KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Jalan-jalan Yang Terganggu.


__ADS_3

Ibu Jamia melihat mobil Jamia melaju pergi.


"Anak itu" Kata Ibu Jamia kesal.


Ibu Jamia masuk.


"Why did you give him that much money" Cerutu Ibu Jamia pada Ayah Jamia.


"Why, I think it's normal and her grown too" Jawab Ayah Jamia sambil duduk menonton berita.


"Normal" Kata Ibu Jamia kaget.


"Yes" Jawab Ayah Jamia.


Ibu Jamia menahan kesal.


Ibu Jamia pergi lewat di depan Ayah Jamia sambil menginjak kakinya.


"Ahk" Jerit Ayah Jamia.


Ibu Jamia naik ke atas.


"Kynk dia ngerti aja, apa yang mereka katakan di berita" Cerutu Ibu Jamia.


Ibu Jamia turun lagi.


"Jika anakku jadi boros, ku tuntut kau" Kata Ibu Jamia sambil menunjuk ke arah Ayah Jamia.


Ibu Jamia naik lagi.


"What...??" Jawab Ayah Jamia bingung.


Salah satu bodyguard mengartikan apa yang di katakan Ibu Jamia.


Ayah Jamia kaget.


"She is also my daughter" Jawab Ayah JamiaJamia meninggikan suaranya.


"Bodo amat" Teriak Ibu Jamia.


Ayah Jamia tertawa mendengar jawaban itu.


Ayah Jamia duduk kembali.


Jessi melihat pertengkaran mereka.


"Very much different from at home(US)" Pikir Jessi


"I hate you even more(Jamia)" Kata Jessi pelan sambil berjalan menuju ke kamar.


Jamia sampai di rumah Yuna.


Yuna sudah menunggu di depan pagar rumahnya.


Mobil behenti, Jamia menurunkan kaca mobilnya.


"Lama banget sih'' cerutu Yuna.


"Sorry" Jawab Jamia.


Yuna pun bergegas masuk.


Mereka pergi ke tempat Bayu, lalu ke tempat Ayu.


Sampai di rumah Ayu.


"Masuk yuk" Ajak Yuna.


Bayu dan Jamia terdiam.


"Hais lama" Lanjut Yuna.


Yuna turun dari mobil menuju pintu rumah Ayu.


Jamia dan Bayu pun menyusul.


"Kita kan belum ke rumah Ayu" Kata Yuna.


Bayu dan Jamia hanya mengangguk.


"Ini pertama kalinya aku pergi ke rumah teman" Pikir Jamia.


"Pertemanan ku dengan mereka sudah terlalu jauh, apa ini akan baik" Pikir Bayu.


"Asalamualaikum" Salam Yuna.


"Asalamualaikum" Salam Yuna lagi.


"Apa ngk ada orang ya" Kata Yuna.


Jamia memegang tangan Yuna.


Bayu berdiri di belakang mereka berdua.


"Walaikumsalam" Jawab orang dari dalam rumah Ayu.


"Oh, ada orang" Kata Yuna.


Pintu di buka.


"Asalamualaikum kak" Salam Yuna sambil tersenyum.


"Walaikumsalam, cari siapa?" Tanya Sri.


"Ayu nya ada kak?" Tanya Yuna lagi.


"Oh ada, Teman-temannya Ayu ya?" Jawab Sri.


"Iya" Jawab Yuna.


Jamia dan Bayu hanya mengangguk sambil tersenyum.


"Ouh, mari masuk" Kata Sri.


Yuna memberi salam pada Sri di ikuti oleh Bayu dan Jamia.


"Ouh jadi dia laki-laki itu" Pikir Sri sambil melihat Bayu.


"Ganteng juga 11,12 lah sama Aria dan Anif" Pikir Sri.


Ibu Ayu datang.


"Asalamualaikum bu" Kata Yuna sambil memberi salam di ikuti oleh kedua temannya.

__ADS_1


"Walaikumsalam" Jawab Ibu Ayu.


"Kalian ngapain ke sini?" Tanya Ayu yang baru turun dari tangga.


Yuna melihat ke arah Ayu sambil berpose ✌, lalu Jamia 👋, Bayu 👍


"Aku baru mau ke depan" Lanjut Ayu.


"Ouh temannya Ayu toh" Kata Ibu Ayu.


"Ayo duduk,duduk Ibu ambilkan minum dulu" Lanjut Ibu Ayu.


"Ng.. Ng.. K" Kata Jamia gugup.


"Hahh" Kata Yuna melihat ke arah Jamia.


Yuna menggelengkan kepalanya dan Bayu tersenyum kecil.


"Ngk usah repot-repot bu, kami juga mau pergi" Kata Yuna.


Jamia dan Bayu mengangguk.


"Duduk dulu" Kata Ayu.


Jamia melihat ke arah Ayu, Ayu tertawa kecil.


"Lain kali aja bu" Kata Yuna.


"Kita pergi" Lanjut Yuna sambil melihat Ayu.


Mereka berempat pun pergi tidak lupa salam pada Ibu dan Kakak ipar Ayu.


...****************...


Dalam mobil.


Bayu duduk di depan bersama sopir lalu ketiga teman perempuannya duduk di belakang, Yuna berada di tengah.


"Hahahaha, tadi Jaken ampe gagap" Kata Ayu.


Yuna dan Ayu tertawa.


"Apa lagi Bayu" Kata Yuna.


Yuna dan Ayu tertawa lagi.


Jamia kesel.


"It's my first time" Teriak Jamia.


Yuna, Ayu,Bayu dan juga sopir terkejut.


Yuna melihat Jamia.


"Apa ini pertama kalinya kamu pergi ke rumah orang?" Tanya Yuna.


