KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Bab 75. Masalah Ayu Selesai.


__ADS_3

Yuna menatap Ayu


"Mata lu bengkak gblk" Kata Yuna memakai bahasa bibir.


Ayu mengedipkan kedua matanya


"Sedih asw" Jawab Ayu.


Yuna melipat bibirnya ke dalam lalu memalingkan wajahnya sambil menahan tawa.


"Yuna bangsat" Pikir Ayu juga menahan tawa


Ayu menunduk,Ayu memegang matanya.


Yuna melihat kearah ketiga teman Ayu.


"Anjirr gw kesal liat wajah mereka" Pikir Yuna.


"Maaf Yu" Kata Aris.


"Gw beneran ngk berpikir untuk bohongin lu, waktu itu gw beneran ngk mau lu sakit karna penolakan gw" Lanjut Aris.


"Gw juga minta maaf Yu, saat itu gw mau bilang ke lu tentang pacar Aris tapi gw kalah dengan wajah bahagia lu saat lu bilang suka sama Aris" Kata Anif sambil menunduk.


"Bukannya lu yang tau gw banget Nif" Jawab Ayu.


Anif melihat Ayu.


"Dari pada dengan Aris, gw lebih dekat ama lu" Lanjut Ayu sambil menatap Aris dengan dingin.


Anif terkejut, dia langsung menunduk.


"Apa yang terjadi sama gw, lu orang pertama yang gw kasih tau" Lanjut Ayu.


Anif menunduk.


"Itulah yang membuat gw cemburu" Kata Gita.


Mereka semua terkejut, mereka melihat Gita.


"Pacar Anif gw, tapi waktunya lebih banyak di habiskan sama lu" Lanjut Gita.


Yuna dan Ayu tertawa kecil.


"Lu dekat banget sama Ayu?" Tanya Yuna.


"Ngk, dia cuma teman kelas gw, dia bicara aja jika ada perlu atau nanya² tentang Anif" Jawab Ayu.


"Aa, pantas" Kata Yuna.


Yuna melihat Anif.


"Lu tau artinya sahabat ngk sih?" Tanya Yuna lagi sambil melihat Gita.


"Lu tanpa bilng ke Ayu tentang pacar Aris, Anif tetap akan mutusin lu jika lu nyakitin Ayu yang di mana Ayu udah di anggap adiknya sendiri, i'm right?" Lanjut Yuna.


Anif tercengang dengan kata Yuna.


Ayu tersenyum kecil.


"Gila, dia bisa tau sedalam itu" Pikir Ayu.


"Tapi gw ngk nyalahin lu sih, kalo gw di posisi Gita gw akan merasakan hal yang sama, benar kan Yu" Kata Yuna sambil melihat Ayu.


Ayu mengangguk.


"Benar, kita ngk terlalu akrab juga" Jawab Ayu.


"Maafin gw Yu" Lanjut Gita.


"Untuk lu gw juga minta maaf, gw ngk peka dengan perasaan lu, gw memang lebih akrab ama Anif dari pada Aris,karna sebelum gw kenal Aris gw kenal Anif lebih dulu" Jawab Ayu.


Gita terdiam.


"Tapi gobloknya gw, gw malah suka sama Aris bukannya Anif, padahal dia dekat banget ama gw, tolol ya" Lanjut Ayu sambil tersenyum.

__ADS_1


"Emang lu tolol" Kata Yuna pelan tapi di dengar Ayu.


"Anjg" Balas Ayu pelan.


Yuna menahan tawa.


"Dan untuk lu berdua" Kata Ayu sambil melihat Aris dan Anif.


Mereka berdua melihat Ayu.


"Gw maafin" Lanjut Ayu.


Aris dan Anif tersenyum bahagia.


"Tapi.. " Lanjut Ayu dingin.


Senyum mereka hilang.


"Gw perlu waktu untuk kita kembali seperti dulu" Lanjut Ayu.


Yuna mengangguk, Aris dan Anif menunduk, Gita melihat Aris dan Anif.


"Dan lu Git" Kata Ayu.


"Ya" Jawab Gita kaget.


Gita melihat Ayu.


"Thanks" Kata Ayu.


"Ha?" Jawab Gita bingung.


"Thank you, udah ngasih tau gw tentang Tari" Kata Ayu.


Mereka bertiga terkejut.


"Ooo, jadi pacar itu namanya Tari" Pikir Yuna sambil melihat Ayu.


