
Dalam perjalanan kemabli ke gudang.
"Do you always get scolded by Yuna like that?" Tanya Ronald.
Bayu mengangguk, Ronald berhenti.
"Really!!?" Lanjut Ronald kaget.
Bayu berbalik melihat Ronald, Bayu tersenyum.
"What do you do if Yuna scolds you like that?" Tanya Ronald.
"There isn't any" Jawab Bayu.
"Gw malah senang di marahi" Lanjut Bayu sambil tersenyum.
"What!!?" Jawab Ronald kaget melihat ekspresi Bayu.
"Gw agak khwatir sekarang" Kata Bayu.
"Why?" Tanya Ronald.
"looks like I'm coming to an end soon" Jawab Bayu.
Bayu berbalik berjalan pelan, Ronald melihat ekspresi Bayu.
"What do you mean?" Tanya Ronald khawatir.
"Huftt" Bayu berjalan pergi meninggalkan Ronald.
"Bayu, maksud lu apaan?" Tanya Ronald sambil mengejar Bayu yang sudah jauh.
...****************...
Di saat yang sama dalam gudang tua.
Ayu menyediakan minuman untuk Rika dan kedua bodyguard.
"Tidak usah repot²" Kata Rika.
"Tidak repot kok" Jawab Ayu.
Eka menjaga Arya, Felix dan Fredik melihat Yo, Aris dan teman-temannya sedang makan.
Rika melihat sekitar gudang, Ayu dan Yuna saling memandang.
"Mrs.Rika" Panggil Ayu.
"Ya?!" Jawab Rika.
"Tujuan anda kesini?" Tanya Ayu.
"Ah benar, saya sampai lupa" Jawab Rika.
Ayu dan Yuna hanya tersenyum canggung, Bayu dan Ronald sampai, mereka berdiri di belakang Ayu dan Yuna.
"Tapi, saya ingin berbicara dengan semua teman Nona Jamia" Lanjut Rika.
Yuna, Ayu dan Bayu melihat Ronald.
"Out" Kata mereka bertiga pada Ronald.
"What!!" Jawab Ronald.
Mereka bertiga melihat Ronald, Rika dan kedua bodyguard nya tertawa kecil.
Ronald pergi ke dapur bergabung dengan Aris dan teman²nya, mereka melihat Ayu dan kedua temannya dari jauh.
__ADS_1
"Apa kalian teman Yuna?" Tanya Ronald.
"Kami kenalannya" Jawab Aris.
"Oh!!" Kata Ronald bingung.
"Kami teman dekat Ayu" Jawab Anif.
"Ouh" Jawab Ronald sambil mengangguk.
"Jadi teman Ayu dan Yuna berkumpul menjadi satu di sini" Pikir Ronald sambil melihat Yuna dan Ayu dari jauh.
...----------------...
Bayu duduk di sebelah Yuna.
"Jadi kalian bertiga... " Kata Rika sambil melihat Yuna dan kedua temannya.
"Benar" Jawab Yuna.
"Baiklah, saya adalah wakil bos yang memimpin penjagaan untuk Nona Jamia" Kata Rika.
Mereka bertiga menatap Rika dingin, Rika terkejut dengan ekspresi mereka.
"Apa aku mengatakan sesuatu yang salah?" Pikir Rika.
"Jadi selama ini, JK di pantau terus oleh kalian?" Tanya Ayu dingin.
Rika terkejut.
"Aa, yah seharusnya seperti itu" Jawab Rika gugup.
Mereka bertiga memalingkan wajah karena kesal.
"Tapi itu tidak terjadi" Lanjut Rika.
Mereka bertiga melihat Rika.
Yuna dan kedua temannya menata Rika sampai membuatnya gugup.
"Bisa kita makan dulu" Potong Ayu.
"Ah, iya silahkan" Jawab Rika cepat.
"Baiklah, mau makan bersama?" Tanya Yuna.
"Ah, tidak terima kasih" Jawab Rika.
"Baiklah" Kata Yuna.
Mereka bertiga berdiri, lalu pergi ke arah dapur, Rika bernafas lega.
Yuna duduk kembali.
"Mrs.Rika" Panggil Yuna.
"Ya" Jawab Rika kaget.
"Maaf membuat Anda terkejut" Kata Yuna.
"Ah, hahaha tidak" Jawab Rika.
"Bagaimana kalo anda kembali dulu, kami sangat lelah sekarang" Kata Yuna.
Rika terdiam, lalu melihat Yuna tampak lemas.
"Baiklah, maaf saya datang di saat yang tidak tepat" Jawab Rika.
__ADS_1
"Tidak, kami yang minta maaf" Balas Yuna.
Rika berdiri di ikuti oleh kedua bodyguard nya.
"Kami akan kembali besok" Kata Rika.
Yuna berdiri.
"Iya, terima kasih" Jawab Yuna.
Rika pun pergi, di antar Eka yang baru selesai makan.
Ayu, Yuna dan Bayu pun makan, setelah selesai mereka melihat keadaan Arya dan kedua orangnya, Bayu menyuruh Ronald dan orang² pulang, tapi di gantikan oleh orang yang baru.
Setelah itu mereka semua duduk di ruang tengah.
Dari sebelah kanan Yuna ada Ayu, Eka, Bayu, Aris Anif, Gita, Reky,Felix dan Fredik.
Yuna melihat Yo.
"Kita harus pindahkan dia juga" Kata Yuna.
Mereka semua melihat ke arah Yo.
Ayu dan Bayu berdiri bersamaan, mereka berdua saling memandang lalu naik ke atas.
Aris, Anif, Felix dan Fredik mengangkat Yo, Eka dan Gita memegang alat infus.
Yuna dan Reky membersihkan bekas tempat tidur Yo tadi.
Yuna melihat jam tangannya.
"Jam 10 lewat, mereka belum kembali" Pikir Yuna sambil melihat pintu gudang.
Reky melihat Yuna.
"Khawatir ya?" Tanya Reky.
"Begitulah" Jawab Yuna.
Mereka semua turun dari atas.
Tiba-tiba pintu gudang terbuka, mereka semua melihat ke arah pintu.
Yuna, Ayu dan Bayu berlari ke arah orang yang baru masuk.
Mereka berempat berpelukan sambil menangis, yang lainnya hanya melihat, Yuna melepaskan pelukannya.
"Al mana?" Tanya Yuna cemas.
Eka menghampiri mereka.
"Sedang menyiapkan markas baru kita" Jawab Jamia.
"Ha?" Jawab mereka bingung.
Jamia tersenyum.
"you have eaten?" Tanya Bayu pada Jamia.
"Sudah" Jawab Jamia.
Ayu memegang tangan Jamia, lalu menatap Jamia dengan sedih.
Jamia tersenyum melihat Ayu.
"I'm fine ok" Kata Jamia.
__ADS_1
"Apa Al sudah makan?" Tanya Eka.
Mereka berbalik melihat Eka yang terlihat cemas.