
Di ruang makan.
Ayah Ayu melihat ke arah Ayu "Ada apa dengan Ayu bu" Tanya Ayah Ayu.
Ibu Ayu terdiam.
"Biarkan Ayu menyelesaikan masalahnya sendiri Yah" Jawab Ibu Ayu.
"Masalah!! Emang Ayu punya masalah dengan siapa Bu?" Kata Surya(kakak pertama Ayu).
Ibu Ayu terdiam lagi.
"Bu" Pangil Surya.
"Udah lah Sur, biarkan dia(Ayu)" Kata ibu Ayu.
"Tapi Bu" Kata Yudi.
"Sudahlah" Kata Ayah Ayu.
"Ayu sedang dalam proses menuju ke kedewasaan, jadi biarkan dia" Lanjut Ayah Ayu yang sebenarnya sangat khawatir dengan Anak perempuannya itu.
Ibu Ayu membersihkan meja makan di bantu oleh kakak ipar Ayu.
Jam 2 pagi, Ayu terbangun, lalu pergi ke kamarnya.
Ayu membuka pintu kamarnya, Ayu melihat Ibunya sedang membersikan kamarnya.
"Bu" Pangil Ayu.
Ibu Ayu sedikit terkejut "Ayu, ,kamu belum tidur Nak?" Tanya Ibu Ayu.
Ayu tersenyum lalu pergi menghampiri Ibunya lalu memeluknya,Ibu Ayu membalas memeluk Ayu.
Ayu dan ibunya duduk di atas tempat tidur Ayu.
Ayu bersandar di pundak Ibunya tiba-tiba air mata Ayu mengalir.
Ayu pun perlahan-lahan menceritakan apa yang terjadi padanya sambil menangis ibunya pun ikut menangis.
Ayu menangis di pelukan Ibunya sampai tertidur.
Di saat itulah Ayu selalu menghindari bertemu dengan Aris dan Anif, sampai mereka berdua lulus mereka bertiga tidak bertemu.
Jika mereka tidak sengaja bertemu, Ayu tidak akan menegur mereka,Ayu bersikap tidak melihat mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi pun datang.
Ayu bersiap untuk ke sekolah.
Sampai di sekolah.
Jamia sampai pertama di ikuti oleh Yuna.
Yuna merangkul Jamia,Jamia tekejut.
"Nice dream" Goda Yuna.
"You too" Lanjut Ayu.
Yuna dan Ayu tertawa, Jamia cemberut
"Iiii... Kalian nyebelin" Kata Jamia malu-malu.
Mereka bertiga pun masuk ke dalam.
Kegiatan MOS pun di mulai.
Di saat kegiatan MOS berlangsung, mata Yuna tidak berhenti mencari Kadi.
"Di mana sih tu anak?" Pikir Yuna.
"Nyari siapa neng" Kata Bayu tiba-tiba muncul di belakang Yuna.
Yuna terkejut "Bayu" Kata Yuna sambil memukul pelan Bayu.
__ADS_1
Ruang OSIS.
Maya melihat ke arah Wanti yang hanya duduk diam sambil melihat ke arah ponselnya.
Pandangan Maya tertuju pada tangan Wanti yang di perban.
"Tangan Wanti kenapa Yuni?" Tanya Maya.
Yuni melihat ke arah tangan Wanti, Wanti melihat ke arah Yuni.
"Entahlah" Jawab Yuni.
"Ha!!" Maya bingung.
Yuni pergi meninggalkan Maya.
...****************...
Hari pertama MOS pun selesai.
Kelas jurusan IPA.
Anif melihat Ayu dari kelasnya "Aku rindu mendengarkan ceritamu Yu" Pikir Anif.
Gita yang melihat Anif dari bawah, Gita melihat Ayu.
Gita menghampiri Ayu "Hai Yu" Sapa Gita.
Ayu terkejut "Oh, Hai..Git" Jawab Ayu canggung.
Ayu dan Gita saling memandang, lalu Ayu melihat ke arah lain
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat Ayu di taman menunggu Aris dan Anif, saat itu Aris dan Ayu sudah berpacaran yang ke 3 hari.
"Hai Yu" Sapa Gita.
Gita bersama dengan kedua temannya(Winsi dan Mina) dan Lestari,menghampiri Ayu.
"Oh, Hai Git" Jawab Ayu sambil tersenyum ramah.
"Ah, aku sedang menunggu Aris dan Anif" Jawab Ayu.
"Ouh" Jawab Gita sambil mengangguk pelan.
"Mereka belum terlihat" Bisik Gita
"Belum" Jawab winsi teman Gita.
