KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Kenalan Baru.


__ADS_3

UKS.


Yuna mengompres pipi Felix dengan Kain yang di isi dengan es.


Felix memandang Yuna sambil tersenyum kecil.


Kadi melihat itu kesal.


"Stop looking at it" Kata Kadi sambil memegang bahu Felix.


Teman-teman Kadi tertawa kecil.


Brrr(telfon di ponsel Yuna)


Yuna berdiri.


"Al" Panggil Yuna sambil memberikan kain pada Kadi.


Kadi mengambilnya, lalu duduk di depan Felix, lalu..


"Ahk" Jerit Felix.


Yuna berbalik melihat ke arah Kadi.


"Sorry" Kata Kadi sambil melihat Felix.


Yuna keluar dari ruang UKS.


Kadi mengompres lagi, Felix menahan sakit.


Teman-teman Kadi tertawa kecil.


Yuna masuk.


"Kalian pergi saja" Kata Yuna pada Aris, sambil melihat orang yang ada di sebelahnya.


"Why" Tanya Kadi bingung


"Teman-teman ku akan datang" Jawab YunaYuna sambil melihat Aris dan Anif.


Kadi hanya mengangguk sambil melihat Aris.


Aris dan Yuna saling memandang.


Aris tersenyum kecil.


"Ayo kita pergi" Kata Aris.


"Thanks" Kata Yuna sambil memalingkan wajahnya.


Aris melihat Yuna sambil tersenyum kecil.


"Kamu juga pergi" Kata Yuna pada Kadi.


"Me?!" Jawab Kadi sambil menujuk dirinya.


"Yes,you" Jawab Yuna.


"Out" Lanjut Yuna.


Yuna mengambil kain yang di pegang Kadi.


Kadi berdiri, lalu berjalan pergi.


Kadi melihat ke arah Felix, Felix tersenyum sambil melambaikan tangannya.


"Aishh, bajingan licik" Kata Kadi pelan.


Kadi dan teman-temannya pun pergi.


Teman-teman Yuna datang.


"Yunaaa" Pangil Ayu.


"Yaaa, di sini" Jawab Yuna.


"Siapa yang sakit?" Tanya Ayu.


Felix mengangkat tangannya.


"Aku" Jawab Felix.


Bayu melihat ke arah Felix dan Fredik yang berdiri di belakang Yuna.


Ayu dan Jamia melihat ke arah Felix bingung.


"Ah, ini Felix teman seangkatan aku" Kata Yuna memperkenalkan Felix pada teman-temannya.


Jamia dan Ayu hanya mengangguk.


"Sekelas" Kata Felix.


"Ah, iya sekelas" Kata Yuna.


"Sekarang kita sekelas" Kata Felix.


Yuna melihat ke arah Felix lalu...

__ADS_1


"Ahhkk" Jerit Felix.


Yuna menekan pipi Felix


"Berisik" Kata Yuna


Teman-temannya tertawa kecil.


Mereka pun saling berkenalan.


"What happened to you?" Tanya Jamia.


Tiba-tiba.


"Ahk, pelan-pelan dong" Kata Andre di sebelah ranjang Felix.


"Kaget Aku" Kata Ayu.


Felix dan Yuna hanya tertawa kecil.


Ketiga teman Yuna bingung melihat Yuna dan Felix tertawa.


Yuna pun menceritakan apa yang terjadi.


Mereka semua pun tertawa sambil melihat Fredik.


...****************...


Kelas Aris.


Aris dan Anif berdiri di depan kelas mereka.


"Apa Ayu udah cerita sama dia(Yuna) tentang kita?" Tanya Anif.


"Sepertinya tidak" Jawab Aris.


"Tapi.. " Kata Anif.


"Dia seperti mengetahuinya kan" Lanjut Aris.


Anif hanya mengangguk.


"Dan seperti bukan hanya Yuna yang menyadari masalah kalian" Lanjut Kadi yang baru keluar kelas.


Anif dan Aris melihat ke arah Kadi.


"Tapi laki-laki itu juga menyadarinya" Lanjut Kadi sambil melihat ke arah Bayu dan teman-temannya yang baru keluar dari ruang UKS.


Bayu menyadari tatap mereka.


"Lihat, dia menyadari kita melihat ke arahnya" Lanjut Kadi.


"Peka juga dia" Kata Aris.


"Benar" Jawab Kadi.


"Bisa lu cari tau tentang dia?" Tanya Anif.


"Dengan senang hati, gw juga penasaran sama dia" Jawab Kadi.


