
Para siswa baru sudah selesai memperkenalkan diri mereka,dan juga sudah selesai membagi kelompok untuk mengumpulkan bahan MOS mereka besok.
MOS(Masa orientasi siswa) akan di lakukan selama 3 hari.
Mereka pun bubar dan menuju ke kantin yang ada di sebelah Aula.
Mereka bertiga berjalan bersama sambil bercanda tapi Jamia pergi ke toilet jadi tinggal Ayu dan Yuna,mereka berdua pun pergi menuju kantin.
Wajah Ayu memang sudah ceria tapi tidak ceria seperti sebelumnya dan Yuna sudah tidak kuat menahan banyak pertanyaan yang ada di kepalanya, Yuna pun memberikan diri untuk bertanya tapi..
"Kamu...." Yuna melihat ke arah Ayu sambil memajukan wajahnya,bibirnya sedikit manyun, dan mengerutkan alisnya,Ayu membalas melihat ke arah Yuna, Ayu tertawa
terbahak-bahak melihat ekspresi Yuna.
Yuna yang melihat Ayu tertawa lepas pun merasa lega walaupun hatinya sedikit sakit karna di tertawakan saat dia sedang menghawatirkan Ayu.
"Asw" Pikir Yuna.
Jamia pun kembali dari toilet, dia melihat Ayu yang sedang tertawa.
"what happened?" Tanya Jamia yang langsung duduk si sebelah Ayu.
"Hahaha" Ayu yang masih tertawa
"Wajah Yuna lucu" Kata Ayu sambil menujuk wajah Yuna.
Sebenarnya Ayu mengerti apa yang ingin di tanyakan Yuna tapi karna wajah khawatir Yuna malah membuat Ayu tertawa.
Yuna mulai emosi, dia pun menggandeng Ayu di bagian lehernya dan mengusap keras kepala Ayu sampai rambutnya berantakan.
Jamia hanya tertawa kecil melihat tingkah kedua teman barunya itu.
"Looks like I missed an exciting moment" Pikir Jamia
"Oi cukup-cukup, malu di lihat orang" Kata Jamia.
Bayu yang memperhatikan mereka dari tadi di belakang.
__ADS_1
"Cepat juga dia dapat teman" Pikir Bayu sambil melihat ke arah Jamia.
Yuna pun melepaskan rangkulannya pada Ayu.
Ayu memperbaiki rambutnya yang di bantu oleh Yuna.
"Kalian mau pesan apa?" Tanya Yuna pada kedua teman barunya itu.
"Hmmm.... Bakso" Jawab Ayu manja.
"Haahh,sepertinya dia sudah mulai membaik" Pikir Yuna sambil melihat Ayu.
Yuna melihat ke arah Jamia
"you?" Tanya Yuna lagi.
"Nasi goreng plus telur" Jawab Jamia sambil tersenyum tipis.
Bayu memperhatikan Jamia sambil tersenyum kecil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"What do you want to eat?" Tanya Bayu
"Btw do you understand all this writing?" Tanya Bayu lagi sambil menatap Jamia.
"Of course I understand" Jawab Jamia dengan serius
"Not all" Lanjut Jamia sambil tersenyum kecil.
Hubungan pertemanan mereka membuat banyak orang iri.
Bayu orang yang susah untuk di dekati tapi dia mendekati Jamia terlebih dahulu.
Mereka menghabiskan waktu bersama saat jam istrahat.
Jamia memiliki satu teman lagi, yaitu teman sebangku nya, mereka berdua hanya bertegur sapa saat di dalam kelas kalau sudah di luar kelas Jamia akan bersama Bayu.
__ADS_1
Tapi itu tidak berlangsung lama karna Jamia harus pindah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Yuna pun pergi untuk memesan makanan mereka, tapi tiba-tiba dia berhenti. Yuna menengok ke belakang.
Ayu dan Jamia sedang berbicara, Yuna pun kembali.
"Nona-nona" Panggil Yuna pelan.
Mereka berdua menengok ke arah Yuna "Hmm!!" Jawab mereka berdua bingung karna Yuna balik Lagi.
"Tangan saya cuman dua" Kata Yuna sambil mengulurkan kedua tangannya pada Ayu dan Jamia sambil tersenyum.
Mereka berdua pun Tertawa.
Mereka berdua pun berdiri.
"Hehehe sorry" Kata Ayu.
Mereka bertiga pun pergi untuk memesan makanan.
Mereka bertiga membagi tugas.
Yuna dan Ayu pergi membeli makanan dan Jamia membeli minuman.
Mereka bertiga pun berpisah, Jamia pergi sendiri menuju tempat untuk membeli minuman.
Saat Jamia mengambil minuman, tangannya bersentuhan dengan seorang pria, karena mereka memilih minuman yang sama.
Jamia reflek menarik tangannya.
(Buk) siku Jamia mengenai perut Pria itu tepat berdiri di tidak jauh dari Jamia.
Jamia sangat terkejut.
"Ahk" Jerit Pria itu.
__ADS_1
Botol minuman yang di pegangnya pun Jatuh.
Jamia sangat panik tiba-tiba Yuna sudah ada di depannya.