Gita dan kedua temannya tau kalau Ayu dan Aris sudah jadian.
"Ah Yu, perkenalkan dia Lestari teman sekelas Aris dan Anif" Kata Gita.
"Ahh, kamu murid pindahan itu ya" Kata Ayu.
Lestari hanya mengangguk.
"Nama ku Ayu, salam kenal" Lanjut Ayu.
"Iya, Aku Lestari pangil Tari aja" Jawab Tari.
"Aku selalu mendengar cerita tentang mu dari pacarku" Lanjut Tari.
Ayu terkejut "Ha!! Pacar.....kamu?" Jawab Ayu kaget.
"Iya pacar aku, aku dengar kamu sahabatan dengan dia" Lanjut Tari.
Ayu tambah bingung.
"perasaan sahabat ku cuma dua,Anif kan pacaran sama Gita" Pikir Ayu sambil melihat ke arah Gita
"Lalu Aris kan pacaran sama Ak.... Ku" Pikir Ayu lagi.
Ekspresi Ayu yang ramah pun jadi dingin, dia ingin bertanya tapi takut jikalau jawabannya sama seperti yang dia pikirkan.
"Semoga ngk" Pikir Ayu khawatir.
__ADS_1
"Kamu.....pacaran dengan....Aris?" Tanya Ayu gugup.
Tari mengangguk "Iya" Jawab Tari.
"Ya ampun langsung to the point" Bisik Gita pada Winsi.
Winsi hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.
Ayu sangat terkejut,Ayu terdiam, dadanya sakit, dia sulit untuk bernafas dia menahan untuk tidak menangis, Gita yang melihat Ayu seperti itu mulai khawatir.
Ayu mencoba menahannya.
"Kalian berdua sudah berapa lama pacaran?" Tanya Ayu lagi berusaha tenang.
Tari melihat Ayu pun mulai khawatir, Tari tau kalau Aris dan Ayu berpacaran.
Aris dan Tari pun pacaran karna teman sekelas mereka yang mendukung dan selalu menjodohkan mereka berdua, sampai membuat Aris kesal.
Akhirnya Aris pun mencoba berpacaran dengan Tari untuk menutup mulut teman sekelasnya.
Aris sangat populer saat kelas 2 dan Tari murid pindahan berdarah Arab itu juga populer karna kecantikannya.
Sebenarnya Tari menyukai Anif tapi Anif sudah berpacaran dengan Gita.
"Ee.. 2 minggu" Jawab Tari sedikit gugup.
"2 minggu" Kata Ayu mengulangi.
Hati Ayu sangat sakit, serasa dunianya runtuh, Ayu masih menahan untuk tidak menangis.
"Git, apa kamu tau ini" Tanya Ayu.
Gita terdiam dan mulai ketakutan melihat ekspresi Ayu.
"Git, jawab" Bentak Ayu, mereka(Gita bersama teman-temannya dan Tari) terkejut.
"A.. Anif juga tau" Tanya Ayu lagi.
Gita masih diam, terasa mulutnya terkunci.
Kedua teman Gita melihat Gita dengan binggung.
"Kenapa Gita hanya diam aja?" Bisik Mina pada Winsi.
"Tau ni, Gita ini kan rencananya" Bisik Winsi pada Mina.
"Kamu kenal Anif" Tanya Ayu pada Tari.
Tari hanya mengangguk.
Ayu menarik nafasnya.
"Apa, Anif tau kamu berpacaran dengan Aris?" Tanya Ayu lagi.
Tari mengangguk mengiyakan pertanyaan Ayu.
Kecewa, marah, emosi, sedih sudah menyatu menjadi satu di pikiran Ayu.
Air mata Ayu pun jatuh, Ayu menunduk.
"Aaah, Aku pikir aku di selingkuhin ternyata aku yang selingkuhannya" Kata Ayu sambil tersenyum kecil.
Ayu sudah tidak kuat menahan air matanya, Ayu pun menangis.
Tari mendekati Ayu, saat Tari ingin menyentuh bahu Ayu, Ayu mundur beberapa langkah ke belakang.
"Aku baik-baik saja" Kata Ayu sambil menghapus air matanya.
Ayu mengatur nafasnya agar teratur.
"Maaf ya Tari, aku..aku..gk tau, Sumpah aku gk tau kamu... Kamu... " Kata Ayu yang mulai terbata-bata sambil mengatur pernafasannya yang sudah tak beraturan
Ayu memegang dadanya "Sakit" Pikir Ayu.
"Kenapa... Kenapa.. Mereka.. Tega.. " Pikir Ayu yang mulai berantakan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Lestari.