KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
10%


__ADS_3

Bergantian dengan Eka, Jamia pun pergi ke arah Yuna.


Yuna "Ambil minuman" Tanpa melihat kebelakang.


Jamia tersenyum, Jamia duduk di tempat Eka lalu pembantu yang mengikuti Jamia menaruh dua botol anggur dan beberapa cemilan.


Bekas makanan dan minuman Eka di bawah pergi, di gantikan dengan minuman yang mereka bawah dari lantai 5.


Yuna melihat Jamia dengan tersenyum lalu dia melihat 2 botol anggur, lalu melihat label anggur.


Yuna terkejut lalu bangun "Anjirr" Melihat Jamia "Lu gila ya" Melihat botol lagi.


Jamia mengambil botol satunya lagi, lalu membuka, menuangkan di gelasnya.


Yuna "Stress ya lu" Panik.


Jamia minum, menghabiskan anggur setengah gelas "Ahhh"


Yuna mengerutkan alisnya sambil melihat Jamia "Are you ok?" Panik


Jamia melihat Yuna "Temenin gw kek"


Yuna kesal "Ini.... Hah... Apa bedanya gw makan bab* gblok" Menunjukkan botol ada kadar alkohol 10%


Jamia terkejut lalu tersenyum "Aa,Sorry"


Yuna kesal "Hah.. Anak ini"


Ayu masuk "Sorry gays, gw terlambat" Ayu berhenti di depan meja lalu melihat ke bawah (arah meja) "Apaan ini?" Mengambil botol "Anjirr lu berdua gila ya" Marah.


Yuna memalingkan wajahnya sedangkan Jamia tersenyum.


Ayu melihat Yuna "YUNA" Teriak.


Yuna kaget "Gw kgk minum, gw masih waras" Melihat Jamia yang berjalan pergi ke arah pagar balkon sambil membawa minum yang baru di tungkanya.


Jamia "Padahal gw udah nahan, tapi.... " Minum.

__ADS_1


Ayu dan Yuna mengerutkan alis saat melihat Jamia minum.


Ayu bergegas pergi ke arah Jamia "Ayo duduk, jangan berdiri di situ" Takut.


Jamia tertawa "Gw ngk apa², ini cuma 10% gw pernah minum lebih tinggi dari ini" Melihat Ayu.


Ayu menatap Jamia "Nanya" Kesal dan memaksa Jamia duduk.


"Hahh..." Jamia duduk.


Ayu mengambil minum Jamia yang sisa sedikit lalu pergi sambil membawa 2 botol anggur.


Jamia "Ayuuuuuuu, i am wanna drink it" Cerutu.


Ayu tidak mendengarkan keluhan Jamia sedangkan Yuna tertawa kecil melihat kedua temannya.


Yuna "Gw berencana membuat Bayu dan Eka kelihatan mesra" Melihat Jamia.


"APA‼️‼️⁉️" Jamia kaget.


Ayu kembali membawa minuman baru untuk mereka.


Yuna tersenyum "Dia suka sama Al"


Ayu dan Jamia tertawa "Dah duga" Tertawa


Jamia "Wait,kalo dia suka sama Al, kenapa?" Melihat Yuna.


Yuna tersenyum.


Jamia "Ah,ngerti. Kalo gitu gw akan nyerang Al" Senyum.


Ayu "Benar, si bangsat Bayu juga lama banget dia jadi... " Mengambil minuman jus.


Jamia melihat Ayu "Lama? Maksud lu?"


Ayu "Lu ngk mungkin kan ngk tau kalo Bayu suka sama lu" Menatap Jamia.

__ADS_1


Jamia "Tau gw" Mengambil minuman "Btw, ini punya gw kok air putih yah?


Ayu selesai minum lalu melihat minum Jamia "Emang air warnanya putih, gimana sih"


Jamia kesal sedangkan Yuna tertawa.


...****************...


Fredik dan kedua temannya pergi untuk membeli oleh² untuk teman² mereka yang ada di rumah.


Bayu sibuk mencari barang dan makanan untuk di bawa pulang sebagai oleh-oleh untuk Ayu dan lainnya


Fredik "Ngapin belin mereka sih, kurang apa coba di rumah"


Kadi "Tau gw juga bingung" Malas


Bayu sibuk memilih baju untuk Felix dan Arya, tapi kebanyakan dia melihat baju couple.


Fredik "Baju mereka banyak"


Bayu mulai kesal "Hah... " Dia pun memilih Baju couple untuknya dan Jamia, Anif dan Gita dan satu jaket untuk Fredik.


Penjualan langsung membungkusnya, lalu memberikan pada Bayu.


Bayu melihat penjual "Mba dia yang bayar" Menepuk pundak Fredik, Bayu langsung berlari pergi sambil menarik Kadi.


Fredik "What?!" Melihat Bayu dan Kadi sudah pergi jauh.


Penjual "Semuanya 1.340.000 mas" Senyum.


Fredik kesal "Hah.... Iya, sebentar mba" Membuka dompet "Bastard friend" Kesal.


Fredik membayar belanjaan Bayu.


Penjual "Terima kasih" Senyum.


Fredik menyimpan dompet "Ah iya, terima kasih kembali" Senyum.

__ADS_1


Penjual "(Ya ampun ganteng banget, tubuhnya juga bagus, Tuhan jodohkanlah aku dengannya)" Senyum.


Fredik pergi mencari kedua temannya.


__ADS_2