok" Lanjut Ayu.
Jamia hanya tertawa.
Mereka sampai di depan kamar mereka Masing-masing.
"Tidur bareng yuk" Ajak Ayu.
"Gw ngk" Jawab Yuna.
"Why?" Tanya Jamia.
"Lu mau, besok lu pada ilang ingatan" Jawab Eka.
"Ha!?" Kata Ayu dan Jamia bingung
"Sue kau" Kata Yuna pada Eka.
Mereka berdua tertawa.
"Tidur gw ngk baik, apalagi gw dalam keadaan lelah gini, besok muka lu pada memar semua, mau?" Kata Yuna menjelaskan.
"Ngk" Jawab Ayu.
Mereka pun tertawa, setelah itu mereka masuk ke dalam kamar masing-masing.
...----------------...
Di saat yang sama.
Lantai 3,kamar laki-laki.
Kamar hanya 5,sedangkan mereka ada 7 orang, kedua sepupu Bayu sudah pulang.
Mereka saling memandang.
"Ada 5 kamar, siapa yang tidur dengan siapa?" Tanya Kadi.
"Gw ama Anif" Kata Aris.
"Ok, satu kamar" Kata Kadi.
"Gw ama dia" Kata Felix sambil menunjuk Fredik.
"Ok, pas" Kata Bayu.
"Yes gw tidur sendiri" Kata Reky.
"Lu ama gw" Kata Kadi.
"Ha!!" Jawab Reky.
Reky menatap Kadi.
"Okelah" Lanjut Reky.
Reky membuka pintu kamar.
"Anjirr kasurnya mana?" Tanya Reky kaget.
"Masih di toko" Jawab Kadi.
Mereka semua tertawa.
Mereka pun masuk ke dalam kamar masing-masing.
__ADS_1
Kamar para pria beli ada kasur mereka, mereka semua tidur di bawah ber alasan karpet.
Besoknya.
Jennie dan Karlin sudah pergi dari pagi sekali.
Jamia dan perempuan lainnya masih tidur, sedangkan para pria mulai mengisi isi rumah, Kadi dan Bayu menyiapkan sarapan pagi yang lainnya membantu mengatur isi ruang dan kamar mereka.
"Tunggu" Cegah Aris.
"Kenapa?" Tanya Felix.
Para pekerja berhenti.
"Kita tunggu mereka bangun dulu" Jawab Aris.
"Benar, takutnya ngk sesuai harapan mereka, kita juga yang di marahi" Lanjut Anif.
Yuna dan Eka pertama turun.
"Good morning" Sapa Yuna dan Eka.
"Morning" Jawab para pria.
"Ouh ada barang yang mau di atur?" Tanya Eka.
Mereka mengangguk.
"Morning" Sapa Jamia, Ayu dan Gita.
"Morning" Jawab mereka semua.
Jamia melihat barang.
"Kita sarapan dulu, baru mulai mengatur semua itu" Kata Jamia.
Mereka semua mengangguk, mereka juga memanggil para pekerja untuk sarapan bersama.
3 pembantu yang menyiapkan makan utuk para pekerja.
Mereka pun sarapan bersama,karna kursi tidak cukup untuk mereka,mereka pun duduk di bawah.
3 Jam kemudian.
"Huftt, kolam renang sudah?" Tanya Jamia.
"Sudah bos" Jawab pekerja.
"Gila, meja makannya panjang amat" Kata Ayu.
"Wahhh" Lanjut Yuna.
Mereka pun berpencar mengelilingi rumah.
"Ini belum lengkap" Kata Jamia.
Mereka semua melihat Jamia.
"Sudah cukup" Jawab Yuna.
"Kita ingin kasih yang sempurna untuk kalian" Kata Kadi.
Kadi berdiri di sebelah kiri Yuna, Jamia di sebelah kanan Yuna.
"Kita!!" Jawab Jamia kaget.
"Ini milikku" Lanjut Jamia.
"Rumah memang milikmu, tapi tanah milik keluarga ku" Jawab Kadi.
"Apa!!" Kata Jamia kesal.
Teman mereka semua melihat pertengkaran Jamia dan Kadi.
"Itu tidak mungkin" Lanjut Jamia kesal.
"Apa yang tidak mungkin" Balas Kadi juga kesal.
__ADS_1
"Mana buktinya?" Tanya Jamia.
"Ada, aku punya buktinya" Jawab Kadi.
Yuna yang berdiri di tengah mereka berdua pun mulai kesal.
"Oh, tidak Api di kepala Yuna mulai menyala" Kata Ayu.
"Itu juga.... " Kata Kadi.
"Cukupppppp" Teriak Yuna.
Mereka semua terkejut.
"Kalian semua keluar" Kata Yuna sambil menunjuk teman2nya yang berdiri di atas tangga menyaksikan pertengkaran Jamia dan Kadi.
"Biarkan mereka bertengkar pasal rumah dan tanah ini" Lanjut Yuna.
Jamia dengan cepat memegang tangan Yuna.
"Dia duluan" Kata Jamia manja.
Yuna menatap Kadi.
"Dia membentak gw duluan" Kata Jamia.
Teman-teman mereka tertawa.
Tiba-tiba bel pintu berbunyi, Reky membuka pintu.
"Selamat siang" Sapa Rika.
"Selamat siang" Jawab Reky.
Yuna menghampiri Reky.
"Ouh, Hello Mrs,Rika" Sapa Yuna.
"Hai Yuna" Jawab Rika.
"Anda datang di saat yang tepat" Kata Yuna.
Rika menatap Yuna dengan bingung.
Mereka semua berkumpul, Rika terkejut.
"Kalian semua!?" Kata Rika.
"Ah, teman" Jawab Yuna.
Rika hanya mengangguk.
Yuna melihat Rika membawa berkas.
"Silakan masuk" Kata Yuna.
Rika tersenyum, dia pun masuk.
"Mari kita ke ruang rapat" Kata Yuna.
"Baiklah" Jawab Rika.
"Mau minum apa?" Tanya Eka.
"Kopi, teh atau minuman segar?" Lanjut Ayu.
Mereka semua tersenyum.
"Aaa, minum segar saja" Jawab Rika.
"Baiklah" Jawab Eka dan Ayu.
Mereka semua pergi ke ruang rapat,sedangkan Eka dan Ayu membuat minuman untuk mereka semua.
Beberapa menit kemudian Eka dan Ayu pun masuk sambil membawa minuman.
"Baiklah semua sudah berkumpul" Kata Yuna.
__ADS_1
"Silakan di mulai Mrs. Rika" Kata Yuna.
"Baiklah" Jawab Rika.