
Besoknya Bayu mulai menghindari Jamia, saat di kelas dia juga tidak banyak bicara begitu juga saat di kantin, ketiga temannya bingung melihat perubahan Bayu.
Pulang sekolah.
"Are you ok Bay?" Tanya Jamia.
"Yes" Jawab Bayu tanpa melihat Jamia.
Jamia terkejut juga bingung dengan sikap Bayu yang tidak biasanya.
"Tidak biasanya dia seperti ini" Pikir Jamia.
"You need something?" Tanya Jamia.
"No" Jawab Bayu.
"Sorry guys, i have to go" Lanjut Bayu pada ketiga temannya.
Bayu pergi tanpa melihat kebelakang.
"Tu anak kenapa sih?" Kata Yuna.
"Kesambet kali dia" Jawab Ayu.
"What wrong with you" Pikir Jamia sambil melihat Bayu yang sudah pergi menjauh.
Yuna dan Ayu melihat Jamia.
"Heyy, don't worry" Kata Yuna Sambil memegang pundak Jamia.
Ayu mengangguk.
"Kerjaannya banyak kali" Kata Ayu.
Jamia mengangguk.
Ayu dan Yuna mencoba menghibur Jamia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
7 bulan pertemanan mereka, Jamia mengajak ketiga temannya ke rumahnya tapi Bayu tidak ikut karena ada urusan keluarga (Memperingati kematian kakek dan pamannya ke 10 tahun)
"Welcome" Sambut Ibu Jamia.
Ayu dan Yuna saling memandang.
"Good morning" Sapa Yuna dan Ayu.
"Dan Terima kasih atas sambutannya" Lanjut Ayu.
Ibu Jamia tersenyum.
"Sama², mari masuk" Jawab Ibu Jamia.
"Sopan banget teman Jamia" Pikir Ibu Jamia, sambil melihat Jamia yang sangat senang kedatangan kedua temannya.
Mereka berdua pun masuk.
Mereka makan bersama dan bercakap-cakap deng Ibu Jamia, setelah itu Jamia mengajak mereka melihat² rumah Jamia,lalu mereka naik ke atas,mereka pergi ke ruang belajarnya dan kamar Jamia.
Kamar Jamia.
"Woah" Kata Ayu yang takjub dengan kamar Jamia.
Jamia tersenyum kecil.
"Di atas itu apa?" Tanya Yuna.
Mereka bertiga melihat ke atas.
"Ahh, itu tempat buku" Jawab Jamia.
"Buku?" Kata Yuna dan Ayu.
Mereka pun ke atas.
Yuna dan Ayu melihat buku² yang terpajang.
"What the... Bahasa apa ini?" Kata Ayu binggung.
"Prancis" Kata Yuna sambil melihat kamus bahasa prancis.
"Hah, kamu belajar bahasa itu juga?" Tanya Ayu.
Jamia mengangguk.
Yuna meletakkan kembali kamus yang di pegangnya.
Setelah mereka meletakkan buku, mereka turun kebawa dan duduk di balkon kamar Jamia, pembantu Jamia mengantarkan mereka cemilan dan minuman.
Mereka bertiga sedang makan cemilan, Yuna dan Ayu saling memandang lalu mengangguk, Jamia melihat mereka berdua bingung.
"Bayu sibuk banget ya?" Pancing Ayu.
Jamia mengangguk.
"Katanya dia ada acara keluarga gitu" Jawab Jamia.
__ADS_1
"Acara keluarga!!" Kata Yuna bingung.
"Hmm" Jawab Jamia.
"Tapi dia bilang... " Kata Yuna.
"Dia punya proyek gitu" Lanjut Ayu.
Yuna mengangguk.
"Ouh??" Jawab Jamia bingung.
Yuna dan Ayu kesal.
Mereka pun menelfon(vc) Bayu, memakai ponsel Jamia.
"Hai" Jawab Bayu sambil tersenyum.
Yuna dan Ayu melihat itu kesal.
"Hai" Balas Jamia.
Mereka berdua saling memandang dan tersenyum.
"Dunia milik mereka berdua" Kata Ayu pelan.
"Kita hanya nyamuk" Lanjut Yuna pelan.
"Yuna dan Ayu belum datang?" Tanya Bayu.
Ayu dan Yuna melihat Jamia sambil menggelengkan kepala, mereka berdua tidak menunjukkan wajahnya ke kamera.
Jamia melihat kedua temannya itu..
"Huftt, sudah" Jawab Jamia.
Yuna dan Ayu menatap Jamia kesal.
Jamia memperlihatkan Yuna dan Ayu.
