KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Keluarga Eka.


__ADS_3

Ruang makan.


Mereka sedang makan bersama.


Yuna melihat teman-temannya satu persatu lalu tersenyum.


Setelah selesai makan mereka bersiap untuk pertandingan terakhir, Yuna pergi bersama teman lama Ayu.


Karena takut lukanya sakit Yuna banyak diam dan hanya tersenyum, saat teman-temannya berbincang.


Sampai di tempat pertandingan.


Karena libur sekolah,mereka mulai pertandingan dari pagi jam 10.


5 Jam kemudian pertandingan selesai dan di menangkan teman-teman Yuna.


Setelah pertandingan mereka pulang ke rumah, malamnya mereka makan malam bersama dengan keluarga mereka di rumah besar.


Berbincang² yang yang perlu dan tidak perlu, yang penting dan tidak penting.


2 hari kemudian.


Mereka ulangan kenaikan sedangkan Kadi dan teman-temannya persiapan ujian kelulusan.


Malamnya, mereka sibuk belajar di perpustakaan pribadi di rumah besar lanti 3.



Eka"Rencana kalian kedepannya apa?" Penasaran.


Mereka terdiam lalu berfikir.


Fredik "Lu sendiri?" Menatap Eka.


Eka berfikir lalu tersenyum.


Eka "Dokter" senyum.


TL(Teman lama) tersenyum.


Ayu "Oh,bukannya lu ambil bisnis ya?" Bingung.


Eka "Rencananya gitu, tpi ngk jadi" senang.


TL Eka tertawa kecil.


...****************...


Saat makan malam.


Selesai makan, Eisha mengajak Eka untuk bicara berdua.


Mereka masuk di kamar Eka.


Eka "Hufttt" Gugup.

__ADS_1


Eisha melihat² kamar Eka dan fotonya bersama teman²nya.


Eisha "Foto ku ngk ada ya?" Bingung.


Eka "Ya?" Kaget.


Eisha "Gambar keluarga kita juga ngk ada" Menatap Eka.


Eka memalingkan pandangannya.


Eka "Ada" Melihat fotonya.


Eisha "Di mana?"


Eka berjalan ke arah foto miliknya, lalu membongkar bingkai fotonya.


"Ini" Jawab Eka sambil memperlihatkan foto keluarganya yang sudah kusut.


Eisha "Seriusly Eka" Kaget melihat foto keluarga mereka yang sangat kusut, wajah Ayah mereka pun sampai tidak terlihat.


"Sebenarnya aku mau menggunting wajah pria itu, cuman... Melihat anggota keluarga teman² ku yang lengkap dan ada nasehat dari ketiga temanku, so ngk jadi" Kata Eka santai, llu memasukkan kembali foto itu kedalam bingkai lalu di tutup dengan fotonya.


"Hufttt" Eisha tersenyum kecil.


Eisha "Hanya itu foto yang kau punya?" Menatap Eka.


"Yup" Jawab Eka lalu melihat kakaknya.


"Hufttt, so you no wanna ask something?" Tanya Eisha.


"About?" Tanya Eka balik.


Eka tersenyum kecil.


"Aku tidak kekurangan apapun disini, hidupku sempurna. Orang tua teman² ku juga orang tua ku, aku tidak kekurangan kasih sayang" Kata Eka(B.Arab).


Eisha terdiam.


Eka "Lalu bagaimana dengan mu?"


Eisha berbalik, membelakangi Eka sambil menahan air matanya.


"Lakukan apa yang ingin kau lakukan" Jawab Eisha.


Eka bingung.


"Kau mau jadi seorang dokter kan? Lakukan itu. Jadilah seorang dokter yang hebat dan tunjukkan padanya(Ayah mereka) sehebat apa dirimu" Lanjut Eisha (B.Arab)


Eka terdiam dan juga terharu mendengar apa yang di katakan Eisha.


"Lalu bagaimana dengan mu?" Tanya Eka.


Eisha berbalik menatap Eka.


"Aku akan mengambil apa yang menjadi milikku, tidak MILIK KITA, yang dia berikan pada orang itu" Jawab Eisha penuh keyakinan.

__ADS_1


Abizar Asad salah satu milyader dari Arab, dia memiliki 3 istri sah dan satu tidak sah.


Sarah Hafika,wanita asal Indonesia adalah istri pertama ibu dari Eka dan Eisha. Layla istri kedua di ceraikan karena tidak bisa memiliki anak.Nadia istri ketiga memiliki satu anak perempuan tapi meninggal.


Abizar ingin memiliki anak laki², untuk menjadi penerusnya,tapi sayangnya dia tidak mendapatkan itu dari ketiga istrinya. Karena terlalu memikirkan itu Abizar pergi ke tempat hiburan lalu tidak sengaja bertemu dengan Asela wanita penghibur.


Mereka berdua menghabiskan malam bersama sampai akhirnya Asela hamil anak Abizar tapi Abizar tidak ingin menikahinya karna statusnya sebagai wanita penghibur.


Mereka menjalani hubungan rahasia sampai Asela melahirkan anak keduanya,Edis, 2 bulan kemudian Asela meninggal,Abizar membawa Asker dan Edis ke rumahnya saat mereka berusia 13 dan 12,dan mereka di anggap anak angkat bukan anak sungguh dari Abizar.


Eka "Kau yakin?" Khawatir.


"Tentu saja, tapi aku perlu bantuan" Jawab Eisha.


"Apa?" Tanya Eka.


"Teman-teman mu" Jawab Eisha.


Eka menatap Eisha dengan datar.


"Ayolah, bantu aku" Lanjut Eisha.


"Tapi ngk mereka juga" Jawab Eka.


"Terus, siapa? Kamu?" Balas Eisha.


Eka terdiam.


"Aku harus dapat kekuatan untuk melawan Asker" Lanjut Eisha.


Eka berfikir.


"Tapi Sha...... " Jawab Eka terhenti.


"Teman-teman ku" Pikir Eka sambil membayangkan teman-temanya.


"Jika aku dapat kekuatan dari keluarga teman² mu, aku bisa melawan Asker yang dapat kekuatan dari orang² tua itu(Ayah dan pengurus perusahaan ayahnya)" Kata Eisha.


"Hufttt" Eka Berfikir


Eka duduk di atas tempat tidurnya.


Eisha mendekati Eka.


"Maaf, jika ini membebanimu tidak usah" Kata Eisha sambil memegang pundak Eka.


Eisha terkejut karena pelukan Eka.


"Aku akan bicara dengan mereka, tapi... Bagaimana jika.... " Jawab Eka khwatir.


Eisha tersenyum kecil, lalu mengelus rambut Eka.


"Aku bercanda" Kata Eisha.


Eka terkejut lalu menatap Eisha.

__ADS_1


"Tapi bisa di coba" Lanjut Eisha sambil tertawa kecil.


Eka menatap Eisha dengan datar, Eisha tertawa melihat ekspresi adiknya.


__ADS_2