"Tidak, maksudku rumah teman?" Lanjut Yuna.


"Hmm" Jawab Jamia.


"Really?" Kata Ayu juga melihat ke arah Jamia.


Bayu tertawa kecil.


Jamia memukul bahu Bayu.


"Kamu ngk pernah pergi ke rumah Bayu?" Tanya Ayu.


"Ha?" Jawab Jamia terkejut, Bayu juga terkejut.


"Ahkkkkk" Teriak Yuna dan Ayu.


Sopir Jamia tiba-tiba ngerem mendadak.


"Pak kenapa tiba-tiba berhenti?" Tanya Yuna kaget.


"Mana rem nya tiba-tiba pula" Kata Ayu.


"Apa yang terjadi?" Tanya Jamia.


"Maaf... Maafkan saya" Jawab sopir.


"Tidak apa-apa non'' Lanjut Sopir.


"Hei, pak ngk apa-apa kok" Kata Yuna.


"Iya Pak, maaf tadi kami hanya terkejut" Lanjut Ayu.


Jamia melihat kedua temannya sambil tersenyum kecil.


Sopir pun melanjutkan perjalanan.


Mereka pun sampai di sebuah kafe.


Setelah ke kafe, mereka ke rumah makan.


Setelah itu, mereka ke taman.


"Gw ke toilet dulu" Kata Bayu.


"Ok" Jawab Ketiga temannya.


Bayu pun pergi mencari toilet.


"Itu toilet nya" Kata Bayu.


5 menit kemudian,Bayu pun keluar dari toilet.


Saat Bayu berjalan, dia berpapasan dengan seseorang.


"Yooo, lihat siapa ini" Kata Alex pada kawan-kawannya.


Alex ketua geng motor yang bermasalah dengan geng Bayu.


"Sial" Pikir Bayu.


Bayu tidak menghiraukan mereka, Bayu berjalan terus tapi di halangi salah satu teman Alex.


"Sepertinya kau tidak sendiri, bersama pacar ya?" Lanjut Alex.


Bayu menatapnya dengan dingin.


"Pergi" Kata Bayu.

__ADS_1


Mendengar itu Alex dan kawan-kawannya tertawa.


"Aku lagi ngk mood" Lanjut Bayu.


Bayu berjalan lagi tapi di tahan oleh teman Alex.


"Bangsat, lu pikir lu siapa ha" Teriak salah satu teman Alex.


"Selagi aku bicara baik-baik,jangan membuat moodku buruk" Jawab Bayu.


"Anji** sombong banget lu" Kata Alex dan langsung menyerang Bayu.


Mereka pun berantem, 7/ 1


"Sial mereka terlalu banyak" Pikir Bayu.


Bayu terkena tendang Alex.


"Gimana kalo mereka(Jamia dan kedua temannya) ke sini" Pikir Bayu.


Bayu pun lari menjauh.


"Woe mau lari ke mana loe" Teriak Alex.


Mereka pun mengejar Bayu.


Teman Alex memblokir jalan Bayu.


Mereka berhenti tidak jauh dari toilet wanita.


Alex dan teman-temannya mengelilingi Bayu.


"Sial" Pikir Bayu.


...****************...


Tempat santai di taman.


Yuna dan kedua temannya sedang menikmati makan cemilan.


"Bayu kok lama ya" Kata Ayu.


"Dia BAB kali" Jawab Jamia.


"Gw ke toilet dulu ya, sekalian liat Bayu" Kata Yuna.


"Hmm" Jawab Ayu dan Jamia sambil mengunyah.


Yuna pun pergi ke arah toilet.


Saat di dalam toilet.


"Kynk ada suara orang berkelahi ya" Pikir Yuna.


Yuna keluar dari toilet.


Dia melihat orang sedang berkelahi.


"Oh, beneran orang berkelahi toh" Kata Yuna.


Yuna pun berjalan pergi.


Yuna berhenti, lalu berbalik.


"Itu Bayu?" Kata Yuna.


"Hey ngk...." Kata Yuna memperhatikan.


Yuna pun maju selangkah ke arah orang berkelahi.


"Anjirr itu beneran Bayu" Kata Yuna.


Yuna pun maju untuk menolong Bayu tapi di tahan oleh salah satu pria.


"Mau kemana?" Tanya pria itu.


"Mau ke sana" Jawab Yuna.


"Jangan, itu perkelahian antara geng" Kata pria itu.


"Geng?!" Kata Yuna kaget.


Yuna melihat ke arah Bayu.


Bayu mendapat pukulan dari Alex.


"Apa di antara mereka ada ketuanya?" Tanya Yuna.


"Itu" Jawab pria itu sambil menujuk Alex.


"Dan itu" Lanjutnya lagi menujuk Bayu.


"Bayu?" Kata Yuna.


"Iya Bayu. Loh kok kenal" Kata pria itu.


Yuna melihat ke arah Bayu.


Bayu mendapat tendang dari teman Alex.


"Aahh, sial" Kata Yuna.


"Bangsat itu" Kata Yuna kesal.


Pria yang berbicara dengan Yuna kaget.


"Kenapa dia marah-marah" Pikir pria itu.


Yuna pergi ke arah Bayu, tapi di tahan.


"Jangan ke sana" Kata pria itu.


"Maunya sih gitu, tapi..." Kata Yuna


"Ketua geng di sana itu teman saya, gimana dong" Lanjut Yuna sambil menujuk Bayu.


Yuna melepaskan tangannya.


"Woee" Teriak Yuna.


Mereka berbalik melihat Yuna.


Yuna melakukan peregangan.

__ADS_1


"Yu.. Yuna" Kata Bayu sambil menahan sakit.


"Mau apa dia" Pikir Bayu.


__ADS_2