Bayu memalingkan wajahnya.


Kadi melihat ke arah Yuna, di sebelah Yuna ada Jamia.


"Dia bisa tertawa juga" Pikir Kadi yang melihat Jamia sedang tertawa bersama Yuna dan Ayu.


"Beautifull" Pikir Kadi sambil tersenyum kecil.


Yuna menyadari Kadi sedang memperhatikan mereka.


"Ngapain tu bocah melihat ke sini" Pikir Yuna.


"Wait, dia melihat ke siapa?" Pikir Yuna.


Yuna melihat ke arah Jamia.


Yuna dengan cepat menutup wajah Jamia.


Jamia kaget.


"Why?" Kata Jamia bingung.


"What the.. " Kata Kadi kaget.


Pandangan Kadi dan Yuna bertemu.


"What her doing?" Pikir Kadi.


Kadi menatap Yuna dengan kesal.


"Apa lo" Kata Yuna.


"Kenapa sih Yun?" Tanya Ayu.


Ayu pun ikut melihat ke arah pandangan Yuna tapi di tahan.


"Jangan lihat" Teriak Yuna.

__ADS_1


"Aahh, kaget" Kata Ayu terkejut dengan teriakan Yuna.


"Kenapa sih, apa itu" Tanya Ayu penasaran.


Ayu ingin melihat tapi takut.


Yuna menutup wajah Ayu juga.


"Ahk, yaa. What are you doing" Kata Ayu sedikit meninggikan suaranya.


"Diam, ayo jalan" Kata Yuna sambil memperhatikan Kadi dan teman-temannya di atas.


"Ahh, pelan-pelan" Kata Jamia.


"Ada apa sih Yun?" Tanya Bayu yang menghampiri mereka.


"Bawa mereka berdua, jangan sampai mereka melihat ke atas sana" Kata Yuna pada Bayu sambil melihat ke Kadi dan kedua temannya.


Kadi dan kedua temannya tertawa meliat tingkah Yuna.


Bayu dan Felix pun tertawa.


"Ayo jalan" Kata Bayu sambil memegang bahu Jamia dan Ayu.


"Tutup mata kalian berdua" Bentak Yuna.


Aris melihat ke arah Bayu.


"Beraninya dia menyentuh Ayu" Kata Aris kesal.


"Tau, awas aja dia" Lanjut Anif.


Kadi tersenyum kecil mendengar perkataan kedua temannya.


Tiba-tiba...


Brrr(telfon masuk) di ponsel Kadi.


Kadi mengangkat telfonnya sambil melihat ke arah Yuna.


"Speaker" Bentak Yuna.


Kadi reflek menjauhkan ponsel dari telinganya lalu mengaktifkan speaker ponselnya.


"Kalian bertiga berhenti melihat teman ku, dasar pria mesum" Kata Yuna.


"What" Jawab mereka bertiga kaget.


Yuna mematikan telfonnya.


Mereka bertiga melihat Yuna.


"Apa" Kata Yuna.


Mereka bertiga tertawa.


Yuna pun pergi menyusul teman-temannya.


"Oh, lu masih di sini" Kata Yuna kaget melihat Felix.


"Gw nungguin lu" Jawab Felix.


"Oh, ok ayo pergi" Kata Yuna.


Mereka semua masuk ke kelas mereka masing-masing.


Ting.... Ting... Ting (bunyi bel)


"Akhirnya pulang juga" Kata Ayu.


Ayu merapikan mejanya.


"Kita duluan ya" Kata Carmen.


"Ok" Jawab Ayu.


"Bye Yu" Kata Tasya sambil melambaikan tangannya.


"Bye" Jawab Ayu sambil tersenyum.


Gita menghampiri Ayu.


"Yu" Panggil Gita.


"Ya" Jawab Ayu.


"Bisa kita bicara" Kata Gita.


Ayu melihat ke arah Pintu, ada Bayu yang menunggunya.


"Nanti aja Git" Jawab Ayu sambil berdiri.


"Aku juga belum ingin membahasny, jika aku udah siap baru kita bicara" Lanjut Ayu sambil tersenyum kecil.


"Sorry ya, gw duluan" Lanjut Ayu lagi, lalu pergi menghampiri Bayu.


"Ayo pergi" Kata Ayu pada Bayu.

__ADS_1


"Ayo, JK menunggu di depan kelas Yuna" Jawab Bayu.


Ayu dan Bayu pergi, Bayu melihat ke arah Gita yang masih melihat ke arah Ayu dengan ekspresi sedih.


__ADS_2