"Diam bae lu pada" Kata Bayu.
"Kami hanya patung" Jawab Yuna.
"Patung berbicara" Balas Bayu.
Yuna dan Ayu tidak merespon.
Bayu dan Jamia tertawa kecil.
"Bagaimana dengan urusan mu?" Tanya Jamia.
"Alhamdulillah" Kata Ayu.
"You juga ngk penting kok" Lanjut Yuna.
"Asw" Kata Bayu kesal.
Mereka bertiga tertawa, Bayu tersenyum.
"Udah dulu ya, gw di panggil" Kata Bayu.
"Ouh baiklah" Jawab Jamia.
Yuna dan Ayu menujukan wajahnya di kamera.
"Bye" Kata Yuna dan Ayu.
"Bye guys" Jawab Bayu.
Bayu mematikan telfonnya.
"How you filling about him?" Tanya Yuna.
Jamia terkejut, lalu melihat Yuna.
Ayu berdiri.
"His a good boy" Jawab Ayu.
"Gw ngk nanya elu" Kata Yuna sambil melihat Ayu.
"Lah, dia diam bae" Kata Ayu sambil menunjuk Jamia.
"Jadi gw aja jawab" Lanjut Ayu.
Jamia tersenyum sedangkan Yuna menatap Ayu kesal.
"Btw Ken" Kata Ayu.
Jamia melihat Ayu.
"Jangan terlalu lama pura-puranya, nanti di ambil orang loh" Lanjut Ayu sambil menatap Yuna.
"Maksud lu liat gw apaan anying" Jawab Yuna.
Jamia tertawa.
__ADS_1
"Actually" Kata Jamia sambil menunduk.
Kedua temannya menatapnya.
"I'm.. Have filling to him" Lanjut Jamia.
Ayu terkejut.
"I know" Jawab Yuna.
Kedua temannya melihatnya kaget.
Yuna tersenyum kecil.
"Dari pertama Bayu liat lu, dia sudah kenal" Lanjut Yuna.
"Tapi, bagaimana bisa lu lupa sama dia?" Tanya Ayu heran.
Jamia tertawa kecil.
"Banyak yang terjadi, sampai gw lupa sama dia" Jawab Jamia.
Ayu menepuk-nepuk pelan pundak Jamia.
"Lu juga" Kata Yuna pada Ayu.
Kedua temannya melihat Ayu.
"Me?" Tanya Ayu.
"No, yang di atas lu" Jawab Yuna.
Ayu dan Jamia melihat ke atas.
Yuna tersenyum kecil.
"Goblok" Kata Yuna.
"Anjirr" Kata Ayu kesal.
Jamia tertawa kecil.
Ayu berdiri lalu melihat ke bawah,Ayu melihat kenderaan yang berlalu-lalang.
Jamia dan Yuna mengikutinya.
"Gw hampir berdiri di tengah sana" Kata Ayu sambil melihat jalan raya.
"Maksudnya?" Tanya Jamia.
Ayu tersenyum kecil.
"Jika bukan karena Ibu yang menahanku, mungkin kita tidak akan pernah bertemu" Jawab Ayu.
Jamia masih bingung.
"Sesedih itu kah" Kata Yuna yang paham.
"Rasanya ngk enak banget" Kata Ayu.
Yuna dan Ayu melihat kearah jalan besar, Jamia masih bingung.
"So, Ken?" Kata Yuna.
"Sebentar lagi, kita juga baru saling kenal" Jawab Jamia.
"Heyy, ini udah 7 bulan loh" Kata Ayu.
"Tambah dengan pertemuan kalian yang stengah tahun kemarin... " Lanjut Yuna berfikir.
"Udah setahun cok" Jawab Ayu.
"Ya, I know but.. "Kata Jamia berfikir.
"Apa kalian pernah keluar bersama?" Tanya Yuna.
"Hmm" Jawab Jamia.
Ayu dan Yuna terkejut.
"Wow" Kata Ayu dan Yuna.
"Udah sampai tahap mana?" Tanya Ayu.
"Dia hanya nemenin aku beli buku kok" Jawab Jamia.
"Ouh" Kata Ayu dan Yuna kecewa.
"Yang lain?" Tanya Yuna.
"Lainya,bareng kalian" Jawab Jamia.
Yuna dan Ayu terdiam.
Mereka bertiga saling memandang lalu tertawa.
Mereka bertiga pergi ke kolam renang.
__ADS_1
Mereka bertiga menghabiskan waktu seharian mengobrol di depan kolam renang tidak lupa vc dengan Bayu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...