
Yuna menepuk pundak Bayu.
Jamia sesekali melirik ke arah Yuna dan Bayu.
Yuna bingung mau bilang apa, Yuna melihat ke arah Jamia.
"Dia(Jamia) juga tidak mengatakan apa-apa" Pikir Yuna.
Mereka pun sampai di Aula Ayu dan Jamia masuk duluan, Yuna dan Bayu masih berdiri di luar.
Yuna ingin mengajak Bayu duduk bareng tapi takut Jamia meresa tidak enak.
Yuna dan Bayu saling memandang.
"Pergi sana" Kata Yuna pada Bayu.
Bayu terkejut "What!!" Jawab Bayu.
Yuna tersenyum kecil.
"Sorry maksud ai, you duduk di sana" Lanjut Yuna.
Bayu membuang nafas kasar
"Tanpa you suruh, ai juga akan duduk disana" Jawab Bayu yang sedikit kesal.
"Tapi bisakah anda bilang dengan cara yang baik" Lanjut Bayu lagi.
Yuna hanya memiringkan kepalanya
"Perasaan aku bilang dengan baik" Kata Yuna.
"Baik dari mana!! Anda seperti ngusir hewan "Pergi sana"(mengulangi kata Yuna)" Lanjut Bayu sambil melihat ke arah Yuna dengan wajah yang sedikit kesal.
Yuna hanya mengangkat kedua bahunya sambil menahan tawa karena melihat ekspresi Bayu yang kesal.
"****** ni cewek" Pikir Bayu
__ADS_1
"Tapi seru juga" Sambil melihat Yuna yang tertawa kecil, Bayu pun ikut tertawa.
Di saat yang sama.
Jamia dan Ayu yang sudah duduk dari tadi melihat ke arah mereka berdua.
Ayu yang melihat ke arah Jamia yang selalu memperhatikan Bayu dan Yuna di luar.
Ayu tersenyum "Do know him?" Tanya Ayu.
"Ha!!" Kata Jamia terkejut.
Ayu memiringkan kepalanya sambil menatap Jamia, Jamia menghindari kontak mata dengan Ayu.
Ayu mengerutkan alisnya, "Ah" Ayu memikirkan sesuatu,Ayu tersenyum lalu melihat ke arah Yuna dan Bayu
"Mereka berdua terlihat cocok ya" Kata Ayu sambil melihat ke arah Yuna dan Bayu.
Jamia pun menoleh ke arah Yuna dan Bayu yang terlihat akrab ,Jamia mengigit kecil bibirnya Ayu yang melihat ekspresi Jamia pun tersenyum.
"Bayu terlihat nyaman banget bareng Yuna" Lanjut Ayu "Cocweet" Lanjut Ayu lagi.
Jamia melihat ke arah Yuna dan Bayu "Hmm" Jawab Jamia, Ayu melihat ke arah Jamia sambil mengangguk.
Ayu melihat ke arah Jamia "Ya mau gimana, Yuna cantik, baik cepat akrab dengan orang" Kata Ayu, Jamia hanya mengangguk sambil melihat ke arah Yuna yang sedang tersenyum bersama Bayu.
"Senior tadi aja dekat dengan Yuna, mereka juga terlihat akrab" Lanjut Ayu Lagi, Jamia mengangguk mengiyakan semua perkataan Ayu. Ayu pun ikut mengangguk sambil tertawa kecil melihat ekspresi Jamia yang tidak nyaman.
Yuna dan Bayu melihat ke arah Jamia dan Ayu.
"Sepertinya kedua temanmu membicarakan kita" Kata Bayu sambil melihat ke arah Jamia.
Pandangan Jamia dan Bayu bertemu, Jamia terkejut langsung memalingkan wajahnya.
Ayu melihat ke arah Yuna dan Bayu sambil tersenyum.
__ADS_1
Yuna yang paham dengan senyuman Ayu pun tertawa kecil, Ayu pun ikut tertawa saat melihat Yuna tertawa.
Bayu bingung, Bayu melihat ke arah Yuna "What are you guys planning?" Tanya Bayu pada Yuna sambil menatapnya penuh curiga.
Yuna menghindari kontak mata dengan Bayu "Nooo" Jawab Yuna "Udah ayo masuk" Lanjut Yuna.
Yuna menarik tangan Bayu, Bayu masih menatap Yuna dengan bingung sambil melihat tangan Yuna yang sedang memegang tangannya.
Ayu memukul Jamia pelan "Ya ampun lihat itu" Kata Ayu, Jamia pun melihat ke arah yang di katakan Ayu.
Jamia terkejut melihat Yuna memegang tangan Bayu, Bayu yang melihat ekspresi Jamia itu pun mengerti apa maksud dari Yuna dan Ayu.
"Aaah,ai understand" Pikir Bayu.
Bayu membalas memegang tangan Yuna,Yuna terkejut dan langsung berbalik ke belakang melihat tangannya yang di pegang Bayu dengan erat, Yuna melihat ke arah Bayu, alisnya mengkerut.
Bayu menatap Yuna sambil tersenyum polos. Yuna langsung melepaskan tangannya tapi di tahan Bayu. Yuna berusaha melepaskan tangannya.
"What the.. " Kata Yuna sambil melihat ke arah Bayu, Bayu tersenyum kecil.
Tanpa mereka sadari ada yang memperhatikan mereka dari belakang kedua temannya dan dari belakang Bayu.
"Ada apa dengan mereka berdua?" Kata Ayu yang mulai khawatir karena melihat ekspresi Yuna seperti ingin memukul Bayu. Jamia hanya menggelengkan kepalanya.
Bayu tersenyum lalu melepaskan tangan Yuna, sebenarnya Bayu khawatir karena ekspresi Yuna seperti ingin membunuhnya.
Bayu pun pergi menuju ke tempat duduknya, saat Bayu melewati Yuna "Tolong bantu dia(Jamia), agar mengingat ku" Bisik Bayu pada Yuna.
Bayu pun pergi menuju ke tempat duduknya.
Yuna tekejut mendengar apa yang di bisikan Bayu, yuna melihat ke arah Bayu begitu juga sebaliknya. Mereka berdua saling pandang lalu tersenyum.
Jamia yang melihat itu, alisnya mengkerut dan bibirnya agak di majukan, Ayu yang melihat ekspresi Jamia tidak kuat menahan tawanya.
Yuna pun ingin kembali ke tempat duduknya tapi dia merasakan ada yang menatapnya, Yuna melihat ke arah pintu.
Yuni dan teman-temannya melihat Yuna dengan marah, Yuna melihat itu hanya tersenyum.
__ADS_1
Yuna pun duduk di tempat duduknya.