"Kalo lu ngk bilang, mungkin sampai akhir kedua bajingan ini ngk akan bilang gw" Lanjut Ayu sambil tertawa kecil.


"Mampus kgk lu berdua di bilang bajingan" Pikir Yuna.


Aris dan Anif menunduk.


"Kita bermaksud..... " Kata Anif.


"Cukup" Potong Yuna.


Aris dan Anif melihat Yuna.


"Cukup sampai di situ ngk usah di terus kan" Lanjut Yuna.


Ayu menunduk.


Aris dan Anif menatap Yuna.


"Bisa² perkataan lu nanti akan kembali ke masa itu, semua terungkit" Kata Yuna.


Ayu mengangguk, Aris dan Anif memalingkan wajahnya.


"Ayu juga udah maafin kalian, tinggal gimana cara kalian mengembalikan Ayu seperti dulu" Lanjut Yuna.


Aris, Anif, Gita melihat Ayu, sedangkan Ayu melihat Yuna.


Yuna dan Ayu saling memandang lalu tersenyum.


"Kembalikan kepercayaan Ayu pada kalian, kembalikan senyuman Ayu pada kalian,kembalikan manjannya Ayu pada kalian" Kata Yuna sambil berjalan pelan mendekati Ayu.


Mereka semua menangis.


"Dan, kembalikan ke gobloknya pada kalian juga" Lanjut Yuna sambil memeluk Ayu.


Ayu memeluk Yuna dengan erat sambil menangis.


"Hussst" Bujuk Yuna sambil memgelus kepala Ayu dan menepuk-nepuk pelan pundak Ayu.

__ADS_1


Aris dan Anif menghampiri mereka.


"Lu berdua mau ngapain?" Tanya Yuna.


"Peluk" Jawab Aris dan Anif.


Yuna melepaskan pelukannya, tapi Ayu tidak, pelukan Ayu semakin erat.


"Jangan gitu cok" Kata Yuna pada Ayu.


Aris dan Anif menatap Yuna, Yuna berusaha membuka pelukan Ayu.


"Bisa² gw di peluk juga anjirr" Lanjut Yuna.


Ayu tertawa kecil.


"Biarin" Jawab Ayu.


Aris dan Anif mendengar itu.


"Asw" Kata Yuna.


Aris dan Anif mendekati Ayu dan Yuna.


"No.. No.. No" Kata Yuna yang melihat Aris dan Anif mulai mendekat.


"Ahk" Kata Yuna saat di peluk Aris dan Anif.


"Gw kagk punya hubungannya dengan kaliaann" Kata Yuna berusaha melepaskan pelukan mereka.


Gita yang berdiri di belakang Ayu,tertawa kecil melihat Yuna.


Tangan Yuna yang berada di belakang Ayu, Yuna merentangkan tangannya ke arah Gita, Gita melihat itu bingung.


Gita melihat Yuna, Yuna tersenyum Gita ikut tersenyum tapi ekspresinya sedih.


Gita maju perlahan², lalu meraih tangan Yuna, Anif melihat itu.


"Baik banget sih" Pikir Anif yang melihat tangan Yuna.


Anif pun marih Gita, Gita terkejut.


Mereka berlima berpelukan,Ayu yang di tengah mereka terjepit.


"Gw ngk bisa nafas" Kata Ayu sambil menepuk-nepuk belakang Yuna.


Mereka semua terkejut, lalu melihat Ayu yang di bawah mereka.


Ayu melepaskan pelukan mereka semua,Ayu melihat mereka dengan kesal.


"Lu pendek sih" Kata Yuna.


"Yeee, udah ciptaannya kynk gini" Jawab Ayu.


Mereka semua tertawa


...****************...


Yuna tertawa meliat wajah Ayu.


"Ahhk" Jerit Yuna karna di jambak Ayu.


Mereka semua terkejut, Ayu melepaskan rambut Yuna.


Yuna menatap Ayu, Yuna kembali tertawa tapi Yuna sudah menjauh dari Ayu.


"Yuna asw" Teriak Ayu dengan suara serak.


"Ekhem, ekhemm" Ayu memperbaiki suaranya.


Mereka semua tertawa.


Tidak terasa sudah sore.


Orang² Jamia datang mengisi ruang baca mereka dengan buku dan alat tulis, orang² Bayu mengisi ruang Gym dan orang² Kadi mengatur ruang bioskop.

__ADS_1


Felix dan Fredik membeli Baju tidur kembar untuk mereka semua.


__ADS_2