KISAH KAMI.

KISAH KAMI.
Yuna Mau Gila.


__ADS_3

Bayu membawa mobilnya sendiri lalu dia memberhentikan mobilnya, dia mengatur belanjanya.


Mengatur dan memisahkan, agar gampang di berikan pada teman²nya.


Arya dan Felix naik mobil Kadi dan Fredik, mereka bertiga menatap tajam Felix yang sedang menyetir.


"Hah... (Niatnya bantuin, malah gw yang dapat tatapan..)" Felix melihat ketiga temannya yang menatapnya dengan tajam.


Bayu pun pulang selesai mengatur belanjaannya.


Bayu menghindari mobil Arya dan lainnya, berharap dia sampai duluan di rumah sebelum Arya,tapi mereka malah bertemu saat masuk ke pintu gerbang rumah.


Mereka pun masuk bersama.


Kadi dan kedua temannya(Yang di rampok) tidak berhenti memarahi Bayu dan memberikan kata mutiara(Makian) pada Bayu sampai mereka masuk ke dalam rumah.


Mereka juga melayangkan pukulan pada Bayu, tapi Bayu dengan cepat menghindarinya.


Selesai membagikan oleh² mereka berkumpul lagi di ruang keluarga lantai 3,sambil membuka dan mencoba oleh² yang mereka dapatkan.


Reky(Di bangunkan Aris) "Gila keren banget" Melihat sepatu "Thanks ya" Melihat Bayu.


Bayu "Sama-sama" Senyum.


Kadi "Hah" Kesal tapi juga senang.


Mereka tertawa kecil melihat ekspresi Kadi.


Arya "Enak makannya Jess?"


Jessi mengangguk.


Yuna meletakkan bukunya lalu melihat Julio


"Slowly eat julio" Memegang kepada Julio.


Jessi dan Julio di bangunkan Ayu.


Mereka semua tertawa kecil melihat Jessi dan Julio.


Yuna berdiri "Gw duluan ya" Melihat teman²nya.


Felix "Kamu udah ngantuk?" Melihat Yuna.


Yuna "Begitulah" Melihat Jamia dan Eka lalu melihat Bayu dan Kadi, melihat Anif dan Gita.


Bayu melihat Yuna "Mau ku temani tidur?" Seyum.


Mereka semua terkejut.

__ADS_1


Arya "Bosan hidup lu" Menatap Bayu dengan kesal.


Mereka tertawa.


Yuna melihat foto mereka yang terpajang "(Hahh, apa aku bisa menyatukan mereka? Tembok mereka terlalu tinggi) Huft"


Bayu dan Felix berdiri, Anif juga ikut berdiri lalu menghampiri Yuna lalu memeluknya.


Yuna "Apa²an ini" Datar.


Mereka melepaskan pelukan.


Bayu "You know?" Menatap Yuna.


Yuna "Ngk" Datar.


Bayu "Maukah kamu menjadi istri kedua ku?"


Teman-teman mereka terkejut, Arya, Kadi dan Eka berdiri.


"(Mulai lagi dia)" Jamia dan Ayu melihat Bayu sambil menggelengkan kepala, mereka berdua fokus pada aktifitas mereka.


Yuna menatap Bayu dengan datar "Ngk minat"


Fredik "Btw, istrinya pertamanya siapa?"


Bayu berbalik " Jamia Ara Kenzi Valuenz" Senyum.


Mereka semua tertawa,Jamia menutupi wajahnya karna malu.


Jessi tersenyum sedangkan Julio bingung.


Mereka pun kembali ke kamar mereka masing-masing, tapi Yuna tidak. Yuna pergi ke lantai 6 sambil membawa gitar.


"Tak.. Tak.. Tring.. " Yuna memainkan gitar


"Hahh.. Keluarga Al... Anif.. Gita.. Hahh... Eka.. Oh my god" Pusing.


"Yuna belum tidur?" Kata Agus(orang Bayu) menghampiri Yuna.


Yuna berbalik "Oh, kak agus" Senyum.


Agus dan kedua temannya yang berjaga menghampiri Yuna "Panggil Agus aja"


Yuna "Ini jam kak Agus jaga ya?"


"Hahh.. " Agus mengangguk


Yuna tersenyum "Halo kakak²" Sopan.

__ADS_1


"Oh,, iya Halo" Canggung.


Mereka mengobrol, 20 menit kemudian mereka pun pergi.


Yuna mengambil ponselnya "Apa aku harus menelfon kak Eisha? Hah.. " Melihat nomor Eisha lalu melihat langit


"Hah" Berbalik


"Huaaaaaaa" Kaget


"Anj***, lu.. Lu pada ngapin sih di sini ha" Kaget.


Mereka semua tertawa kecil.


Yuna menatap teman² Laki-laki yang tiba-tiba muncul "Lu pada mau gw cepat mati ya" Memegang dada "Jantung gw"


Kadi memberikan jaket pada Yuna.


Yuna melihat teman²nya "Lu pada mau ngapain, besok lu pada berangkat loh"


Reky "Lah lu sendiri ngapain di sini?" Duduk di bawah yang sudah di alas memakai speingbed angin.


Fredik "Tau, mana dingin lagi" Memakai jaket tebal.


Yuna tersenyum "Ini juga gw masuk, tapi tiba-tiba... "


Bayu "Para malaikat tampan datang" Senyum.


Yuna melihat mereka semua yang sedang berbangga diri


"Hah.. Bisa gila gw lama²" Memalingkan wajah.


Mereka semua tertawa, mereka semua duduk melihat ke arah Yuna.


Anif "Kamu ngk usah mikirin aku sama Gita" Melihat Yuna.


Yuna melihat Anif.


Anif tersenyum "Sebelumnya, keluarga aku juga tau kalo aku pacaran sama Gita, jadi.. "


Yuna tersenyum.


Kadi "Yun, mohon bantuannya" Senyum.


Yuna tertawa kecil, di ikuti oleh yang lain.


Yuna melihat Bayu.


Bayu tersenyum "Gw akan berusaha"

__ADS_1


Yuna mengangguk lalu tersenyum lega.


__ADS_2